<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bank Syariah Indonesia Langsung Ekspansi, Mau Buka Cabang di Dubai</title><description>Bank Syariah Indonesia (BSI) langsung tancap gas melakukan ekspansi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/28/320/2352372/bank-syariah-indonesia-langsung-ekspansi-mau-buka-cabang-di-dubai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/28/320/2352372/bank-syariah-indonesia-langsung-ekspansi-mau-buka-cabang-di-dubai"/><item><title>Bank Syariah Indonesia Langsung Ekspansi, Mau Buka Cabang di Dubai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/28/320/2352372/bank-syariah-indonesia-langsung-ekspansi-mau-buka-cabang-di-dubai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/28/320/2352372/bank-syariah-indonesia-langsung-ekspansi-mau-buka-cabang-di-dubai</guid><pubDate>Kamis 28 Januari 2021 14:26 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/28/320/2352372/bank-syariah-indonesia-langsung-ekspansi-mau-buka-cabang-di-dubai-vUK1Dcyfyg.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/28/320/2352372/bank-syariah-indonesia-langsung-ekspansi-mau-buka-cabang-di-dubai-vUK1Dcyfyg.jpeg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bank Syariah Indonesia (BSI) langsung tancap gas melakukan ekspansi.  BSI berencana membuka kantor cabang di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada 2021. Ekspansi bisnis didasari pada potensi sukuk global di Timur Tengah yang dinilai besar.
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi mengutarakan, pembukaan cabang di negara tersebut karena potensi pasar yang memungkinkan. Dubai sendiri menjadi negara dengan penduduk mayoritas muslim.
Baca Juga: Bank Syariah Indonesia Incar Bisnis UMKM hingga Ritel
 
&quot;Kita kejar Dubai dulu karena kita ingin lihat potensi sukuk global. Sukuk global itu cukup potensi, dan itu cukup banyak di sana di Timur Tengah,&quot; ujar Hery Kamis (28/1/2021).
Di sisi lain, BSI juga akan menginvasi ke Malaysia. Meski begitu, saat ini fokusnya masih di daratan Timur Tengah. Hery mengutarakan, Malaysia menjadi opsi, namun masih pada tahap kajian.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMS82Ny8xMjU4NjkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dia mengakui, potensi keuangan syariah di Malaysia secara penetrasi perbankan syariahnya cukup optimal dibanding Indonesia. Meski begitu, Mandiri International Remittance (MIR) di Malaysia memang hanya melayani pengiriman uang dari Malaysia ke Indonesia atau dari Indonesia ke Malaysia.
&quot;Apakah kita akan memiliki kantor di Malaysia atau tidak, ini sangat tergantung pada kajian. Tapi paling tidak di tahun ini kami sudah punya rencana untuk memiliki red office di Dubai. Berbicara mengenai potensi syariah dan keuangan syariah di Malaysia, penetrasi perbankan syariahnya cukup optimal dibanding kita,&quot; katanya.Indonesia memiliki penduduk muslim terbesar di dunia, namun penetrasi  perbankan syariah di Indonesia 7% sedangkan Malaysia mencapai 25%.
&quot;Jadi memang menarik. Pemerintah Malaysia banyak memberikan ruang dan  dukungan yang cukup luas kepada perbankan syariah untuk tumbuh. Dalam  pajak perbankan syariah memperoleh rate yang cukup murah dibanding bank  konvensional. Ini yang membuat perbankan syariah di Malaysia lebih cepat  majunya dibanding negara lain seperti di kita,&quot; tutur dia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bank Syariah Indonesia (BSI) langsung tancap gas melakukan ekspansi.  BSI berencana membuka kantor cabang di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada 2021. Ekspansi bisnis didasari pada potensi sukuk global di Timur Tengah yang dinilai besar.
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi mengutarakan, pembukaan cabang di negara tersebut karena potensi pasar yang memungkinkan. Dubai sendiri menjadi negara dengan penduduk mayoritas muslim.
Baca Juga: Bank Syariah Indonesia Incar Bisnis UMKM hingga Ritel
 
&quot;Kita kejar Dubai dulu karena kita ingin lihat potensi sukuk global. Sukuk global itu cukup potensi, dan itu cukup banyak di sana di Timur Tengah,&quot; ujar Hery Kamis (28/1/2021).
Di sisi lain, BSI juga akan menginvasi ke Malaysia. Meski begitu, saat ini fokusnya masih di daratan Timur Tengah. Hery mengutarakan, Malaysia menjadi opsi, namun masih pada tahap kajian.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMS82Ny8xMjU4NjkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dia mengakui, potensi keuangan syariah di Malaysia secara penetrasi perbankan syariahnya cukup optimal dibanding Indonesia. Meski begitu, Mandiri International Remittance (MIR) di Malaysia memang hanya melayani pengiriman uang dari Malaysia ke Indonesia atau dari Indonesia ke Malaysia.
&quot;Apakah kita akan memiliki kantor di Malaysia atau tidak, ini sangat tergantung pada kajian. Tapi paling tidak di tahun ini kami sudah punya rencana untuk memiliki red office di Dubai. Berbicara mengenai potensi syariah dan keuangan syariah di Malaysia, penetrasi perbankan syariahnya cukup optimal dibanding kita,&quot; katanya.Indonesia memiliki penduduk muslim terbesar di dunia, namun penetrasi  perbankan syariah di Indonesia 7% sedangkan Malaysia mencapai 25%.
&quot;Jadi memang menarik. Pemerintah Malaysia banyak memberikan ruang dan  dukungan yang cukup luas kepada perbankan syariah untuk tumbuh. Dalam  pajak perbankan syariah memperoleh rate yang cukup murah dibanding bank  konvensional. Ini yang membuat perbankan syariah di Malaysia lebih cepat  majunya dibanding negara lain seperti di kita,&quot; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
