<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>14 Kali Ekspor Langsung Perikanan Manado-Jepang, Ini Hasilnya</title><description>Direct call atau ekspor langsung dari Manado ke Jepang sudah berlangsung tiga bulan sejak diluncurkan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/28/320/2352526/14-kali-ekspor-langsung-perikanan-manado-jepang-ini-hasilnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/28/320/2352526/14-kali-ekspor-langsung-perikanan-manado-jepang-ini-hasilnya"/><item><title>14 Kali Ekspor Langsung Perikanan Manado-Jepang, Ini Hasilnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/28/320/2352526/14-kali-ekspor-langsung-perikanan-manado-jepang-ini-hasilnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/28/320/2352526/14-kali-ekspor-langsung-perikanan-manado-jepang-ini-hasilnya</guid><pubDate>Kamis 28 Januari 2021 17:32 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/28/320/2352526/14-kali-ekspor-langsung-perikanan-manado-jepang-ini-hasilnya-gJTth7D0GG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perikanan (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/28/320/2352526/14-kali-ekspor-langsung-perikanan-manado-jepang-ini-hasilnya-gJTth7D0GG.jpg</image><title>Perikanan (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Direct call atau ekspor langsung dari Manado ke Jepang sudah berlangsung tiga bulan sejak diluncurkan. Adapun ekspor tersebut menunjukkan tren yang positif.

Dalam kurun waktu 23 September - 23 Desember 2020, Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) telah melakukan 14 kali direct call dengan total volume yang dilalulintaskan mencapai 97.070,87 kilogram.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Potensi RI Jadi Negara Penghasil Perikanan Budidaya Terbesar Dunia Usaha
&quot;Tentu ini menjadi kabar positif, sejak diluncurkan, kita telah melakukan 14 kali direct call Manado-Jepang,&quot; kata Kepala BKIPM, Rina dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/1/2021).

Rina menambahkan, dari kegiatan tersebut, nilai ekspor produk perikanan yang dilalulintaskan mencapai USD1.042.426,58. Dikatakannya, sebanyak 14 unit pengolah ikan turut menjadi bagian dari direct call ini, di mana 5 di antaranya adalah UPI yang baru ekspor.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Menteri Trenggono Pastikan Ekspor Benih Lobster Dihentikan
Adapun top komoditas yang diekspor ialah yellowfin tuna whole, yellowfin tuna loin, frozen tilapia, lobster hidup, dan ornamental marine fish.&quot;Kita semakin bangga, karena ada 5 UPI baru yang bisa ikut ekspor juga selain 9 yang memang sudah sering ekspor,&quot; jelasnya.

Rata-rata volume ekspor yang dilalulintaskan per direct call mencapai  6.998,56 kilogram. Kemudian rata-rata nilai per direct call sebesar  USD74.459,04. Rina mengungkapkan, estimasi efisiensi biaya cargo dari  adanya direct call Manado-Jepang ini sebesar Rp218,7 juta.

Karenanya, dia berharap direct call juga bisa dilakukan di daerah-deaerah lain, terutama sentra-sentra perikanan.

&quot;Ini mencapai 56,81% dari biaya sebelum adanya direct call. Artinya ada efisiensi biaya cargo,&quot; tandas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Direct call atau ekspor langsung dari Manado ke Jepang sudah berlangsung tiga bulan sejak diluncurkan. Adapun ekspor tersebut menunjukkan tren yang positif.

Dalam kurun waktu 23 September - 23 Desember 2020, Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) telah melakukan 14 kali direct call dengan total volume yang dilalulintaskan mencapai 97.070,87 kilogram.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Potensi RI Jadi Negara Penghasil Perikanan Budidaya Terbesar Dunia Usaha
&quot;Tentu ini menjadi kabar positif, sejak diluncurkan, kita telah melakukan 14 kali direct call Manado-Jepang,&quot; kata Kepala BKIPM, Rina dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/1/2021).

Rina menambahkan, dari kegiatan tersebut, nilai ekspor produk perikanan yang dilalulintaskan mencapai USD1.042.426,58. Dikatakannya, sebanyak 14 unit pengolah ikan turut menjadi bagian dari direct call ini, di mana 5 di antaranya adalah UPI yang baru ekspor.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Menteri Trenggono Pastikan Ekspor Benih Lobster Dihentikan
Adapun top komoditas yang diekspor ialah yellowfin tuna whole, yellowfin tuna loin, frozen tilapia, lobster hidup, dan ornamental marine fish.&quot;Kita semakin bangga, karena ada 5 UPI baru yang bisa ikut ekspor juga selain 9 yang memang sudah sering ekspor,&quot; jelasnya.

Rata-rata volume ekspor yang dilalulintaskan per direct call mencapai  6.998,56 kilogram. Kemudian rata-rata nilai per direct call sebesar  USD74.459,04. Rina mengungkapkan, estimasi efisiensi biaya cargo dari  adanya direct call Manado-Jepang ini sebesar Rp218,7 juta.

Karenanya, dia berharap direct call juga bisa dilakukan di daerah-deaerah lain, terutama sentra-sentra perikanan.

&quot;Ini mencapai 56,81% dari biaya sebelum adanya direct call. Artinya ada efisiensi biaya cargo,&quot; tandas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
