<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Patok Ekspor Non-Migas Tumbuh 6,3% Tahun Ini</title><description>Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan target pertumbuhan ekspor non-migas pada 2021 sebesar 6,3%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/29/320/2353032/mendag-patok-ekspor-non-migas-tumbuh-6-3-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/29/320/2353032/mendag-patok-ekspor-non-migas-tumbuh-6-3-tahun-ini"/><item><title>Mendag Patok Ekspor Non-Migas Tumbuh 6,3% Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/29/320/2353032/mendag-patok-ekspor-non-migas-tumbuh-6-3-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/29/320/2353032/mendag-patok-ekspor-non-migas-tumbuh-6-3-tahun-ini</guid><pubDate>Jum'at 29 Januari 2021 15:24 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/29/320/2353032/mendag-patok-ekspor-non-migas-tumbuh-6-3-tahun-ini-UVpyVCPqj5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Lutfi Pasang Target Ekspor Lebih Tinggi Tahun Ini. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/29/320/2353032/mendag-patok-ekspor-non-migas-tumbuh-6-3-tahun-ini-UVpyVCPqj5.jpg</image><title>Mendag Lutfi Pasang Target Ekspor Lebih Tinggi Tahun Ini. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan target pertumbuhan ekspor non-migas pada 2021 sebesar 6,3%. Angka itu, lebih tinggi dari yang ditargetkan tahun lalu sebesar 5,2%.
Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi mengatakan, kenaikan pertumbuhan target ekspor non-migas sesuai dengan prediksi ekonomi dunia. IMF memprediksi ekonomi global  tumbuh 5,2% dan  volume perdagangan tumbuh 8,31%. Sementara untuk Indonesia diproyeksikan  4,4% hingga 6,1%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Uni Eropa Tuntut Ekspor Nikel RI, Mendag: Mereka Ketakutan
&quot;Untuk itu, saya menargetkan ekspor non migas kita tumbuh 6,3%,&quot; katanya, dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (29/1/2021).
Dia menjelaskan, target tersebut dapat tercapai jika vaksinasi bisa dapat berjalan dengan sukses. Baik vaksinasi di dalam negeri maupun di luar negeri.
Baca Juga:&amp;nbsp;Eropa Gugat Nikel RI, Menko Airlangga: Kita Lawan
Selain itu, adanya Undang-Undang Cipta Kerja juga dapat memberikan dampak positif  bagi neraca perdagangan.
&quot;Jadi suksesnya vaksinasi tidak hanya di Indonesia tapi juga di negara mitra dagang kita. Sehingga perdagangan bisa berjalan,&quot; terangnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNi82Ny8xMjQ2MzAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan target pertumbuhan ekspor non-migas pada 2021 sebesar 6,3%. Angka itu, lebih tinggi dari yang ditargetkan tahun lalu sebesar 5,2%.
Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi mengatakan, kenaikan pertumbuhan target ekspor non-migas sesuai dengan prediksi ekonomi dunia. IMF memprediksi ekonomi global  tumbuh 5,2% dan  volume perdagangan tumbuh 8,31%. Sementara untuk Indonesia diproyeksikan  4,4% hingga 6,1%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Uni Eropa Tuntut Ekspor Nikel RI, Mendag: Mereka Ketakutan
&quot;Untuk itu, saya menargetkan ekspor non migas kita tumbuh 6,3%,&quot; katanya, dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (29/1/2021).
Dia menjelaskan, target tersebut dapat tercapai jika vaksinasi bisa dapat berjalan dengan sukses. Baik vaksinasi di dalam negeri maupun di luar negeri.
Baca Juga:&amp;nbsp;Eropa Gugat Nikel RI, Menko Airlangga: Kita Lawan
Selain itu, adanya Undang-Undang Cipta Kerja juga dapat memberikan dampak positif  bagi neraca perdagangan.
&quot;Jadi suksesnya vaksinasi tidak hanya di Indonesia tapi juga di negara mitra dagang kita. Sehingga perdagangan bisa berjalan,&quot; terangnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNi82Ny8xMjQ2MzAvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
