<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Rencana Penting yang Dibutuhkan untuk Memulai Bisnis</title><description>Memulai sebuah bisnis merupakan keputusan yang membutuhkan penelitian dan pertimbangan secara matang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/31/455/2353888/3-rencana-penting-yang-dibutuhkan-untuk-memulai-bisnis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/31/455/2353888/3-rencana-penting-yang-dibutuhkan-untuk-memulai-bisnis"/><item><title>3 Rencana Penting yang Dibutuhkan untuk Memulai Bisnis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/31/455/2353888/3-rencana-penting-yang-dibutuhkan-untuk-memulai-bisnis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/31/455/2353888/3-rencana-penting-yang-dibutuhkan-untuk-memulai-bisnis</guid><pubDate>Minggu 31 Januari 2021 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Dian Ayu Anggraini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/31/455/2353888/3-rencana-penting-yang-dibutuhkan-untuk-memulai-bisnis-nqdyT0Zc2E.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Personal finance (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/31/455/2353888/3-rencana-penting-yang-dibutuhkan-untuk-memulai-bisnis-nqdyT0Zc2E.jpg</image><title>Personal finance (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Memulai sebuah bisnis merupakan keputusan yang membutuhkan penelitian dan pertimbangan secara matang. Salah satu bagian penting yang harus dilakukan sebelum memulai bisnis adalah membuat perencanaan.
Rencana yang dilakukan dengan benar akan memberikan peluang terbaik bagi sebuah bisnis. Rencana ini dan akan membantu para pelaku usaha untuk membuat kemajuan dalam memulai bisnisnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Budidaya Ikan Mas Kian Menjanjikan karena Jadi Primadona Pasar 
Dilansir dari The Balance Small Business, Jakarta, Minggu (31/1/2021), ada 3 rencana penting yang diperlukan untuk memulai bisnis, yaitu rencana bisnis, rencana pemasaran, dan rencana keuangan.
 
1.      Rencana Bisnis
Sebelum memulai sebuah bisnis, penting untuk membuat rencana bisnis. Rencana bisnis tidak harus dibuat dalam bentuk dokumen yang sangat panjang dan membosankan. Rencana bisnis fungsional sebenarnya adalah dokumen kerja yang bertindak lebih sebagai alat perencanaan tindakan fleksibel daripada dokumen konkret terstruktur.
Ada beberapa hal yang harus masuk dalam rencana bisnis. Meliputi visi, misi, tujuan, strategi, modal awal, pengeluaran, dan pendapatan yang diproyeksikan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Persaingan Bisnis Kopi di Tengah Pandemi Covid-19
 
2.      Rencana Pemasaran
Setelah memiliki rencana bisnis, mulailah membuat rencana pemasaran. Ini akan membantu untuk menarik pelanggan dan mulai menciptakan aliran pendapatan. Beberapa hal yang termasuk dalam rencana pemasaran yaitu strategi, misi, target pasar, analisis kompetitif, unique selling proposition (proposisi penjualan unik), harga, rencana promosi, dan anggaran promosi.Selain itu, penting juga untuk memikirkan secara detail bagaimana  cara melacak keberhasilan atau kegagalan dari berbagai taktik pemasaran  yang digunakan, sehingga dapat membuat keputusan yang lebih bijak dengan  setiap pemasaran yang dilakukan.
 
3.      Rencana Keuangan
Terakhir dan yang paling penting adalah membuat rencana keuangan.  Tanpa dana yang cukup, bisnis akan tersendat bahkan mati ketika bahan  bakar finansial habis. Ingatlah bahwa kebanyakan bisnis baru membutuhkan  waktu yang tidak sedikit sampai akhirnya menghasilkan keuntungan.  Inilah sebabnya penting memastikan dasar keuangan tercakup sampai dapat  menciptakan arus kas yang sehat.
Mulailah rencana keuangan dengan mencari tahu berapa banyak modal  yang diperlukan untuk memulai bisnis dan dari mana asal modal itu.  Beberapa hal yang harus ada di daftar rencana keuangan meliputi biaya  peralatan, utilitas, lisensi dan izin, asuransi, iklan dan promosi,  pajak, dan lain sebagainya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Memulai sebuah bisnis merupakan keputusan yang membutuhkan penelitian dan pertimbangan secara matang. Salah satu bagian penting yang harus dilakukan sebelum memulai bisnis adalah membuat perencanaan.
Rencana yang dilakukan dengan benar akan memberikan peluang terbaik bagi sebuah bisnis. Rencana ini dan akan membantu para pelaku usaha untuk membuat kemajuan dalam memulai bisnisnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Budidaya Ikan Mas Kian Menjanjikan karena Jadi Primadona Pasar 
Dilansir dari The Balance Small Business, Jakarta, Minggu (31/1/2021), ada 3 rencana penting yang diperlukan untuk memulai bisnis, yaitu rencana bisnis, rencana pemasaran, dan rencana keuangan.
 
1.      Rencana Bisnis
Sebelum memulai sebuah bisnis, penting untuk membuat rencana bisnis. Rencana bisnis tidak harus dibuat dalam bentuk dokumen yang sangat panjang dan membosankan. Rencana bisnis fungsional sebenarnya adalah dokumen kerja yang bertindak lebih sebagai alat perencanaan tindakan fleksibel daripada dokumen konkret terstruktur.
Ada beberapa hal yang harus masuk dalam rencana bisnis. Meliputi visi, misi, tujuan, strategi, modal awal, pengeluaran, dan pendapatan yang diproyeksikan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Persaingan Bisnis Kopi di Tengah Pandemi Covid-19
 
2.      Rencana Pemasaran
Setelah memiliki rencana bisnis, mulailah membuat rencana pemasaran. Ini akan membantu untuk menarik pelanggan dan mulai menciptakan aliran pendapatan. Beberapa hal yang termasuk dalam rencana pemasaran yaitu strategi, misi, target pasar, analisis kompetitif, unique selling proposition (proposisi penjualan unik), harga, rencana promosi, dan anggaran promosi.Selain itu, penting juga untuk memikirkan secara detail bagaimana  cara melacak keberhasilan atau kegagalan dari berbagai taktik pemasaran  yang digunakan, sehingga dapat membuat keputusan yang lebih bijak dengan  setiap pemasaran yang dilakukan.
 
3.      Rencana Keuangan
Terakhir dan yang paling penting adalah membuat rencana keuangan.  Tanpa dana yang cukup, bisnis akan tersendat bahkan mati ketika bahan  bakar finansial habis. Ingatlah bahwa kebanyakan bisnis baru membutuhkan  waktu yang tidak sedikit sampai akhirnya menghasilkan keuntungan.  Inilah sebabnya penting memastikan dasar keuangan tercakup sampai dapat  menciptakan arus kas yang sehat.
Mulailah rencana keuangan dengan mencari tahu berapa banyak modal  yang diperlukan untuk memulai bisnis dan dari mana asal modal itu.  Beberapa hal yang harus ada di daftar rencana keuangan meliputi biaya  peralatan, utilitas, lisensi dan izin, asuransi, iklan dan promosi,  pajak, dan lain sebagainya.</content:encoded></item></channel></rss>
