<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Mitos Disinfektan untuk Bersihkan Perabotan Rumah</title><description>Selama tahun 2020 kita hidup di era baru, bahwa sanitasi dan desinfektan selalu ada dalam pikiran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/31/470/2353849/5-mitos-disinfektan-untuk-bersihkan-perabotan-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/01/31/470/2353849/5-mitos-disinfektan-untuk-bersihkan-perabotan-rumah"/><item><title>5 Mitos Disinfektan untuk Bersihkan Perabotan Rumah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/01/31/470/2353849/5-mitos-disinfektan-untuk-bersihkan-perabotan-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/01/31/470/2353849/5-mitos-disinfektan-untuk-bersihkan-perabotan-rumah</guid><pubDate>Minggu 31 Januari 2021 11:07 WIB</pubDate><dc:creator>Iffa Naila Safira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/31/470/2353849/5-mitos-disinfektan-untuk-bersihkan-perabotan-rumah-vj2LkI0oeR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ruang Belajar (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/31/470/2353849/5-mitos-disinfektan-untuk-bersihkan-perabotan-rumah-vj2LkI0oeR.jpg</image><title>Ruang Belajar (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Selama tahun 2020 kita hidup di era baru, bahwa sanitasi dan desinfektan selalu ada dalam pikiran. Tetapi, banyak orang mengira desinfektan dan sanitasi adalah hal yang sama.

Karena menjaga kebersihan sekarang jadi lebih penting dari sebelumnya, penting juga bagi kita untuk menghindari beberapa mitos kebersihan yang sering di dengar. Dikutip dari realsimple.com, Minggu (31/1/2021) berikut beberapa mitos yang beredar:
 
&amp;nbsp;Baca juga: 4 Solusi Bagi Kamar Tidur yang Selalu Berantakan, Luangkan Waktu 30 Menit
 
1. Sanitasi sama dengan disinfektan
Meskipun biasanya digunakan secara sinonim, pembersihan, sanitasi dan disinfektan adalah tiga hal yang sangat terpisah, kata Steve Hengsperger, ahli pembersih dan CEO Tersano.

Sanitasi itu tidak membunuh kuman, tetapi dengan menghilangkannya. Itu dapat menurunkan jumlah dan risiko penyebaran infeksi. Di sisi lain, desinfektan untuk membunuh kuman di permukaan. Maka dari itu sanitasi dan disinfektan adalah dua hal yang sebenarnya berbeda.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bingung Pilih Warna, Berikut 6 Tips Mencari Cat Interior yang Tepat
 
2. Disinfektan bekerja secara instan
Desinfektan membutuhkan waktu untuk mematikan partikel virus. Produk apapun yang digunakan penting untuk memeriksa petunjuk produk berapa lama penggunaan desinfektan.

&quot;Untuk lulus uji desinfektan, protokol sebenarnya memungkinkan hingga 10 menit waktu diam / kontak,&quot; kata Hengsperger.3. Semua produk pembersih dapat mendisinfeksi
Berdasarkan sifat produk pembersih, itu hanya akan membersihkan.  Hanya sedikit produk yang dapat melakukan keduanya, membersihkan dan  disinfektan. Jika ditemukan pun sangat sedikit juga produk yang aman  tanpa bahan kimia keras.

 
4. Cuka adalah disinfektan yang efektif
Kita semua tahu cuka bisa dimanfaatkan untuk barang-barang rumah  tangga, bukanlah disinfektan yang terdaftar untuk membunuh kuman.

Meskipun cuka adalah pembersih yang cocok. Cuka tidak cukup kuat  untuk mendisinfeksi. Pastikan untuk disinfektan dengan benar, hindari  bau yang tidak sedap dan pilih produk yang benar-benar terdaftar.

 
5. Semua disinfektan beracun
Belum tentu, dalam beberapa tahun terakhir semakin banyak perusahaan yang mengeluarkan disinfektan yang lebih aman.

Pastikan untuk melakukan pembersihan dan membaca kandungan yang ada.  Jika desinfektan yang digunakan berbahaya, Anda akan diminta untuk  membersihkan permukaan setelah melakukan disinfektar agar tidak  meninggalkan residu berbahaya.</description><content:encoded>JAKARTA - Selama tahun 2020 kita hidup di era baru, bahwa sanitasi dan desinfektan selalu ada dalam pikiran. Tetapi, banyak orang mengira desinfektan dan sanitasi adalah hal yang sama.

Karena menjaga kebersihan sekarang jadi lebih penting dari sebelumnya, penting juga bagi kita untuk menghindari beberapa mitos kebersihan yang sering di dengar. Dikutip dari realsimple.com, Minggu (31/1/2021) berikut beberapa mitos yang beredar:
 
&amp;nbsp;Baca juga: 4 Solusi Bagi Kamar Tidur yang Selalu Berantakan, Luangkan Waktu 30 Menit
 
1. Sanitasi sama dengan disinfektan
Meskipun biasanya digunakan secara sinonim, pembersihan, sanitasi dan disinfektan adalah tiga hal yang sangat terpisah, kata Steve Hengsperger, ahli pembersih dan CEO Tersano.

Sanitasi itu tidak membunuh kuman, tetapi dengan menghilangkannya. Itu dapat menurunkan jumlah dan risiko penyebaran infeksi. Di sisi lain, desinfektan untuk membunuh kuman di permukaan. Maka dari itu sanitasi dan disinfektan adalah dua hal yang sebenarnya berbeda.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bingung Pilih Warna, Berikut 6 Tips Mencari Cat Interior yang Tepat
 
2. Disinfektan bekerja secara instan
Desinfektan membutuhkan waktu untuk mematikan partikel virus. Produk apapun yang digunakan penting untuk memeriksa petunjuk produk berapa lama penggunaan desinfektan.

&quot;Untuk lulus uji desinfektan, protokol sebenarnya memungkinkan hingga 10 menit waktu diam / kontak,&quot; kata Hengsperger.3. Semua produk pembersih dapat mendisinfeksi
Berdasarkan sifat produk pembersih, itu hanya akan membersihkan.  Hanya sedikit produk yang dapat melakukan keduanya, membersihkan dan  disinfektan. Jika ditemukan pun sangat sedikit juga produk yang aman  tanpa bahan kimia keras.

 
4. Cuka adalah disinfektan yang efektif
Kita semua tahu cuka bisa dimanfaatkan untuk barang-barang rumah  tangga, bukanlah disinfektan yang terdaftar untuk membunuh kuman.

Meskipun cuka adalah pembersih yang cocok. Cuka tidak cukup kuat  untuk mendisinfeksi. Pastikan untuk disinfektan dengan benar, hindari  bau yang tidak sedap dan pilih produk yang benar-benar terdaftar.

 
5. Semua disinfektan beracun
Belum tentu, dalam beberapa tahun terakhir semakin banyak perusahaan yang mengeluarkan disinfektan yang lebih aman.

Pastikan untuk melakukan pembersihan dan membaca kandungan yang ada.  Jika desinfektan yang digunakan berbahaya, Anda akan diminta untuk  membersihkan permukaan setelah melakukan disinfektar agar tidak  meninggalkan residu berbahaya.</content:encoded></item></channel></rss>
