<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kunjungan Wisman Sepanjang 2020 Anjlok 75%, Tahun Ini Gimana?</title><description>BPS mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang 2020 hanya 4,02 juta kunjungan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/01/320/2354409/kunjungan-wisman-sepanjang-2020-anjlok-75-tahun-ini-gimana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/01/320/2354409/kunjungan-wisman-sepanjang-2020-anjlok-75-tahun-ini-gimana"/><item><title>Kunjungan Wisman Sepanjang 2020 Anjlok 75%, Tahun Ini Gimana?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/01/320/2354409/kunjungan-wisman-sepanjang-2020-anjlok-75-tahun-ini-gimana</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/01/320/2354409/kunjungan-wisman-sepanjang-2020-anjlok-75-tahun-ini-gimana</guid><pubDate>Senin 01 Februari 2021 13:56 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/01/320/2354409/kunjungan-wisman-sepanjang-2020-anjlok-75-tahun-ini-gimana-p5tEdojnks.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kunjungan Wisman ke Indonesia Sepanjang 2020 Anjlok. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/01/320/2354409/kunjungan-wisman-sepanjang-2020-anjlok-75-tahun-ini-gimana-p5tEdojnks.jpeg</image><title>Kunjungan Wisman ke Indonesia Sepanjang 2020 Anjlok. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA -  Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang 2020 hanya 4,02 juta kunjungan. Dibandingkan dengan kunjungan wisman pada 2019 sebanyak 16,11 juta kunjungan, jumlah ini merosot 75,03% year on year (yoy).
Kepala BPS Suhariyanto menyebut, jumlah kunjungan wisman yang rendah ini tak lepas dari pandemi Covid-19 yang membawa dampak luar biasa buruk ke sektor pariwisata dan sektor-sektor pendukungnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sandiaga Optimis Indonesia Jadi Destinasi Wisata Pilihan di Asean
&amp;ldquo;Ke depan, masih ada tantangan berat bagi sektor pariwisata bila pandemi ini masih ada. Makanya kita akan rely on ke wisatawan domestik,&amp;rdquo; kata Suhariyanto dalam video virtual, Senin (1/2/2021).
Lanjutnya, wisman yang datang dari wilayah Afrika memiliki persentase penurunan paling tinggi, yaitu sebesar 83,77% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sebaliknya, wilayah Asia di luar ASEAN memiliki persentase penurunan paling rendah sebesar 69,57%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pengusaha Hotel Ungkap Tantangan Pengembangan 5 Destinasi Super Prioritas
Rinciannya, kunjungan wisman yang datang ke Indonesia selama Januari&amp;ndash;Desember 2020 paling banyak datang dari kebangsaan Timor Leste sebanyak 1,01 juta kunjungan (25,03%), diikuti oleh Malaysia sebanyak 978.840 kunjungan (24,33%), Singapura sebanyak 277.470 kunjungan (6,90%), Australia sebanyak 251.190 kunjungan (6,24%), dan Tiongkok sebanyak 235.640 kunjungan (5,86%).
&quot;Wisman yang datang pada bulan Desember 2020 lalu bukan untuk keperluan wisata, tetapi lebih kepada urusan bisnis, melakukan tugas, dan bahkan ada kunjungan kerja dari lembaga-lembaga internasional,&quot; tandasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yNy8xLzEyNjUyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA -  Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang 2020 hanya 4,02 juta kunjungan. Dibandingkan dengan kunjungan wisman pada 2019 sebanyak 16,11 juta kunjungan, jumlah ini merosot 75,03% year on year (yoy).
Kepala BPS Suhariyanto menyebut, jumlah kunjungan wisman yang rendah ini tak lepas dari pandemi Covid-19 yang membawa dampak luar biasa buruk ke sektor pariwisata dan sektor-sektor pendukungnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sandiaga Optimis Indonesia Jadi Destinasi Wisata Pilihan di Asean
&amp;ldquo;Ke depan, masih ada tantangan berat bagi sektor pariwisata bila pandemi ini masih ada. Makanya kita akan rely on ke wisatawan domestik,&amp;rdquo; kata Suhariyanto dalam video virtual, Senin (1/2/2021).
Lanjutnya, wisman yang datang dari wilayah Afrika memiliki persentase penurunan paling tinggi, yaitu sebesar 83,77% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sebaliknya, wilayah Asia di luar ASEAN memiliki persentase penurunan paling rendah sebesar 69,57%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pengusaha Hotel Ungkap Tantangan Pengembangan 5 Destinasi Super Prioritas
Rinciannya, kunjungan wisman yang datang ke Indonesia selama Januari&amp;ndash;Desember 2020 paling banyak datang dari kebangsaan Timor Leste sebanyak 1,01 juta kunjungan (25,03%), diikuti oleh Malaysia sebanyak 978.840 kunjungan (24,33%), Singapura sebanyak 277.470 kunjungan (6,90%), Australia sebanyak 251.190 kunjungan (6,24%), dan Tiongkok sebanyak 235.640 kunjungan (5,86%).
&quot;Wisman yang datang pada bulan Desember 2020 lalu bukan untuk keperluan wisata, tetapi lebih kepada urusan bisnis, melakukan tugas, dan bahkan ada kunjungan kerja dari lembaga-lembaga internasional,&quot; tandasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yNy8xLzEyNjUyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
