<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,2%</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memastikan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020 sesuai perkiraan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/01/320/2354661/sri-mulyani-sebut-ekonomi-indonesia-2020-minus-2-2</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/01/320/2354661/sri-mulyani-sebut-ekonomi-indonesia-2020-minus-2-2"/><item><title>Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,2%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/01/320/2354661/sri-mulyani-sebut-ekonomi-indonesia-2020-minus-2-2</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/01/320/2354661/sri-mulyani-sebut-ekonomi-indonesia-2020-minus-2-2</guid><pubDate>Senin 01 Februari 2021 18:32 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/01/320/2354661/sri-mulyani-sebut-ekonomi-indonesia-2020-minus-2-2-SD0t7uTWHK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/01/320/2354661/sri-mulyani-sebut-ekonomi-indonesia-2020-minus-2-2-SD0t7uTWHK.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memastikan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020 sesuai perkiraan. Sri Mulyani mengatakan dalam prediksinya ekonomi Indonesia hanya minus 2,2%.
Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik akan segera mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 Jumat pekan ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;Diyakini Menguat, Menko Airlangga: Ini 3 Kunci Pertumbuhan Ekonomi 2021
&quot;Kemenkeu yakin minus 1,7% hingga 2,2%,&quot; ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (1/2/2021).
Sebelumnya,  angka kontraksi tersebut jauh lebih baik dari kondisi kontraksi ekonomi yang terjadi pada kuartal III-2020 yang minus 3,49% dan kontraksi pada kuartal II-2020 yang minusnya mencapai 5,32% .
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Airlangga: Kita Lihat Pertumbuhan Ekonomi 2021 di 4% hingga 5,2%
Untuk itu, Sri mengatakan akan tetap waspada untuk menggunakan instrumen fiskal pada 2021. Meskipun optimisme pemulihan ekonomi tinggi pada awal tahun ini, tapi tingkat penyebaran Covid-19 diakuinya masih tinggi di Indonesia.
&quot;Tentu pelaksanaan APBN masih mengalami ketidakpastian karena pada Januari ini, meski kita punya optimisme dan harapan pemulihan terjadi, kita juga melihat COVID melonjak sesudah liburan panjang,&quot; bebernya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS80LzEyNjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Perkiraan Sri tersebut jauh berbeda dengan yang disampaikan Menteri  Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Dia lebih memiliki  optimisme yang kuat terhadap ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2020.
Airlangga Hartarto sebelumnya memperkirakan, pertumbuhan ekonomi  Indonesia pada periode itu akan berada di kisaran minus 2%  hingga  tumbuh positif di level 0,6% .
&quot;Kuartal IV diperkirakan minus 2% sampai positif 0,6% ,&amp;rdquo; bebernya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memastikan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020 sesuai perkiraan. Sri Mulyani mengatakan dalam prediksinya ekonomi Indonesia hanya minus 2,2%.
Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik akan segera mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 Jumat pekan ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;Diyakini Menguat, Menko Airlangga: Ini 3 Kunci Pertumbuhan Ekonomi 2021
&quot;Kemenkeu yakin minus 1,7% hingga 2,2%,&quot; ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (1/2/2021).
Sebelumnya,  angka kontraksi tersebut jauh lebih baik dari kondisi kontraksi ekonomi yang terjadi pada kuartal III-2020 yang minus 3,49% dan kontraksi pada kuartal II-2020 yang minusnya mencapai 5,32% .
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Airlangga: Kita Lihat Pertumbuhan Ekonomi 2021 di 4% hingga 5,2%
Untuk itu, Sri mengatakan akan tetap waspada untuk menggunakan instrumen fiskal pada 2021. Meskipun optimisme pemulihan ekonomi tinggi pada awal tahun ini, tapi tingkat penyebaran Covid-19 diakuinya masih tinggi di Indonesia.
&quot;Tentu pelaksanaan APBN masih mengalami ketidakpastian karena pada Januari ini, meski kita punya optimisme dan harapan pemulihan terjadi, kita juga melihat COVID melonjak sesudah liburan panjang,&quot; bebernya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS80LzEyNjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Perkiraan Sri tersebut jauh berbeda dengan yang disampaikan Menteri  Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Dia lebih memiliki  optimisme yang kuat terhadap ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2020.
Airlangga Hartarto sebelumnya memperkirakan, pertumbuhan ekonomi  Indonesia pada periode itu akan berada di kisaran minus 2%  hingga  tumbuh positif di level 0,6% .
&quot;Kuartal IV diperkirakan minus 2% sampai positif 0,6% ,&amp;rdquo; bebernya.</content:encoded></item></channel></rss>
