<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Cara Desain Kemasan Produk, Permainan Warna Solusinya</title><description>Ketika menjual sebuah produk, desain kemasan sangat mempengaruhi diminatinya produk tersebut atau tidak.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/01/455/2354011/3-cara-desain-kemasan-produk-permainan-warna-solusinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/01/455/2354011/3-cara-desain-kemasan-produk-permainan-warna-solusinya"/><item><title>3 Cara Desain Kemasan Produk, Permainan Warna Solusinya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/01/455/2354011/3-cara-desain-kemasan-produk-permainan-warna-solusinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/01/455/2354011/3-cara-desain-kemasan-produk-permainan-warna-solusinya</guid><pubDate>Senin 01 Februari 2021 04:50 WIB</pubDate><dc:creator>Reza Andrafirdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/31/455/2354011/3-cara-desain-kemasan-produk-permainan-warna-solusinya-jXwxEWSbm4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inspirasi Usaha (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/31/455/2354011/3-cara-desain-kemasan-produk-permainan-warna-solusinya-jXwxEWSbm4.jpg</image><title>Inspirasi Usaha (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketika menjual sebuah produk, desain kemasan sangat mempengaruhi diminatinya produk tersebut atau tidak. Selain itu, masih banyak juga kegunaan dari desain kemasan suatu produk.

Kemasan produk membantu mencegah atau mengurangi terjadinya kerusakan pada produk yang dikemas sekaligus memberikan informasi mengenai produk. Kemudian, kemasan juga bisa mempengaruhi minat masyarakat untuk membeli suatu produk.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 3 Rencana Penting yang Dibutuhkan untuk Memulai Bisnis
&amp;ldquo;Akan tetapi, selain fungsinya, kemasan juga menjadi pertimbangan saat membeli produk lho, Sob! Produk yang baik juga akan lebih mudah dikenali oleh pembeli hanya dari kemasannya saja,&amp;rdquo; tulis instagram Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang dikutip Okezone, Senin (1/2/2021).

Untuk merancang desain kemasan, bisa memulai dengan memilih warna yang tepat sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan. Beberapa warna bahkan memiliki asosiasi terhadap jenis produk. Oleh sebab itu, berikut ini terdapat 3 tips membuat desai produk ala Kemenparekraf:
 
&amp;nbsp;Baca juga: Budidaya Ikan Mas Kian Menjanjikan karena Jadi Primadona Pasar 
 
1.       Pilih Warna dan Ilustrasi yang Tepat

Warna dan ilustrasi memberi dukungan nilai dan rasa produk. Apabila keduanya digabungkan, dapat memantik rasa penasaran konsumen sehingga produk menjadi lebih catchy.

 
2.       Pilih Bahan dan Bentuk Kemasan yang Sesuai

Setiap produk memiliki karakteristik yang berbeda-beda, misalnya mudah pecah, mudah busuk, dan mudah rusak.  Bahan dan bentuk kemasan yang digunakan disesuaikan dengan sifat dan kebutuhan produk.Pada masa pandemi ini, perhatian akan kemasan yang higienis dan juga  bersih lebih tinggi karena kemasan menjadi salah satu aspek penting  sebab menunjukkan dedikasi sebuah brand terhadap kesehatan dan  kebersihan.

&amp;ldquo;Tren kemasan lainnya adalah sustainable, salah satunya adalah  kemasan mudah daur ulang seperti plastik dari tanaman singkong,&amp;rdquo; ungkap  Kemenparekraf.

 
3.       Gunakan Copy dan Tipografi yang Unik

Gunakan kalimat-kalimat atau tagline yang catchy diikuti desain  tipografi khas yang menarik. Pastikan sesuai dengan jenis produk dan  konsepnya.

&amp;ldquo;Yang tidak kalah penting yaitu penggunaan kata pada kemasan, Sobat  bisa menggunakan kalimat sederhana dengan tipografi yang khas untuk  lebih menarik pelanggan,&amp;rdquo; jelas Kemenparekraf.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketika menjual sebuah produk, desain kemasan sangat mempengaruhi diminatinya produk tersebut atau tidak. Selain itu, masih banyak juga kegunaan dari desain kemasan suatu produk.

Kemasan produk membantu mencegah atau mengurangi terjadinya kerusakan pada produk yang dikemas sekaligus memberikan informasi mengenai produk. Kemudian, kemasan juga bisa mempengaruhi minat masyarakat untuk membeli suatu produk.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 3 Rencana Penting yang Dibutuhkan untuk Memulai Bisnis
&amp;ldquo;Akan tetapi, selain fungsinya, kemasan juga menjadi pertimbangan saat membeli produk lho, Sob! Produk yang baik juga akan lebih mudah dikenali oleh pembeli hanya dari kemasannya saja,&amp;rdquo; tulis instagram Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang dikutip Okezone, Senin (1/2/2021).

Untuk merancang desain kemasan, bisa memulai dengan memilih warna yang tepat sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan. Beberapa warna bahkan memiliki asosiasi terhadap jenis produk. Oleh sebab itu, berikut ini terdapat 3 tips membuat desai produk ala Kemenparekraf:
 
&amp;nbsp;Baca juga: Budidaya Ikan Mas Kian Menjanjikan karena Jadi Primadona Pasar 
 
1.       Pilih Warna dan Ilustrasi yang Tepat

Warna dan ilustrasi memberi dukungan nilai dan rasa produk. Apabila keduanya digabungkan, dapat memantik rasa penasaran konsumen sehingga produk menjadi lebih catchy.

 
2.       Pilih Bahan dan Bentuk Kemasan yang Sesuai

Setiap produk memiliki karakteristik yang berbeda-beda, misalnya mudah pecah, mudah busuk, dan mudah rusak.  Bahan dan bentuk kemasan yang digunakan disesuaikan dengan sifat dan kebutuhan produk.Pada masa pandemi ini, perhatian akan kemasan yang higienis dan juga  bersih lebih tinggi karena kemasan menjadi salah satu aspek penting  sebab menunjukkan dedikasi sebuah brand terhadap kesehatan dan  kebersihan.

&amp;ldquo;Tren kemasan lainnya adalah sustainable, salah satunya adalah  kemasan mudah daur ulang seperti plastik dari tanaman singkong,&amp;rdquo; ungkap  Kemenparekraf.

 
3.       Gunakan Copy dan Tipografi yang Unik

Gunakan kalimat-kalimat atau tagline yang catchy diikuti desain  tipografi khas yang menarik. Pastikan sesuai dengan jenis produk dan  konsepnya.

&amp;ldquo;Yang tidak kalah penting yaitu penggunaan kata pada kemasan, Sobat  bisa menggunakan kalimat sederhana dengan tipografi yang khas untuk  lebih menarik pelanggan,&amp;rdquo; jelas Kemenparekraf.</content:encoded></item></channel></rss>
