<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vaksin Covid-19 Tiba Lagi, Petugas Layanan Publik hingga TNI Segera Disuntik   </title><description>Pemerintah memastikan 11 juta bahan baku vaksin Covid-19 masih diperuntukkan bagi petugas publik</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/03/320/2355227/vaksin-covid-19-tiba-lagi-petugas-layanan-publik-hingga-tni-segera-disuntik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/03/320/2355227/vaksin-covid-19-tiba-lagi-petugas-layanan-publik-hingga-tni-segera-disuntik"/><item><title>Vaksin Covid-19 Tiba Lagi, Petugas Layanan Publik hingga TNI Segera Disuntik   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/03/320/2355227/vaksin-covid-19-tiba-lagi-petugas-layanan-publik-hingga-tni-segera-disuntik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/03/320/2355227/vaksin-covid-19-tiba-lagi-petugas-layanan-publik-hingga-tni-segera-disuntik</guid><pubDate>Rabu 03 Februari 2021 06:50 WIB</pubDate><dc:creator>Reza Andrafirdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/02/320/2355227/vaksin-covid-19-tiba-lagi-petugas-layanan-publik-hingga-tni-segera-disuntik-QK5hlLBBCa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vaksin Sinovac Tiba di Jakarta. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/02/320/2355227/vaksin-covid-19-tiba-lagi-petugas-layanan-publik-hingga-tni-segera-disuntik-QK5hlLBBCa.jpg</image><title>Vaksin Sinovac Tiba di Jakarta. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah memastikan 11 juta bahan baku vaksin Covid-19 masih diperuntukkan bagi petugas publik dan tenaga layanan publik, TNI, dan Polri. Proses vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada akhir februari 2021.
Sekretaris Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan, setelah proses produksi dilakukan, pihaknya tetap mengontrol agar kualitas vaksin tetap terjaga. Dalam pelaksanaannya, perseroan menggunakan sistem manajemen distribusi vaksin (SMDV) yang terintegrasi dan dilengkapi dashboard internet.
&quot;Vaksin yang sudah jadi akan dialokasikan untuk petugas publik dan tenaga layanan publik, TNI, Polri mulai akhir Februari 2021. Proses pendistribusian vaksin Covid-19 utk menjaga kualitas vaksin agar terjaga, Bio Farma menggunakan sistem manajemen distribusi vaksin (SMDV) yang terintegrasi dilengkapi dashboard internet,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNi82Ny8xMjQxOTcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Manajemen perseroan juga memastikan, kemasan 3 juta vaksin Covid-19 yang sudah didistribusikan ke 34 Provinsi di Indonesia akan berbeda dengan kemasan vaksin yang akan dan tengah di produksi.
Bambang menyebut, kemasan yang berbeda tidak mempengaruhi kualitas vaksin. &quot;Demikian perbedaan kemasan tapi tidak mempengaruhi kualitas,&quot; kata dia.
Baca Selengkapnya: 11 Juta Vaksin Covid-19 Tiba untuk Petugas Layanan Publik hingga TNI
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah memastikan 11 juta bahan baku vaksin Covid-19 masih diperuntukkan bagi petugas publik dan tenaga layanan publik, TNI, dan Polri. Proses vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada akhir februari 2021.
Sekretaris Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan, setelah proses produksi dilakukan, pihaknya tetap mengontrol agar kualitas vaksin tetap terjaga. Dalam pelaksanaannya, perseroan menggunakan sistem manajemen distribusi vaksin (SMDV) yang terintegrasi dan dilengkapi dashboard internet.
&quot;Vaksin yang sudah jadi akan dialokasikan untuk petugas publik dan tenaga layanan publik, TNI, Polri mulai akhir Februari 2021. Proses pendistribusian vaksin Covid-19 utk menjaga kualitas vaksin agar terjaga, Bio Farma menggunakan sistem manajemen distribusi vaksin (SMDV) yang terintegrasi dilengkapi dashboard internet,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNi82Ny8xMjQxOTcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Manajemen perseroan juga memastikan, kemasan 3 juta vaksin Covid-19 yang sudah didistribusikan ke 34 Provinsi di Indonesia akan berbeda dengan kemasan vaksin yang akan dan tengah di produksi.
Bambang menyebut, kemasan yang berbeda tidak mempengaruhi kualitas vaksin. &quot;Demikian perbedaan kemasan tapi tidak mempengaruhi kualitas,&quot; kata dia.
Baca Selengkapnya: 11 Juta Vaksin Covid-19 Tiba untuk Petugas Layanan Publik hingga TNI
</content:encoded></item></channel></rss>
