<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Ingin Target Nilai Investasi Capai Rp4.983,2 Triliun di 2024</title><description>Jokowi menargetkan angka investasi langsung dalam negeri mencapai Rp4.983,2 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/03/320/2356052/jokowi-ingin-target-nilai-investasi-capai-rp4-983-2-triliun-di-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/03/320/2356052/jokowi-ingin-target-nilai-investasi-capai-rp4-983-2-triliun-di-2024"/><item><title>Jokowi Ingin Target Nilai Investasi Capai Rp4.983,2 Triliun di 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/03/320/2356052/jokowi-ingin-target-nilai-investasi-capai-rp4-983-2-triliun-di-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/03/320/2356052/jokowi-ingin-target-nilai-investasi-capai-rp4-983-2-triliun-di-2024</guid><pubDate>Rabu 03 Februari 2021 21:02 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/03/320/2356052/jokowi-ingin-target-nilai-investasi-capai-rp4-983-2-triliun-di-2024-ElA4zhQJTJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/03/320/2356052/jokowi-ingin-target-nilai-investasi-capai-rp4-983-2-triliun-di-2024-ElA4zhQJTJ.jpg</image><title>Rupiah (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin menargetkan angka investasi langsung dalam negeri mencapai Rp4.983,2 triliun. Target tersebut diperkirakan akan tercapai hingga 2024 mendatang.


Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut, target tersebut harus direalisasikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5 persen. Hal itu sudah diupayakan sejak 2020.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Industri Baterai Mobil Listrik, Investor Butuh Jaminan Bahan Baku
Meski begitu, target investasi pada tahun lalu sudah direvisi dari Rp886 triliun menjadi Rp817 triliun. Dalam realisasinya, nilai investasi 2020 mencapai Rp826 triliun atau 101,1 persen dari yang ditargetkan.

Realisasi iti terdiri dari investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp413,5 triliun atau naik 7 persen. Sementara sisanya berasal dari penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp412,8 triliun atau turun 2,4 persen.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi: Indonesia Harus Ramah Investasi dan Lingkungan
&quot;Penting kami menyampaikan dalam target kabinet sekarang untuk investasi langsung dari tahun 2020 sampai 2024 itu lebih Rp 4.983,2 triliun, ini  adalah angka yang harus kami lakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen,&quot; katanya Rabu (3/2/2021).Pemerintah optimis dengan target investasi langsung tersebut.  Melalui, instrumen Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta  Kerja, pemerintah akan melakukan terobosan secara komprehensif guna  menarik investor baik dalam dan luar negeri. Saat ini aturan turunan  Ciptaker sudah difinalisasikan dan segera diumumkan pemerintah.


&quot;Ini kabar yang  positif dari pemerintah  ke dunia usaha karena UU  tersebut telah melakukan terobosan yang komprehensif untuk kemudahan  berusaha, jadi buat izin tidak perlu lagi manual, semua berbasis  elektronik dan OSS, jadi kita bisa sekarang melakukan transparansi.  Karena pengusaha hanya butuh empat hal, kemudahan, kecepatan, efisien  dan transparan,&quot; tutur dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin menargetkan angka investasi langsung dalam negeri mencapai Rp4.983,2 triliun. Target tersebut diperkirakan akan tercapai hingga 2024 mendatang.


Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut, target tersebut harus direalisasikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5 persen. Hal itu sudah diupayakan sejak 2020.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Industri Baterai Mobil Listrik, Investor Butuh Jaminan Bahan Baku
Meski begitu, target investasi pada tahun lalu sudah direvisi dari Rp886 triliun menjadi Rp817 triliun. Dalam realisasinya, nilai investasi 2020 mencapai Rp826 triliun atau 101,1 persen dari yang ditargetkan.

Realisasi iti terdiri dari investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp413,5 triliun atau naik 7 persen. Sementara sisanya berasal dari penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp412,8 triliun atau turun 2,4 persen.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi: Indonesia Harus Ramah Investasi dan Lingkungan
&quot;Penting kami menyampaikan dalam target kabinet sekarang untuk investasi langsung dari tahun 2020 sampai 2024 itu lebih Rp 4.983,2 triliun, ini  adalah angka yang harus kami lakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen,&quot; katanya Rabu (3/2/2021).Pemerintah optimis dengan target investasi langsung tersebut.  Melalui, instrumen Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta  Kerja, pemerintah akan melakukan terobosan secara komprehensif guna  menarik investor baik dalam dan luar negeri. Saat ini aturan turunan  Ciptaker sudah difinalisasikan dan segera diumumkan pemerintah.


&quot;Ini kabar yang  positif dari pemerintah  ke dunia usaha karena UU  tersebut telah melakukan terobosan yang komprehensif untuk kemudahan  berusaha, jadi buat izin tidak perlu lagi manual, semua berbasis  elektronik dan OSS, jadi kita bisa sekarang melakukan transparansi.  Karena pengusaha hanya butuh empat hal, kemudahan, kecepatan, efisien  dan transparan,&quot; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
