<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Garda Terdepan Lawan Covid-19, Alasan Insentif Nakes Tak Jadi Dipotong</title><description>Insentif tenaga kesehatan (nakes) pada 2021 tidak jadi dipotong</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/04/320/2356579/garda-terdepan-lawan-covid-19-alasan-insentif-nakes-tak-jadi-dipotong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/04/320/2356579/garda-terdepan-lawan-covid-19-alasan-insentif-nakes-tak-jadi-dipotong"/><item><title>Garda Terdepan Lawan Covid-19, Alasan Insentif Nakes Tak Jadi Dipotong</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/04/320/2356579/garda-terdepan-lawan-covid-19-alasan-insentif-nakes-tak-jadi-dipotong</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/04/320/2356579/garda-terdepan-lawan-covid-19-alasan-insentif-nakes-tak-jadi-dipotong</guid><pubDate>Kamis 04 Februari 2021 17:16 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/04/320/2356579/garda-terdepan-lawan-covid-19-alasan-insentif-nakes-tak-jadi-dipotong-XIBLrJ2jpz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Insentif Tenaga Kesehatan. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/04/320/2356579/garda-terdepan-lawan-covid-19-alasan-insentif-nakes-tak-jadi-dipotong-XIBLrJ2jpz.jpg</image><title>Insentif Tenaga Kesehatan. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Insentif tenaga kesehatan (nakes) pada 2021 tidak  jadi dipotong atau besarannya sama seperti yang diberikan tahun sebelumnya.
Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengungkapkan,  alasan pemerintah secara konsisten tidak memotong insentif nakes, karena untuk  mengapresiasi nakes sebagai garis terdepan dalam menangani Covid-19. Belum lagi pada tahun ini ada program vaksinasi yang sebagian besar diprioritaskan lebih dulu bagi nakes.
Baca Juga:&amp;nbsp;Insentif Tenaga Kesehatan Dipotong, Sri Mulyani Sowan ke Menkes BGS
&quot;Ini konsistensi pemerintah yang utamakan dan dukung sepenuhnya nakes yang menjadi garda terdepan, andalan kita tangani pasien dan pencegahan penyakit covid,&quot; ujar Askolani dalam video virtual, Kamis (4/3/2021).
Kata dia, tenaga kesehatan menjadi priritas utama pemerintah. Termasuk mendapatkan vaksinasi untuk Covid-19. Serta pemerintah melihat insentif tenaga medis akan segera menyalurkan anggaranya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Anggaran Kesehatan Bakal Dialihkan untuk Beli Vaksin Covid-19
&quot;Jadi kami meyakini pengananan Covid-19 ini berlandaskan UUSD 1945. Kita sudah memperhitungkannya di mana jadi prioritas pemerintah untuk melakukan pendananaan,&quot; jelasnya.
Dia pun menambahkan agar insentif tenaga medis tidak dipotong maka akan dilakukan refocusing anggaran. Hal ini agar anggaran kesehatan  di 2021 akan tetap sama pada tahun 2020.
&quot;Termasuk insentif nakes, santunan kematian itu kebutuhan komplit dan didanai oleh pemerintah,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Insentif tenaga kesehatan (nakes) pada 2021 tidak  jadi dipotong atau besarannya sama seperti yang diberikan tahun sebelumnya.
Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengungkapkan,  alasan pemerintah secara konsisten tidak memotong insentif nakes, karena untuk  mengapresiasi nakes sebagai garis terdepan dalam menangani Covid-19. Belum lagi pada tahun ini ada program vaksinasi yang sebagian besar diprioritaskan lebih dulu bagi nakes.
Baca Juga:&amp;nbsp;Insentif Tenaga Kesehatan Dipotong, Sri Mulyani Sowan ke Menkes BGS
&quot;Ini konsistensi pemerintah yang utamakan dan dukung sepenuhnya nakes yang menjadi garda terdepan, andalan kita tangani pasien dan pencegahan penyakit covid,&quot; ujar Askolani dalam video virtual, Kamis (4/3/2021).
Kata dia, tenaga kesehatan menjadi priritas utama pemerintah. Termasuk mendapatkan vaksinasi untuk Covid-19. Serta pemerintah melihat insentif tenaga medis akan segera menyalurkan anggaranya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Anggaran Kesehatan Bakal Dialihkan untuk Beli Vaksin Covid-19
&quot;Jadi kami meyakini pengananan Covid-19 ini berlandaskan UUSD 1945. Kita sudah memperhitungkannya di mana jadi prioritas pemerintah untuk melakukan pendananaan,&quot; jelasnya.
Dia pun menambahkan agar insentif tenaga medis tidak dipotong maka akan dilakukan refocusing anggaran. Hal ini agar anggaran kesehatan  di 2021 akan tetap sama pada tahun 2020.
&quot;Termasuk insentif nakes, santunan kematian itu kebutuhan komplit dan didanai oleh pemerintah,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
