<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Baru Lahir, Bank Syariah Indonesia Diserbu Netizen soal Mobile Banking</title><description>Sore ini MNC Portal Indonesia melihat unggahan di akun Instagram Bank Mandiri Syariah yang telah berganti nama menjadi BSI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/04/320/2356678/baru-lahir-bank-syariah-indonesia-diserbu-netizen-soal-mobile-banking</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/04/320/2356678/baru-lahir-bank-syariah-indonesia-diserbu-netizen-soal-mobile-banking"/><item><title>Baru Lahir, Bank Syariah Indonesia Diserbu Netizen soal Mobile Banking</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/04/320/2356678/baru-lahir-bank-syariah-indonesia-diserbu-netizen-soal-mobile-banking</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/04/320/2356678/baru-lahir-bank-syariah-indonesia-diserbu-netizen-soal-mobile-banking</guid><pubDate>Kamis 04 Februari 2021 20:46 WIB</pubDate><dc:creator>Hafid Fuad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/04/320/2356678/baru-lahir-bank-syariah-indonesia-diserbu-netizen-soal-mobile-banking-C7HFEYjt9k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/04/320/2356678/baru-lahir-bank-syariah-indonesia-diserbu-netizen-soal-mobile-banking-C7HFEYjt9k.jpg</image><title>Bank (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pasca merger tiga bank BUMN syariah menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), tiba saatnya melihat sejauh apa kesiapan sinkronisasi dan integrasi data yang telah dilakukan bank syariah 'raksasa' ini.
Sore ini MNC Portal Indonesia melihat unggahan di akun Instagram Bank Mandiri Syariah yang telah berganti nama menjadi BSI. Terlihat ada ratusan komentar atas informasi resminya merger bank syariah BUMN.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ketika Bos BEI Rekomendasikan Saham Bank Syariah Indonesia
Tidak sedikit komentar yang mengeluhkan layanan mobile banking dan internet banking dari BSI. Beberapa komentar lainnya mengenai kebutuhan ATM setor tunai bank Syariah BUMN yang jarang ditemui.
adapun komentar-komentar netizen di twitter sebagai berikut:
&quot;Asslamualaikum bapak/ibu mau tanya dong, apa andorid versi 6 tdk bisa akses mobile banking BSI?,&quot; @shicebreT
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dirut BSI Ngarep BRIS Jadi Saham Primadona di BEI
&quot;@bsihelp ada apa ini min, sampai kapan seperti ini? Di akses gak bisa,&quot; ujar @kailaforapenk.
&quot;@bsihelp call center kapan waktux lowong? D tlp pagi, sore nda bisa tembus. Tengah malam yaa?,&quot; cuit @achiel_law.
Dalam responsnya admin akun tersebut mengakui sedang ada peningkatan kapasitas mobile banking dan internet banking sehingga aktivitas transaksi nasabah jadi terganggu.
&quot;Mohon maaf atas kendala yang dialami, Kak. Kami infokan terkait kendala transaksi di BSI Mobile saat ini sedang ada peningkatan kapasitas disisi jaringan kami. Untuk memudahkan transaksinya bisa menggunakan ATM dan BSI Net Banking. Terkait kendala tersebut masih dalam proses penanganan kami. -Gibran-,&quot; ujar @BSIHelp.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMS82Ny8xMjU4NjkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Bahkan, call center BSI pun mengalami traffic yang sangat tinggi hingga sibuk menanggapi layanan konsumen.
&quot;Assalamualaikum Kak, mohon maaf atas kendalanya. Saat ini traffict  kami sedang tinggi. Untuk menghubungi BSI Call silahkan mencoba kembali  secara berkala ya kak,&quot; kutip cuitan @BSIHelp.
Dalam hal ini Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Rizal  E Halim mengingatkan ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk  menjamin kenyamanan nasabah dalam masa integrasi BSI ini.
Pertama yang harus dijaga adalah sinkronisasi. Baik untuk pasar  kredit maupun pasar Dana Pihak Ketiga (DPK). &quot;Karena ini penting,  masing-masing punya kebijakan yang tidak sama persis satu sama lain,&quot;  ujar Rizal saat dihubungi MNC Portal Indonesia hari ini di Jakarta.
Kedua, dia melanjutkan, integrasi dalam data nasabah yang bisa  dipengaruhi bila terjadi error. Baik itu dari human error maupun non  human error (sistem, teknologi, jaringan, server dll). Ketiga, dia  mewanti-wanti sosialisasi yang dilakukan harus secara intensif kepada  nasabah dan masyarakat luas.
&quot;Khususnya terkait sinkronisasi dan integrasi di atas. Ini demi  meminimalisir miss leading information yang bisa cepat viral,&quot;  lanjutnya.
Hal keempat yang harus diperhatikan adalah kesiapan cabang-cabang  yang telah siap mengaplikasikan sistem Bank Syariah Indonesia atau juga  disebut point of purchase readiness. Karena kantor cabang akan menjadi  ujung tombak customer experience bagi para nasabah baik yang sudah  existing ataupun potensial.</description><content:encoded>JAKARTA - Pasca merger tiga bank BUMN syariah menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), tiba saatnya melihat sejauh apa kesiapan sinkronisasi dan integrasi data yang telah dilakukan bank syariah 'raksasa' ini.
Sore ini MNC Portal Indonesia melihat unggahan di akun Instagram Bank Mandiri Syariah yang telah berganti nama menjadi BSI. Terlihat ada ratusan komentar atas informasi resminya merger bank syariah BUMN.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ketika Bos BEI Rekomendasikan Saham Bank Syariah Indonesia
Tidak sedikit komentar yang mengeluhkan layanan mobile banking dan internet banking dari BSI. Beberapa komentar lainnya mengenai kebutuhan ATM setor tunai bank Syariah BUMN yang jarang ditemui.
adapun komentar-komentar netizen di twitter sebagai berikut:
&quot;Asslamualaikum bapak/ibu mau tanya dong, apa andorid versi 6 tdk bisa akses mobile banking BSI?,&quot; @shicebreT
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dirut BSI Ngarep BRIS Jadi Saham Primadona di BEI
&quot;@bsihelp ada apa ini min, sampai kapan seperti ini? Di akses gak bisa,&quot; ujar @kailaforapenk.
&quot;@bsihelp call center kapan waktux lowong? D tlp pagi, sore nda bisa tembus. Tengah malam yaa?,&quot; cuit @achiel_law.
Dalam responsnya admin akun tersebut mengakui sedang ada peningkatan kapasitas mobile banking dan internet banking sehingga aktivitas transaksi nasabah jadi terganggu.
&quot;Mohon maaf atas kendala yang dialami, Kak. Kami infokan terkait kendala transaksi di BSI Mobile saat ini sedang ada peningkatan kapasitas disisi jaringan kami. Untuk memudahkan transaksinya bisa menggunakan ATM dan BSI Net Banking. Terkait kendala tersebut masih dalam proses penanganan kami. -Gibran-,&quot; ujar @BSIHelp.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMS82Ny8xMjU4NjkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Bahkan, call center BSI pun mengalami traffic yang sangat tinggi hingga sibuk menanggapi layanan konsumen.
&quot;Assalamualaikum Kak, mohon maaf atas kendalanya. Saat ini traffict  kami sedang tinggi. Untuk menghubungi BSI Call silahkan mencoba kembali  secara berkala ya kak,&quot; kutip cuitan @BSIHelp.
Dalam hal ini Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Rizal  E Halim mengingatkan ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk  menjamin kenyamanan nasabah dalam masa integrasi BSI ini.
Pertama yang harus dijaga adalah sinkronisasi. Baik untuk pasar  kredit maupun pasar Dana Pihak Ketiga (DPK). &quot;Karena ini penting,  masing-masing punya kebijakan yang tidak sama persis satu sama lain,&quot;  ujar Rizal saat dihubungi MNC Portal Indonesia hari ini di Jakarta.
Kedua, dia melanjutkan, integrasi dalam data nasabah yang bisa  dipengaruhi bila terjadi error. Baik itu dari human error maupun non  human error (sistem, teknologi, jaringan, server dll). Ketiga, dia  mewanti-wanti sosialisasi yang dilakukan harus secara intensif kepada  nasabah dan masyarakat luas.
&quot;Khususnya terkait sinkronisasi dan integrasi di atas. Ini demi  meminimalisir miss leading information yang bisa cepat viral,&quot;  lanjutnya.
Hal keempat yang harus diperhatikan adalah kesiapan cabang-cabang  yang telah siap mengaplikasikan sistem Bank Syariah Indonesia atau juga  disebut point of purchase readiness. Karena kantor cabang akan menjadi  ujung tombak customer experience bagi para nasabah baik yang sudah  existing ataupun potensial.</content:encoded></item></channel></rss>
