<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Tahap Renovasi Rumah, dari Persiapan hingga Finishing</title><description>Ketika sedang menjalani renovasi rumah pasti ada saja hal yang membuat keterlambatan pada prosesnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/04/470/2355789/6-tahap-renovasi-rumah-dari-persiapan-hingga-finishing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/04/470/2355789/6-tahap-renovasi-rumah-dari-persiapan-hingga-finishing"/><item><title>6 Tahap Renovasi Rumah, dari Persiapan hingga Finishing</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/04/470/2355789/6-tahap-renovasi-rumah-dari-persiapan-hingga-finishing</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/04/470/2355789/6-tahap-renovasi-rumah-dari-persiapan-hingga-finishing</guid><pubDate>Kamis 04 Februari 2021 04:42 WIB</pubDate><dc:creator>Alya Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/03/470/2355789/6-tahap-renovasi-rumah-dari-persiapan-hingga-finishing-iyDaO90nr0.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/03/470/2355789/6-tahap-renovasi-rumah-dari-persiapan-hingga-finishing-iyDaO90nr0.jpeg</image><title>Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Ketika sedang menjalani renovasi rumah pasti ada saja hal yang membuat keterlambatan pada prosesnya. Salah satu penyebabnya adalah perencanaan yang kurang matang. Alhasil proyek harus berhenti, bangun ulang, atau terhambat masalah lain.
Tersendatnya waktu merupakan hal yang sering dijumpai dalam proses renovasi rumah. Padahal hal ini bisa berdampak pada pengeluaran dana tambahan. Agar tidak terjebak dalam masalah, perlu mempersiapkan rencana renovasi secara runtut dan tuntas.
Tahapan perencanaan harus terorganisir sehingga kendala-kendala yang mungkin terjadi bisa diantisipasi. Seperti dikutip dari buku Renovasi Rumah Mulai 7 Juta karya Yogi Suwandaru dan Yusuf Fathur, Kamis (4/2/2021) berikut langkah-langkah memulai renovasi rumah.
Baca Juga: 6 Tips Dapatkan Pencahayaan yang Baik di Ruang Makan
 
1. Tahap Pra-Desain
Diskusikan dengan keluarga mengenai area yang menjadi prioritas renovasi rumah. Selanjutnya, tentukan dana maksimal yang disediakan untuk renovasi. Sebaiknya sisakan 20% dana sebagai cadangan.
Kemudian cari arsitek atau desainer interior untuk membantu mendesain. Hasil renovasi akan terjamin dan sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.
2. Tahap Desain
Utarakan semua kebutuhan dan keinginan kelasa arsitek atau desainer interior. Mereka akan menyaring informasi dan keinginan klien sebagai pertimbangan desain.
Jangan segan memberi batasan dana. Arsitek atau desainer interior akan memberikan gambar kerja sesuai kebutuhan renovasi dan dana yang tersedia.
Baca Juga: 3 Cara Mengatasi Rembesan Air Hujan dan Kebocoran pada Dinding
 
3. Tahap persiapan
Pada tahap ini, tentukan kontraktor yang akan membangun. Negosiasikan harga dan buat perjanjian tertulis. Jika dana terbatas, mandor dapat menjadi pilihan menggantikan kontraktor, terutama untuk renovasi skala kecil.
Gunakan rekomendasi dari teman atau saudara untuk memilih mandor. Pada tahap ini, dapat juga membenahi rumah yang akan direnovasi, seperti pemindahan furnitur ke ruang lain atau ke kontrakan sementara.4. Tahap Renovasi
Dimulai dengan melakukan pembongkaran pada titik-titik yang sudah  ditentukan. Pilih material bongkaran yang akan dibuang, dipakai kembali,  atau dibuang. Setelah itu pekerjaan struktur, seperti pondasi, kolom,  balok dapat dimulai.
Selanjutnya pekerjaan arsitektur, seperti dinding, lantai, dan  plafon. Kemudian pekerjaan mekanikal elektrikal berupa pemasangan  saluran air, listrik dan elektronik. Berikutnya pekerjaan penutup,  seperti pengecatan, pemasangan wallpaper, hingga pengaturan tata letak  funitur.
5. Tahap Pasca Renovasi
Tahap ini lebih kepada pembersihan alat, materia, dan lokasi renovasi  secara keseluruhan. Alat kerja seperti paku, ampelas, kawat, potongan  kayu dan yang masih bisa digunakan dapat disimpan.
Untuk wadah cat dapat digunakan sebagai pot atau tempat tampungan  air. Jangan lupa mencatat kode nomor dan merk cat jika ingin mengecat  ulang dengan warna yang sama.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketika sedang menjalani renovasi rumah pasti ada saja hal yang membuat keterlambatan pada prosesnya. Salah satu penyebabnya adalah perencanaan yang kurang matang. Alhasil proyek harus berhenti, bangun ulang, atau terhambat masalah lain.
Tersendatnya waktu merupakan hal yang sering dijumpai dalam proses renovasi rumah. Padahal hal ini bisa berdampak pada pengeluaran dana tambahan. Agar tidak terjebak dalam masalah, perlu mempersiapkan rencana renovasi secara runtut dan tuntas.
Tahapan perencanaan harus terorganisir sehingga kendala-kendala yang mungkin terjadi bisa diantisipasi. Seperti dikutip dari buku Renovasi Rumah Mulai 7 Juta karya Yogi Suwandaru dan Yusuf Fathur, Kamis (4/2/2021) berikut langkah-langkah memulai renovasi rumah.
Baca Juga: 6 Tips Dapatkan Pencahayaan yang Baik di Ruang Makan
 
1. Tahap Pra-Desain
Diskusikan dengan keluarga mengenai area yang menjadi prioritas renovasi rumah. Selanjutnya, tentukan dana maksimal yang disediakan untuk renovasi. Sebaiknya sisakan 20% dana sebagai cadangan.
Kemudian cari arsitek atau desainer interior untuk membantu mendesain. Hasil renovasi akan terjamin dan sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.
2. Tahap Desain
Utarakan semua kebutuhan dan keinginan kelasa arsitek atau desainer interior. Mereka akan menyaring informasi dan keinginan klien sebagai pertimbangan desain.
Jangan segan memberi batasan dana. Arsitek atau desainer interior akan memberikan gambar kerja sesuai kebutuhan renovasi dan dana yang tersedia.
Baca Juga: 3 Cara Mengatasi Rembesan Air Hujan dan Kebocoran pada Dinding
 
3. Tahap persiapan
Pada tahap ini, tentukan kontraktor yang akan membangun. Negosiasikan harga dan buat perjanjian tertulis. Jika dana terbatas, mandor dapat menjadi pilihan menggantikan kontraktor, terutama untuk renovasi skala kecil.
Gunakan rekomendasi dari teman atau saudara untuk memilih mandor. Pada tahap ini, dapat juga membenahi rumah yang akan direnovasi, seperti pemindahan furnitur ke ruang lain atau ke kontrakan sementara.4. Tahap Renovasi
Dimulai dengan melakukan pembongkaran pada titik-titik yang sudah  ditentukan. Pilih material bongkaran yang akan dibuang, dipakai kembali,  atau dibuang. Setelah itu pekerjaan struktur, seperti pondasi, kolom,  balok dapat dimulai.
Selanjutnya pekerjaan arsitektur, seperti dinding, lantai, dan  plafon. Kemudian pekerjaan mekanikal elektrikal berupa pemasangan  saluran air, listrik dan elektronik. Berikutnya pekerjaan penutup,  seperti pengecatan, pemasangan wallpaper, hingga pengaturan tata letak  funitur.
5. Tahap Pasca Renovasi
Tahap ini lebih kepada pembersihan alat, materia, dan lokasi renovasi  secara keseluruhan. Alat kerja seperti paku, ampelas, kawat, potongan  kayu dan yang masih bisa digunakan dapat disimpan.
Untuk wadah cat dapat digunakan sebagai pot atau tempat tampungan  air. Jangan lupa mencatat kode nomor dan merk cat jika ingin mengecat  ulang dengan warna yang sama.</content:encoded></item></channel></rss>
