<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Basuki Minta Konstruksi Jalan Lingkar Brebes-Tegal Dipercepat</title><description>Basuki Hadimuljono meminta Direktorat Jenderal Bina Marga untuk mempercepat penyelesaian Jalan Lingkar  Brebes-Tegal di Jawa Tengah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/04/470/2356405/menteri-basuki-minta-konstruksi-jalan-lingkar-brebes-tegal-dipercepat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/04/470/2356405/menteri-basuki-minta-konstruksi-jalan-lingkar-brebes-tegal-dipercepat"/><item><title>Menteri Basuki Minta Konstruksi Jalan Lingkar Brebes-Tegal Dipercepat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/04/470/2356405/menteri-basuki-minta-konstruksi-jalan-lingkar-brebes-tegal-dipercepat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/04/470/2356405/menteri-basuki-minta-konstruksi-jalan-lingkar-brebes-tegal-dipercepat</guid><pubDate>Kamis 04 Februari 2021 13:44 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/04/470/2356405/menteri-basuki-minta-konstruksi-jalan-lingkar-brebes-tegal-dipercepat-2pFKLUsQ08.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/04/470/2356405/menteri-basuki-minta-konstruksi-jalan-lingkar-brebes-tegal-dipercepat-2pFKLUsQ08.jpg</image><title>Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Basuki Hadimuljono meminta pembangunan infrastruktur berupa Jalan Lingkar Brebes-Tegal di Jawa Tengah dipercepat. Hal ini dia ungkapkan kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah- DI Yogyakarta, Direktorat Jenderal Bina Marga sebagai penanggung jawab.
&amp;ldquo;Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar. Untuk itu pembangunannya terus dilanjutkan dengan tetap memperhatikan protokol physical dan social distancing untuk pencegahan penyebaran COVID-19, misal pelaksanaan dengan tenaga kerja yang fit, terbatas jumlahnya dan tetap menjaga jarak aman,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki dilansir dari Antara, Kamis (4/2/2021).
Baca Juga: 2 Proyek KPBU Bendungan Rp9,6 Triliun Dilelang, Berminat?
 
Menurut Menteri Basuki, peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan pengendara.
Kehadiran infrastruktur jalan dan jembatan juga bertujuan untuk memangkas biaya logistik agar daya saing produk Indonesia meningkat. Untuk itu, penyelesaian pekerjaan ini harus dipercepat dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.
Baca Juga: 25 Proyek KPBU Rp286,8 Triliun Siap Dilelang Tahun Ini
 
Pembangunan Jalan Lingkar Brebes-Tegal ini telah dimulai sejak tanggal kontrak 19 Desember 2019 dengan progres fisik saat ini mencapai 91%.
Pembangunan Jalan Lingkar Brebes-Tegal menggunakan anggaran APBN senilai Rp223 miliar dikerjakan oleh kontraktor PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Lingkup pekerjaan terbagi menjadi 4 zona yang dilaksanakan secara paralel. Dimana Zona I, terdapat pekerjaan stressing dan pemasangan girder jembatan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yMC8xLzEyMzU0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kemudian Zona II, ada persiapan kliring, Zona III penimbunan tanah  dan Zona IV penyediaan material tanah untuk pembangunan Jembatan Kemiri  dan Kaligangsa.
Sesuai kontrak, ditargetkan Serah Terima Sementara Pekerjaan atau  Provisional Hand Over (PHO) konstruksi Jalan Lingkar Brebes-Tegal pada  30 April 2021.
Keberadaan jalan ini sudah sangat dibutuhkan untuk mendukung  kelancaraan arus lalu lintas di Kota Brebes pada khususnya, karena Jalur  Pantura yang masuk dalam Kota Brebes akan memiliki jalur alternatif,  sehingga jalan dalam kota akan lebih awet tidak dilintasi kendaraan  besar dan menekan angka kecelakaan di Jalan Nasional Kota Brebes.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Basuki Hadimuljono meminta pembangunan infrastruktur berupa Jalan Lingkar Brebes-Tegal di Jawa Tengah dipercepat. Hal ini dia ungkapkan kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah- DI Yogyakarta, Direktorat Jenderal Bina Marga sebagai penanggung jawab.
&amp;ldquo;Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar. Untuk itu pembangunannya terus dilanjutkan dengan tetap memperhatikan protokol physical dan social distancing untuk pencegahan penyebaran COVID-19, misal pelaksanaan dengan tenaga kerja yang fit, terbatas jumlahnya dan tetap menjaga jarak aman,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki dilansir dari Antara, Kamis (4/2/2021).
Baca Juga: 2 Proyek KPBU Bendungan Rp9,6 Triliun Dilelang, Berminat?
 
Menurut Menteri Basuki, peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan pengendara.
Kehadiran infrastruktur jalan dan jembatan juga bertujuan untuk memangkas biaya logistik agar daya saing produk Indonesia meningkat. Untuk itu, penyelesaian pekerjaan ini harus dipercepat dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.
Baca Juga: 25 Proyek KPBU Rp286,8 Triliun Siap Dilelang Tahun Ini
 
Pembangunan Jalan Lingkar Brebes-Tegal ini telah dimulai sejak tanggal kontrak 19 Desember 2019 dengan progres fisik saat ini mencapai 91%.
Pembangunan Jalan Lingkar Brebes-Tegal menggunakan anggaran APBN senilai Rp223 miliar dikerjakan oleh kontraktor PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Lingkup pekerjaan terbagi menjadi 4 zona yang dilaksanakan secara paralel. Dimana Zona I, terdapat pekerjaan stressing dan pemasangan girder jembatan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yMC8xLzEyMzU0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kemudian Zona II, ada persiapan kliring, Zona III penimbunan tanah  dan Zona IV penyediaan material tanah untuk pembangunan Jembatan Kemiri  dan Kaligangsa.
Sesuai kontrak, ditargetkan Serah Terima Sementara Pekerjaan atau  Provisional Hand Over (PHO) konstruksi Jalan Lingkar Brebes-Tegal pada  30 April 2021.
Keberadaan jalan ini sudah sangat dibutuhkan untuk mendukung  kelancaraan arus lalu lintas di Kota Brebes pada khususnya, karena Jalur  Pantura yang masuk dalam Kota Brebes akan memiliki jalur alternatif,  sehingga jalan dalam kota akan lebih awet tidak dilintasi kendaraan  besar dan menekan angka kecelakaan di Jalan Nasional Kota Brebes.</content:encoded></item></channel></rss>
