<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bank Syariah Indonesia Tegaskan Tak Akan Pecat Karyawan</title><description>Merger tiga bank syariah anak usaha BUMN menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tidak akan diikuti PHK  karyawan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/05/320/2356854/bank-syariah-indonesia-tegaskan-tak-akan-pecat-karyawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/05/320/2356854/bank-syariah-indonesia-tegaskan-tak-akan-pecat-karyawan"/><item><title>Bank Syariah Indonesia Tegaskan Tak Akan Pecat Karyawan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/05/320/2356854/bank-syariah-indonesia-tegaskan-tak-akan-pecat-karyawan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/05/320/2356854/bank-syariah-indonesia-tegaskan-tak-akan-pecat-karyawan</guid><pubDate>Jum'at 05 Februari 2021 08:46 WIB</pubDate><dc:creator>Hafid Fuad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/05/320/2356854/bank-syariah-indonesia-tegaskan-tak-akan-pecat-karyawan-tv2RB5mKTz.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Karyawan di PHK (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/05/320/2356854/bank-syariah-indonesia-tegaskan-tak-akan-pecat-karyawan-tv2RB5mKTz.jpeg</image><title>Karyawan di PHK (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Merger tiga bank syariah anak usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tidak akan diikuti PHK karyawan. Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengakui dari hasil merger tersebut kini BSI memiliki sekitar 20 ribu karyawan yang berarti ini cukup besar.
Baca Juga: Dirut BSI Ngarep BRIS Jadi Saham Primadona di BEI
 
Mayoritas dari jumlah tersebut tersebar di kantor cabang dan wilayah. Namun Hery memastikan tidak akan melakukan pengurangan atau bahkan pemecatan karyawan imbas penggabungan bank-bank ini.
&quot;Kami tidak akan mengurangi karyawan. Jaringan kantor cabang kami yang sebelumnya saling berhadapan bahkan ada yang adu tembok akan direlokasi,&quot; ujar Hery dalam siaran live Wajah Baru Bank Syariah di Inews TV, kemarin.
Baca Juga: Bos BSI Bocorkan Strategi Bank Syariah Indonesia
 
Menurut Hery pihaknya tetap akan membutuhkan SDM untuk mengisi blank spot atau kekosongan jaringan layanan Bank Syariah. &quot;Ada banyak area yang belum terlayani. Sehingga kantor cabang akan direlokasi dan SDM tidak dipecat,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMS82Ny8xMjU4NjkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara SDM di kantor pusat juga dilakukan hal yang sama yaitu  memenuhi kebutuhan SDM di posisi baru. &quot;Misalnya akan ada jabatan baru  seperti Chief Economist dan Investor Relation. Mereka akan mengisi pos  jabatan baru tersebut,&quot; jelasnya.
Hery menegaskan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja para  karyawan yang sebelumnya merupakan tiga bank yang dimerger. Bank  tersebut adalah PT Bank BRI Syariah (Tbk), PT Bank Syariah Mandiri dan  PT Bank BNI Syariah.</description><content:encoded>JAKARTA - Merger tiga bank syariah anak usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tidak akan diikuti PHK karyawan. Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengakui dari hasil merger tersebut kini BSI memiliki sekitar 20 ribu karyawan yang berarti ini cukup besar.
Baca Juga: Dirut BSI Ngarep BRIS Jadi Saham Primadona di BEI
 
Mayoritas dari jumlah tersebut tersebar di kantor cabang dan wilayah. Namun Hery memastikan tidak akan melakukan pengurangan atau bahkan pemecatan karyawan imbas penggabungan bank-bank ini.
&quot;Kami tidak akan mengurangi karyawan. Jaringan kantor cabang kami yang sebelumnya saling berhadapan bahkan ada yang adu tembok akan direlokasi,&quot; ujar Hery dalam siaran live Wajah Baru Bank Syariah di Inews TV, kemarin.
Baca Juga: Bos BSI Bocorkan Strategi Bank Syariah Indonesia
 
Menurut Hery pihaknya tetap akan membutuhkan SDM untuk mengisi blank spot atau kekosongan jaringan layanan Bank Syariah. &quot;Ada banyak area yang belum terlayani. Sehingga kantor cabang akan direlokasi dan SDM tidak dipecat,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMS82Ny8xMjU4NjkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara SDM di kantor pusat juga dilakukan hal yang sama yaitu  memenuhi kebutuhan SDM di posisi baru. &quot;Misalnya akan ada jabatan baru  seperti Chief Economist dan Investor Relation. Mereka akan mengisi pos  jabatan baru tersebut,&quot; jelasnya.
Hery menegaskan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja para  karyawan yang sebelumnya merupakan tiga bank yang dimerger. Bank  tersebut adalah PT Bank BRI Syariah (Tbk), PT Bank Syariah Mandiri dan  PT Bank BNI Syariah.</content:encoded></item></channel></rss>
