<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07%, BPS: Masih Lebih Baik</title><description>Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun  2020 minus 2,07% dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 4,97%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/05/320/2356894/ekonomi-indonesia-2020-minus-2-07-bps-masih-lebih-baik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/05/320/2356894/ekonomi-indonesia-2020-minus-2-07-bps-masih-lebih-baik"/><item><title>Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07%, BPS: Masih Lebih Baik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/05/320/2356894/ekonomi-indonesia-2020-minus-2-07-bps-masih-lebih-baik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/05/320/2356894/ekonomi-indonesia-2020-minus-2-07-bps-masih-lebih-baik</guid><pubDate>Jum'at 05 Februari 2021 10:09 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/05/320/2356894/ekonomi-indonesia-2020-minus-2-07-bps-masih-lebih-baik-TIXM1HEOs1.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/05/320/2356894/ekonomi-indonesia-2020-minus-2-07-bps-masih-lebih-baik-TIXM1HEOs1.jpeg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 minus 2,07% dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 4,97%. Sementara itu, pada kuartal IV 2020 ekonomi Indonesia minus 2,19%.
Baca Juga: Breaking News: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07%
&quot;Secara  kumulatif pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 mengalami kontraksi 2,07%. Tapi ini masih lebih baik,&quot; kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/2/2021).
Menurutnya perekonomian di berbagai negara pada triwulan IV mulai membaik dibanding triwulan sebelumnya. Namun perbaikan belum terlalu signifikan dan masih dibayangi oleh kekhawatiran Virus Covid-19.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS80LzEyNjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Pada triwulan IV berbagai negara kembali melakukan lockdown akibat peningkatan kasus Virus Corona. Beberapa negara masih kontraksi, yang positif hanya China dan Vietnam.Inflasi di berbagai negara di 2020 juga mengalami perlambatan  signifikan bahkan mengarah ke deflasi. Hal ini disebabkan oleh  pembatasan mobilisasi juga pergerakan masyarakat di seluruh negara.
&quot;Pandemi menghantam dua sisi, baik dari sisi demand maupun supply,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 minus 2,07% dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 4,97%. Sementara itu, pada kuartal IV 2020 ekonomi Indonesia minus 2,19%.
Baca Juga: Breaking News: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07%
&quot;Secara  kumulatif pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 mengalami kontraksi 2,07%. Tapi ini masih lebih baik,&quot; kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/2/2021).
Menurutnya perekonomian di berbagai negara pada triwulan IV mulai membaik dibanding triwulan sebelumnya. Namun perbaikan belum terlalu signifikan dan masih dibayangi oleh kekhawatiran Virus Covid-19.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS80LzEyNjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Pada triwulan IV berbagai negara kembali melakukan lockdown akibat peningkatan kasus Virus Corona. Beberapa negara masih kontraksi, yang positif hanya China dan Vietnam.Inflasi di berbagai negara di 2020 juga mengalami perlambatan  signifikan bahkan mengarah ke deflasi. Hal ini disebabkan oleh  pembatasan mobilisasi juga pergerakan masyarakat di seluruh negara.
&quot;Pandemi menghantam dua sisi, baik dari sisi demand maupun supply,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
