<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07%, Terparah sejak Krisis 1998</title><description>Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 minus 2,07% dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 4,97%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/05/320/2356905/ekonomi-indonesia-2020-minus-2-07-terparah-sejak-krisis-1998</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/05/320/2356905/ekonomi-indonesia-2020-minus-2-07-terparah-sejak-krisis-1998"/><item><title>Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07%, Terparah sejak Krisis 1998</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/05/320/2356905/ekonomi-indonesia-2020-minus-2-07-terparah-sejak-krisis-1998</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/05/320/2356905/ekonomi-indonesia-2020-minus-2-07-terparah-sejak-krisis-1998</guid><pubDate>Jum'at 05 Februari 2021 10:29 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/05/320/2356905/ekonomi-indonesia-2020-minus-2-07-terparah-sejak-krisis-1998-bzmuKAAokG.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/05/320/2356905/ekonomi-indonesia-2020-minus-2-07-terparah-sejak-krisis-1998-bzmuKAAokG.jpeg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 minus 2,07% dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 4,97%. Sementara itu, pada kuartal IV 2020 ekonomi Indonesia minus 2,19%.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan angka ini menjadi catatan terburuk sejak kejadian krisis moneter 1998, 22 tahun lalu.
Baca Juga: Breaking News: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07%
Sebagai informasi, krisis ekonomi berkepanjangan membawa ekonomi Indonesia pada 1998 mengalami kontraksi hingga 13,16%. Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) saat itu juga tembus Rp 16.650 dari yang awalnya Rp 2.000.
&quot;Dengan demikian sejak 1998 untuk pertama kalinya pertumbuhan ekonomi alami kontraksi karena adanya krismon dan global, dan di 2020 minus 2,07% karena pandemi,&quot; kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/2/2021).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS80LzEyNjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Saat ini, kata dia ekonomi Indonesia masih terjebak di jurang resesi setelah mengalami kontraksi selama tiga kuartal berturut-turut. Wabah virus covid-19 yang masih membelenggu seluruh negara di dunia menjadi biang kerok pelemahan ekonomi domestik.&quot;Ini merupakan dampak pandemi COVID yang melanda seluruh dunia  termasuk Indonesia dan kita juga melihat buruknya dampak pandemi ke  seluruh ekonomi,&quot; bebernya.
Dia pun optimis ekonomi Indonesia masih tumbuh positif di 2021. Hal  ini dikarenakan adanya program vaksinasi yang akan segera dilakukan pada  tahun ini
&quot;Tapi saya optimis ekonomi Indonesia masih akan lebih baik dibandingkan 2021,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 minus 2,07% dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 4,97%. Sementara itu, pada kuartal IV 2020 ekonomi Indonesia minus 2,19%.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan angka ini menjadi catatan terburuk sejak kejadian krisis moneter 1998, 22 tahun lalu.
Baca Juga: Breaking News: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07%
Sebagai informasi, krisis ekonomi berkepanjangan membawa ekonomi Indonesia pada 1998 mengalami kontraksi hingga 13,16%. Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) saat itu juga tembus Rp 16.650 dari yang awalnya Rp 2.000.
&quot;Dengan demikian sejak 1998 untuk pertama kalinya pertumbuhan ekonomi alami kontraksi karena adanya krismon dan global, dan di 2020 minus 2,07% karena pandemi,&quot; kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/2/2021).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS80LzEyNjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Saat ini, kata dia ekonomi Indonesia masih terjebak di jurang resesi setelah mengalami kontraksi selama tiga kuartal berturut-turut. Wabah virus covid-19 yang masih membelenggu seluruh negara di dunia menjadi biang kerok pelemahan ekonomi domestik.&quot;Ini merupakan dampak pandemi COVID yang melanda seluruh dunia  termasuk Indonesia dan kita juga melihat buruknya dampak pandemi ke  seluruh ekonomi,&quot; bebernya.
Dia pun optimis ekonomi Indonesia masih tumbuh positif di 2021. Hal  ini dikarenakan adanya program vaksinasi yang akan segera dilakukan pada  tahun ini
&quot;Tapi saya optimis ekonomi Indonesia masih akan lebih baik dibandingkan 2021,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
