<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Minus, Kecuali Sulawesi, Maluku dan Papua</title><description>Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih minus hingga akhir 2020</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/05/320/2356971/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-minus-kecuali-sulawesi-maluku-dan-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/05/320/2356971/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-minus-kecuali-sulawesi-maluku-dan-papua"/><item><title>Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Minus, Kecuali Sulawesi, Maluku dan Papua</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/05/320/2356971/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-minus-kecuali-sulawesi-maluku-dan-papua</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/05/320/2356971/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-minus-kecuali-sulawesi-maluku-dan-papua</guid><pubDate>Jum'at 05 Februari 2021 11:54 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/05/320/2356971/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-minus-kecuali-sulawesi-maluku-dan-papua-G4S7iLedwH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertumbuhan Ekonomi RI 2020. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/05/320/2356971/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-minus-kecuali-sulawesi-maluku-dan-papua-G4S7iLedwH.jpg</image><title>Pertumbuhan Ekonomi RI 2020. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih minus hingga akhir 2020. Hanya Pulau Sulawesi, Maluku dan Papua saja yang pertumbuhan ekonominya positif.
Kepala BPS Suhariyanto merinci, pertumnuhan Pulau Jawa mengalami kontraksi minus 2,51%, Pulau Sumatera minus 1,19%, Pulau Kalimantan minus 2,27%, Pulau Bali dan Nusa Tenggara minus 5,01%. Sedangkan,  Pulau Sulawesi tumbuh 0,23%, dan Pulau Maluku dan Papua tumbuh 1,44%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07%, Terparah sejak Krisis 1998
&quot;Karena ada pembatasan kegiatan menjadi ekonomi terkontraksi di Pulau Jawa,&quot; kata Suhariyanto dalam video virtual, Jumat (5/2/2021).
Kata dia, penyebab Pulau Sulawesi dan Pulau Maluku dan Papua masih tumbuh perekonomiannya karena ada beberapa provinsi yang mengalami pertumbuhan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07%, BPS: Masih Lebih Baik
&quot;Untuk Sulawesi Tengah perekonomiannya tumbuh 4,86% karena ada kenaikan produksi feronikel. Sementara untuk Papua masih tumbuh 1,44% karena ada dua provinsi yang tumbuh positif yaitu Maluku Utara sebesar 4,29% dan Papua 3,23%. Papua tumbuh positif karena ada kenaikan produksi tembaga,&quot; bebernya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS80LzEyNjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia menambahkan, struktur ekonomi Indonesia secara spasial masih didominasi oleh Pulau Jawa dan Pulau Sumatera yang memiliki kontribusi terhadap PDB sekitar 80%.
&quot;Dilihat secara spasial, struktur ekonomi tidak berubah, masih di dominasi Jawa dan Sumatera,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih minus hingga akhir 2020. Hanya Pulau Sulawesi, Maluku dan Papua saja yang pertumbuhan ekonominya positif.
Kepala BPS Suhariyanto merinci, pertumnuhan Pulau Jawa mengalami kontraksi minus 2,51%, Pulau Sumatera minus 1,19%, Pulau Kalimantan minus 2,27%, Pulau Bali dan Nusa Tenggara minus 5,01%. Sedangkan,  Pulau Sulawesi tumbuh 0,23%, dan Pulau Maluku dan Papua tumbuh 1,44%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07%, Terparah sejak Krisis 1998
&quot;Karena ada pembatasan kegiatan menjadi ekonomi terkontraksi di Pulau Jawa,&quot; kata Suhariyanto dalam video virtual, Jumat (5/2/2021).
Kata dia, penyebab Pulau Sulawesi dan Pulau Maluku dan Papua masih tumbuh perekonomiannya karena ada beberapa provinsi yang mengalami pertumbuhan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07%, BPS: Masih Lebih Baik
&quot;Untuk Sulawesi Tengah perekonomiannya tumbuh 4,86% karena ada kenaikan produksi feronikel. Sementara untuk Papua masih tumbuh 1,44% karena ada dua provinsi yang tumbuh positif yaitu Maluku Utara sebesar 4,29% dan Papua 3,23%. Papua tumbuh positif karena ada kenaikan produksi tembaga,&quot; bebernya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS80LzEyNjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia menambahkan, struktur ekonomi Indonesia secara spasial masih didominasi oleh Pulau Jawa dan Pulau Sumatera yang memiliki kontribusi terhadap PDB sekitar 80%.
&quot;Dilihat secara spasial, struktur ekonomi tidak berubah, masih di dominasi Jawa dan Sumatera,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
