<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Fakta Erick Thohir Bakal Bawa 12 BUMN Melantai di Bursa   </title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan membawa 8-12 BUMN  melakukan IPO.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/06/278/2357026/3-fakta-erick-thohir-bakal-bawa-12-bumn-melantai-di-bursa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/06/278/2357026/3-fakta-erick-thohir-bakal-bawa-12-bumn-melantai-di-bursa"/><item><title>3 Fakta Erick Thohir Bakal Bawa 12 BUMN Melantai di Bursa   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/06/278/2357026/3-fakta-erick-thohir-bakal-bawa-12-bumn-melantai-di-bursa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/06/278/2357026/3-fakta-erick-thohir-bakal-bawa-12-bumn-melantai-di-bursa</guid><pubDate>Sabtu 06 Februari 2021 12:15 WIB</pubDate><dc:creator>Reza Andrafirdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/05/278/2357026/3-fakta-erick-thohir-bakal-bawa-12-bumn-melantai-di-bursa-r0t9CLRQQP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IPO (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/05/278/2357026/3-fakta-erick-thohir-bakal-bawa-12-bumn-melantai-di-bursa-r0t9CLRQQP.jpg</image><title>IPO (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash;&amp;nbsp; Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan membawa 8-12 BUMN&amp;nbsp; melakukan IPO. Kementerian BUMN akan segera melakukannya dalam beberapa waktu ke depan.

Oleh sebab itu, berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta mengenai 12 BUMN segera IPO dalam beberapa tahun ini.

1.   Target 3 Tahun ke Depan

12 perusahaan BUMN segera melakukan IPO. Target ini merupakan rencana dalam tiga tahun ke depan Kementerian BUMN.

&quot;Kami akan melakukan listing untuk 8 hingga 12 perusahaan lingkungan BUMN. Baik itu anak ataupun cucu perusahaan. Saya tidak akan sebut angka pasti, nanti dicari-cari lagi. Ini untuk target hingga 2023,&quot; ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, dalam live streaming perdagangan perdana PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) hari ini di Jakarta, Kamis (4/2/2021).
Baca Juga: 12 BUMN Bakal IPO Dinanti Para Investor&amp;nbsp;
2.  Perusahaan Akan Go Public

Dia menjanjikan perusahaan yang akan go public tersebut sudah diseleksi yang memiliki bisnis jangka panjang dan berkinerja baik.

&quot;Bukan sekedar go public tapi harus ada fundamental dan sustainability,&quot; ujarnya.

Bahkan dia juga menyadari dari 28 perusahaan BUMN yang sekarang sudah listing setidaknya ada 4 yang kondisinya berat.

&quot;Ada 4 yang terengah-engah. Ini yang akan kita perbaiki juga,&quot; lanjutnya.

3. Untuk Mendorong Perusahaan ke Tingkat Global

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan, tiga tahun ke depan ada banyak BUMN yang bisa menapaki sayap bisnisnya di kancah global. Langkah itu bagian dari transformasi BUMN.

Upaya mendorong kinerja perusahaan negara di tingkat global seiring dengan keterbukaan akses dan informasi yang memungkinkan hampir semua perusahaan negara-negara di dunia dapat unjuk gigi. Karenanya, BUMN diharapkan mampu menjadi preference daripada perusahaan global itu sendiri.

&quot;Saya mengharapkan juga banyak perusahaan-perusahaan BUMN menjadi preference daripada global, karena persaingan sekarang sangat terbuka. Karena itu juga dalam transformasi di BUMN kami percaya untuk tiga tahun ke depan, saya bersama para Wamen, dan ini bagian dari transparansi, good corporate governance, kami akan melistingkan lebih banyak BUMN lagi, anaknya atau cucunya,&quot; ujarnya Kamis (4/2/2021).
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash;&amp;nbsp; Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan membawa 8-12 BUMN&amp;nbsp; melakukan IPO. Kementerian BUMN akan segera melakukannya dalam beberapa waktu ke depan.

Oleh sebab itu, berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta mengenai 12 BUMN segera IPO dalam beberapa tahun ini.

1.   Target 3 Tahun ke Depan

12 perusahaan BUMN segera melakukan IPO. Target ini merupakan rencana dalam tiga tahun ke depan Kementerian BUMN.

&quot;Kami akan melakukan listing untuk 8 hingga 12 perusahaan lingkungan BUMN. Baik itu anak ataupun cucu perusahaan. Saya tidak akan sebut angka pasti, nanti dicari-cari lagi. Ini untuk target hingga 2023,&quot; ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, dalam live streaming perdagangan perdana PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) hari ini di Jakarta, Kamis (4/2/2021).
Baca Juga: 12 BUMN Bakal IPO Dinanti Para Investor&amp;nbsp;
2.  Perusahaan Akan Go Public

Dia menjanjikan perusahaan yang akan go public tersebut sudah diseleksi yang memiliki bisnis jangka panjang dan berkinerja baik.

&quot;Bukan sekedar go public tapi harus ada fundamental dan sustainability,&quot; ujarnya.

Bahkan dia juga menyadari dari 28 perusahaan BUMN yang sekarang sudah listing setidaknya ada 4 yang kondisinya berat.

&quot;Ada 4 yang terengah-engah. Ini yang akan kita perbaiki juga,&quot; lanjutnya.

3. Untuk Mendorong Perusahaan ke Tingkat Global

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan, tiga tahun ke depan ada banyak BUMN yang bisa menapaki sayap bisnisnya di kancah global. Langkah itu bagian dari transformasi BUMN.

Upaya mendorong kinerja perusahaan negara di tingkat global seiring dengan keterbukaan akses dan informasi yang memungkinkan hampir semua perusahaan negara-negara di dunia dapat unjuk gigi. Karenanya, BUMN diharapkan mampu menjadi preference daripada perusahaan global itu sendiri.

&quot;Saya mengharapkan juga banyak perusahaan-perusahaan BUMN menjadi preference daripada global, karena persaingan sekarang sangat terbuka. Karena itu juga dalam transformasi di BUMN kami percaya untuk tiga tahun ke depan, saya bersama para Wamen, dan ini bagian dari transparansi, good corporate governance, kami akan melistingkan lebih banyak BUMN lagi, anaknya atau cucunya,&quot; ujarnya Kamis (4/2/2021).
</content:encoded></item></channel></rss>
