<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Telur Merosot, Peternak Menjerit</title><description>Harga telur merosot tajam membuat sejumlah peternak ayam petelur di Boyolali, Jawa Tengah kesulitan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/06/320/2357524/harga-telur-merosot-peternak-menjerit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/06/320/2357524/harga-telur-merosot-peternak-menjerit"/><item><title>Harga Telur Merosot, Peternak Menjerit</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/06/320/2357524/harga-telur-merosot-peternak-menjerit</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/06/320/2357524/harga-telur-merosot-peternak-menjerit</guid><pubDate>Sabtu 06 Februari 2021 10:47 WIB</pubDate><dc:creator>Tata Rahmanta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/06/320/2357524/harga-telur-merosot-peternak-menjerit-ICxIo3hprr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Telur (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/06/320/2357524/harga-telur-merosot-peternak-menjerit-ICxIo3hprr.jpg</image><title>Harga Telur (Foto: Okezone)</title></images><description>BOYOLALI &amp;ndash; Harga telur merosot tajam membuat sejumlah peternak ayam petelur di Boyolali, Jawa Tengah kesulitan. Belum selesai menghadapi masalah harga telur yang merosot drastis, saat ini mereka dihadapkan dengan naiknya harga pakan ternak. Meski merugi, para peternak hanya bisa pasrah dengan keadaan.
Baca Juga: Mulai Stabil, Harga Telur Paling Mahal Rp24.500/Kg
 
Merosotnya harga telur yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir sudah membuat peternak ayam petelur merugi dan belum menemukan jalan keluarnya. Namun, saat ini peternak dihadapkan dengan tingginya harga pakan ternak. Untuk mengurangi pengeluaran, peternak terpaksa memberhentikan sejumlah karyawannya.
Salah satunya Sutarno,  peternak ayam petelur di Desa Madu, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah. Sejak satu bulan terakhir ia terpaksa  menangani tiga ribu ekor ayam sendirian karena sudah tidak mampu lagi membayar upah pekerjanya.
Baca Juga: Harga Meroket, Puluhan Emak-Emak Rela Antre Beli Telur Pecah
 
Sejak akhir Januari lalu, harga pakan ayam petelur terus meroket dari harga Rp5.000 per kilo kini naik menjadi Rp6.200 per kg. Hal ini membuat para peternak semakin merugi.  Terlebih harga telur ayam saat ini hanya kisaran Rp19.000 per kilogramnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8yNy80LzEyNzk3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, Kepala Desa setempat membenarkan, di Desa Madu  terdapat tujuh peternak ayam petelur dan pedaging. Dirinya khawatir,  apabila warganya merugi terus akan menyebabkan gulung tikar.
Para peternak berharap pemerintah menstabilkan harga telur dan pakan sehingga tidak terus menerus merugi.</description><content:encoded>BOYOLALI &amp;ndash; Harga telur merosot tajam membuat sejumlah peternak ayam petelur di Boyolali, Jawa Tengah kesulitan. Belum selesai menghadapi masalah harga telur yang merosot drastis, saat ini mereka dihadapkan dengan naiknya harga pakan ternak. Meski merugi, para peternak hanya bisa pasrah dengan keadaan.
Baca Juga: Mulai Stabil, Harga Telur Paling Mahal Rp24.500/Kg
 
Merosotnya harga telur yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir sudah membuat peternak ayam petelur merugi dan belum menemukan jalan keluarnya. Namun, saat ini peternak dihadapkan dengan tingginya harga pakan ternak. Untuk mengurangi pengeluaran, peternak terpaksa memberhentikan sejumlah karyawannya.
Salah satunya Sutarno,  peternak ayam petelur di Desa Madu, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah. Sejak satu bulan terakhir ia terpaksa  menangani tiga ribu ekor ayam sendirian karena sudah tidak mampu lagi membayar upah pekerjanya.
Baca Juga: Harga Meroket, Puluhan Emak-Emak Rela Antre Beli Telur Pecah
 
Sejak akhir Januari lalu, harga pakan ayam petelur terus meroket dari harga Rp5.000 per kilo kini naik menjadi Rp6.200 per kg. Hal ini membuat para peternak semakin merugi.  Terlebih harga telur ayam saat ini hanya kisaran Rp19.000 per kilogramnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8yNy80LzEyNzk3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, Kepala Desa setempat membenarkan, di Desa Madu  terdapat tujuh peternak ayam petelur dan pedaging. Dirinya khawatir,  apabila warganya merugi terus akan menyebabkan gulung tikar.
Para peternak berharap pemerintah menstabilkan harga telur dan pakan sehingga tidak terus menerus merugi.</content:encoded></item></channel></rss>
