<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Maluku Jadi Lumbung Ikan Nasional di 2023, Bahlil: Kata Pak Jokowi Tak Boleh Lama-Lama</title><description>Maluku dikembangkan sebagai Lumbung ikan Nasional (LIN) demi mendorong perekonomian masyarakat wilayah Timur  Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/06/320/2357536/maluku-jadi-lumbung-ikan-nasional-di-2023-bahlil-kata-pak-jokowi-tak-boleh-lama-lama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/06/320/2357536/maluku-jadi-lumbung-ikan-nasional-di-2023-bahlil-kata-pak-jokowi-tak-boleh-lama-lama"/><item><title>Maluku Jadi Lumbung Ikan Nasional di 2023, Bahlil: Kata Pak Jokowi Tak Boleh Lama-Lama</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/06/320/2357536/maluku-jadi-lumbung-ikan-nasional-di-2023-bahlil-kata-pak-jokowi-tak-boleh-lama-lama</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/06/320/2357536/maluku-jadi-lumbung-ikan-nasional-di-2023-bahlil-kata-pak-jokowi-tak-boleh-lama-lama</guid><pubDate>Sabtu 06 Februari 2021 11:04 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/06/320/2357536/maluku-jadi-lumbung-ikan-nasional-di-2023-bahlil-kata-pak-jokowi-tak-boleh-lama-lama-GOjbl5J0MM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/06/320/2357536/maluku-jadi-lumbung-ikan-nasional-di-2023-bahlil-kata-pak-jokowi-tak-boleh-lama-lama-GOjbl5J0MM.jpg</image><title>Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Maluku dikembangkan sebagai Lumbung ikan Nasional (LIN). Hal ini dilakukan untuk mendorong perekonomian masyarakat wilayah Timur Indonesia.
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa tujuan kedatangannya ke Maluku adalah untuk memastikan sinkronisasi persiapan infrastruktur, baik dari pelabuhan perikanan maupun kawasan perindustriannya.
Baca Juga: Jurus Menteri Trenggono Siapkan Lumbung Ikan Nasional
 
Dia menjelaskan pola kerja sama pembangunan pelabuhan baru ini akan melibatkan investasi yang dikelola oleh swasta, dengan kehadiran pemerintah dalam menyiapkan infrastruktur dasar.
&amp;ldquo;Sesuai arahan Presiden Jokowi, tidak boleh lama-lama, harus action cepat. Ditargetkan pada tahun 2023, pelabuhan dan infrastruktur lainnya, bahkan tenant-tenant untuk industrinya sudah bisa berjalan. Untuk perizinan terkait dengan urusan ini, terutama perizinan pusat, kami dari BKPM akan membantu penuh, sehingga percepatan dapat dilakukan,&amp;rdquo; kata Bahlil dalam keterangannya resminya, Sabtu (6/2/2021).
Baca Juga: Maluku Jadi Lumbung Ikan Nasional, Menhub Bakal Siapkan Pelabuhan Terintegrasi
 
Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan studi secara mendalam yang juga didukung oleh studi Bank Dunia. Di Maluku sudah dipetakan untuk dapat dibangun pelabuhan baru dan harus dikolaborasikan dengan lumbung ikan yang sudah dicanangkan sejak jaman pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
&amp;ldquo;Apa yang kita lakukan adalah memulai proyek ini dengan APBN. Setelah ini baru mengundang swasta. Dalam konteks Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), anggaran dari pemerintah adalah melakukan pembiayaan infrastruktur dasar, sedangkan infrastruktur tambahan akan dibiayai swasta. Amanah kita kepada Maluku, suatu daerah yang indah sekali. Kita mendukung apa yang nanti akan kita bangun di sini. Selamat untuk Maluku,&amp;rdquo; ujar Budi.Disaat yang bersamaan, Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti  Trenggono optimistis bahwa nantinya perekonomian di Maluku dapat tumbuh  seiring dengan pemanfaatan seluruh potensi ekonomi sektor perikanan dan  biota kelautan melalui rencana pembangunan pelabuhan perikanan yang  modern.
&amp;ldquo;Untuk penyediaan sarana pelabuhan, tentu menjadi tugas dan tanggung  jawab Kemenhub, perizinan investasi jadi tugas dan tanggung jawabannya  BKPM. Perizinan wilayah tentu di sini ada Bapak Gubernur. Kami  mempersiapkan dari aspek ekonominya, di mana ekonominya adalah ikan dan  lain sebagainya yang berkaitan dengan biota laut. Mohon dukungan dari  rekan-rekan media, agar pembangunan ekonomi Timur ini bisa  dilaksanakan,&amp;rdquo; jelas Trenggono.
Sebagai tuan rumah, Gubernur Maluku Murad Ismail menyampaikan  apresiasinya kepada Presiden dan pemerintah pusat. Saat ini telah  dilakukan peninjauan di 3 alternatif lokasi yang akan diputuskan salah  satunya dalam waktu dekat.
&amp;ldquo;Ini kami sambil cek lokasi dan ternyata masih ada 3 alternatif  lokasi yang sudah kami lihat semua. Setelah ini kami akan berembuk lagi  untuk mencari mana yang terbaik. Sudah ada bayangan, namun kami belum  menentukan. Kami juga sudah membentuk tim untuk pelaksanaan, bagaimana  untuk pembebasan lahan selanjutnya,&amp;rdquo; ujar Murad.
Rencana pembangunan pelabuhan perikanan di Ambon, Maluku ini  ditargetkan dapat selesai pada akhir tahun 2023 nanti. Kolaborasi antara  pemerintah pusat dan daerah, menjadi kunci penting dalam merealisasikan  pelaksanaan pembangunan pelabuhan perikanan tersebut.
</description><content:encoded>JAKARTA - Maluku dikembangkan sebagai Lumbung ikan Nasional (LIN). Hal ini dilakukan untuk mendorong perekonomian masyarakat wilayah Timur Indonesia.
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa tujuan kedatangannya ke Maluku adalah untuk memastikan sinkronisasi persiapan infrastruktur, baik dari pelabuhan perikanan maupun kawasan perindustriannya.
Baca Juga: Jurus Menteri Trenggono Siapkan Lumbung Ikan Nasional
 
Dia menjelaskan pola kerja sama pembangunan pelabuhan baru ini akan melibatkan investasi yang dikelola oleh swasta, dengan kehadiran pemerintah dalam menyiapkan infrastruktur dasar.
&amp;ldquo;Sesuai arahan Presiden Jokowi, tidak boleh lama-lama, harus action cepat. Ditargetkan pada tahun 2023, pelabuhan dan infrastruktur lainnya, bahkan tenant-tenant untuk industrinya sudah bisa berjalan. Untuk perizinan terkait dengan urusan ini, terutama perizinan pusat, kami dari BKPM akan membantu penuh, sehingga percepatan dapat dilakukan,&amp;rdquo; kata Bahlil dalam keterangannya resminya, Sabtu (6/2/2021).
Baca Juga: Maluku Jadi Lumbung Ikan Nasional, Menhub Bakal Siapkan Pelabuhan Terintegrasi
 
Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan studi secara mendalam yang juga didukung oleh studi Bank Dunia. Di Maluku sudah dipetakan untuk dapat dibangun pelabuhan baru dan harus dikolaborasikan dengan lumbung ikan yang sudah dicanangkan sejak jaman pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
&amp;ldquo;Apa yang kita lakukan adalah memulai proyek ini dengan APBN. Setelah ini baru mengundang swasta. Dalam konteks Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), anggaran dari pemerintah adalah melakukan pembiayaan infrastruktur dasar, sedangkan infrastruktur tambahan akan dibiayai swasta. Amanah kita kepada Maluku, suatu daerah yang indah sekali. Kita mendukung apa yang nanti akan kita bangun di sini. Selamat untuk Maluku,&amp;rdquo; ujar Budi.Disaat yang bersamaan, Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti  Trenggono optimistis bahwa nantinya perekonomian di Maluku dapat tumbuh  seiring dengan pemanfaatan seluruh potensi ekonomi sektor perikanan dan  biota kelautan melalui rencana pembangunan pelabuhan perikanan yang  modern.
&amp;ldquo;Untuk penyediaan sarana pelabuhan, tentu menjadi tugas dan tanggung  jawab Kemenhub, perizinan investasi jadi tugas dan tanggung jawabannya  BKPM. Perizinan wilayah tentu di sini ada Bapak Gubernur. Kami  mempersiapkan dari aspek ekonominya, di mana ekonominya adalah ikan dan  lain sebagainya yang berkaitan dengan biota laut. Mohon dukungan dari  rekan-rekan media, agar pembangunan ekonomi Timur ini bisa  dilaksanakan,&amp;rdquo; jelas Trenggono.
Sebagai tuan rumah, Gubernur Maluku Murad Ismail menyampaikan  apresiasinya kepada Presiden dan pemerintah pusat. Saat ini telah  dilakukan peninjauan di 3 alternatif lokasi yang akan diputuskan salah  satunya dalam waktu dekat.
&amp;ldquo;Ini kami sambil cek lokasi dan ternyata masih ada 3 alternatif  lokasi yang sudah kami lihat semua. Setelah ini kami akan berembuk lagi  untuk mencari mana yang terbaik. Sudah ada bayangan, namun kami belum  menentukan. Kami juga sudah membentuk tim untuk pelaksanaan, bagaimana  untuk pembebasan lahan selanjutnya,&amp;rdquo; ujar Murad.
Rencana pembangunan pelabuhan perikanan di Ambon, Maluku ini  ditargetkan dapat selesai pada akhir tahun 2023 nanti. Kolaborasi antara  pemerintah pusat dan daerah, menjadi kunci penting dalam merealisasikan  pelaksanaan pembangunan pelabuhan perikanan tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
