<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Biro Umrah Prihatin dan Sedih WNI Dilarang Masuk Arab Saudi</title><description>Warga Negara Indonesia (WNI) dilarang masuk ke negara Arab Saudi. Hal ini ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/06/320/2357553/pengusaha-biro-umrah-prihatin-dan-sedih-wni-dilarang-masuk-arab-saudi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/06/320/2357553/pengusaha-biro-umrah-prihatin-dan-sedih-wni-dilarang-masuk-arab-saudi"/><item><title>Pengusaha Biro Umrah Prihatin dan Sedih WNI Dilarang Masuk Arab Saudi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/06/320/2357553/pengusaha-biro-umrah-prihatin-dan-sedih-wni-dilarang-masuk-arab-saudi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/06/320/2357553/pengusaha-biro-umrah-prihatin-dan-sedih-wni-dilarang-masuk-arab-saudi</guid><pubDate>Sabtu 06 Februari 2021 11:39 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/06/320/2357553/pengusaha-biro-umrah-prihatin-dan-sedih-wni-dilarang-masuk-arab-saudi-eUZ7GfBQSz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Makkah (Foto: Arab News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/06/320/2357553/pengusaha-biro-umrah-prihatin-dan-sedih-wni-dilarang-masuk-arab-saudi-eUZ7GfBQSz.jpg</image><title>Makkah (Foto: Arab News)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Warga Negara Indonesia (WNI) dilarang masuk ke negara Arab Saudi. Hal ini ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.
Kementerian mengumumkan daftar 20 negara yang tidak diperkenankan masuk Saudi termasuk Indonesia. Namun, ada beberapa pengecualian yaitu warga Saudi yang akan kembali ke Saudi, Diplomat, Tenaga Kesehatan &amp;amp; keluarganya. Peraturan baru ini berlaku mulai 3 Februari pada pukul 21.00 hingga waktu yang tidak ditentukan.
Baca Juga: EKSKLUSIF dari Arab Saudi: Makkah Dingin Diguyur Hujan, Bikin Ibadah Terasa Syahdu
 
Adapun negara negara yang tidak diperkenankan masuk adalah: Argentina, Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Republik Indonesia, Irlandia, Italia, Pakistan, Brasil, Portugis, Inggris, Turki, Afrika Selatan, Swedia, Swiss, Prancis, Lebanon, Mesir, India, Jepang dan warga negara yang diperbolehkan tapi dalam 14 hari terakhir masuk ke 20 negara yang dilarang.
Berkenaan dengan hal ini KJRI Jeddah menghimbau warga Indonesia yang telah membeli tiket penerbangan atau lainnya untuk kembali ke Indonesia dalam beberapa hari ke depan agar menghubungi pihak penerbangan/transportasi tersebut untuk memastikan kepastian keberangkatan ke tanah air.
Baca Juga: Ulama Ternama di Saudi Mendadak Hentikan Ceramah Kajian, Ada Apa?
 
&quot;Saya selaku Kabid Umrah Amphuri &amp;amp; CEO Khazzanah Tours sangat prihatin dan sedih dengan pengumuman ini padahal penyelenggara umrah atau PPIU sedang semangat semangatnya promosi program umrah dan mempersiapkan keberangkatan Umrah setelah Kerajaan Arab Saudi memberikan syarat umur menjadi 18-60 tahun pada tanggal 22 Januari 2021 disambut baik oleh PPIU dan masyarakat Muslim,&quot; ujar Kabid Umrah Amphuri Zaky Zakaria Anshary kepada MNC Portal News di Jakarta, Rabu(3/2/2021).
Karena, lanjut dia, seperti data Kemenag, jika 52% (30.828) jamaah waiting list berumur diatas 50 tahun, setelah umur meningkat otomatis volume keberangkatan meningkat. Bahkan travel PPIU yang sebelumnya kantornya tutup diawal Februari sudah banyak yang buka.Khazzanah Tours sendiri diakhir Februari sudah mempersiapkan Program  Milad Khazzanah dengan banyak group yang akan diberangkatkan tapi karena  ditutup kami akan mulai umumkan kepada Jamaah regulasi terakhir Arab  Saudi.
&quot;Kalau melihat awal ditutupnya umrah pada 27 Februari 2020, artinya  di tanggal 27 Februari nanti genap Usaha Umrah dan Haji selama 1 tahun  dalam kondisi pandemi, kami berharap Pemerintah Indonesia memberikan  perhatian ke Bidang Usaha Umrah, Haji dan wisata ini untuk membantu  dengan berbagai cara karena ditutupnya usaha ini dampaknya kepada ribuan  perusahaan penyelenggara Umrah, Haji &amp;amp; Wisata (PPIU &amp;amp; PIHK),  ratusan ribu pegawai perusahaan dan bisa jadi yang terdampak jutaan  orang sekiranya kantor cabang dan agen-agen PPIU &amp;amp; PIHK dimasukkan,&quot;  terangnya.
Dia mencontohkan Khazzanah Tours memiliki 59 kantor cabang dan 150  agen. Lebih tentu kalau dikali jumlah rata rata PPIU &amp;amp; PIHK, dimana  jumlahnya bisa jutaan orang yang terdampak.
&quot;Apapun keputusan Saudi Arabia tetap kami dukung demi kebaikan kita  bersama, semoga keputusan ini bisa dicabut segera dan masyarakat Islam  yang sudah siap berangkat bisa segera ke tanah suci, semoga semua ada  hikmahnya. Semoga bermanfaat dan semoga pandemi bisa cepat berakhir,&quot;  pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Warga Negara Indonesia (WNI) dilarang masuk ke negara Arab Saudi. Hal ini ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.
Kementerian mengumumkan daftar 20 negara yang tidak diperkenankan masuk Saudi termasuk Indonesia. Namun, ada beberapa pengecualian yaitu warga Saudi yang akan kembali ke Saudi, Diplomat, Tenaga Kesehatan &amp;amp; keluarganya. Peraturan baru ini berlaku mulai 3 Februari pada pukul 21.00 hingga waktu yang tidak ditentukan.
Baca Juga: EKSKLUSIF dari Arab Saudi: Makkah Dingin Diguyur Hujan, Bikin Ibadah Terasa Syahdu
 
Adapun negara negara yang tidak diperkenankan masuk adalah: Argentina, Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Republik Indonesia, Irlandia, Italia, Pakistan, Brasil, Portugis, Inggris, Turki, Afrika Selatan, Swedia, Swiss, Prancis, Lebanon, Mesir, India, Jepang dan warga negara yang diperbolehkan tapi dalam 14 hari terakhir masuk ke 20 negara yang dilarang.
Berkenaan dengan hal ini KJRI Jeddah menghimbau warga Indonesia yang telah membeli tiket penerbangan atau lainnya untuk kembali ke Indonesia dalam beberapa hari ke depan agar menghubungi pihak penerbangan/transportasi tersebut untuk memastikan kepastian keberangkatan ke tanah air.
Baca Juga: Ulama Ternama di Saudi Mendadak Hentikan Ceramah Kajian, Ada Apa?
 
&quot;Saya selaku Kabid Umrah Amphuri &amp;amp; CEO Khazzanah Tours sangat prihatin dan sedih dengan pengumuman ini padahal penyelenggara umrah atau PPIU sedang semangat semangatnya promosi program umrah dan mempersiapkan keberangkatan Umrah setelah Kerajaan Arab Saudi memberikan syarat umur menjadi 18-60 tahun pada tanggal 22 Januari 2021 disambut baik oleh PPIU dan masyarakat Muslim,&quot; ujar Kabid Umrah Amphuri Zaky Zakaria Anshary kepada MNC Portal News di Jakarta, Rabu(3/2/2021).
Karena, lanjut dia, seperti data Kemenag, jika 52% (30.828) jamaah waiting list berumur diatas 50 tahun, setelah umur meningkat otomatis volume keberangkatan meningkat. Bahkan travel PPIU yang sebelumnya kantornya tutup diawal Februari sudah banyak yang buka.Khazzanah Tours sendiri diakhir Februari sudah mempersiapkan Program  Milad Khazzanah dengan banyak group yang akan diberangkatkan tapi karena  ditutup kami akan mulai umumkan kepada Jamaah regulasi terakhir Arab  Saudi.
&quot;Kalau melihat awal ditutupnya umrah pada 27 Februari 2020, artinya  di tanggal 27 Februari nanti genap Usaha Umrah dan Haji selama 1 tahun  dalam kondisi pandemi, kami berharap Pemerintah Indonesia memberikan  perhatian ke Bidang Usaha Umrah, Haji dan wisata ini untuk membantu  dengan berbagai cara karena ditutupnya usaha ini dampaknya kepada ribuan  perusahaan penyelenggara Umrah, Haji &amp;amp; Wisata (PPIU &amp;amp; PIHK),  ratusan ribu pegawai perusahaan dan bisa jadi yang terdampak jutaan  orang sekiranya kantor cabang dan agen-agen PPIU &amp;amp; PIHK dimasukkan,&quot;  terangnya.
Dia mencontohkan Khazzanah Tours memiliki 59 kantor cabang dan 150  agen. Lebih tentu kalau dikali jumlah rata rata PPIU &amp;amp; PIHK, dimana  jumlahnya bisa jutaan orang yang terdampak.
&quot;Apapun keputusan Saudi Arabia tetap kami dukung demi kebaikan kita  bersama, semoga keputusan ini bisa dicabut segera dan masyarakat Islam  yang sudah siap berangkat bisa segera ke tanah suci, semoga semua ada  hikmahnya. Semoga bermanfaat dan semoga pandemi bisa cepat berakhir,&quot;  pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
