<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Bakal Bangun Sentra Budidaya Rumput Laut</title><description>Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana membangun sejumlah  sentra budi daya rumput laut di beberapa wilayah di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/08/320/2358509/ri-bakal-bangun-sentra-budidaya-rumput-laut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/08/320/2358509/ri-bakal-bangun-sentra-budidaya-rumput-laut"/><item><title>RI Bakal Bangun Sentra Budidaya Rumput Laut</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/08/320/2358509/ri-bakal-bangun-sentra-budidaya-rumput-laut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/08/320/2358509/ri-bakal-bangun-sentra-budidaya-rumput-laut</guid><pubDate>Senin 08 Februari 2021 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/08/320/2358509/ri-bakal-bangun-sentra-budidaya-rumput-laut-I6UrxB51v6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumput laut (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/08/320/2358509/ri-bakal-bangun-sentra-budidaya-rumput-laut-I6UrxB51v6.jpg</image><title>Rumput laut (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana membangun sejumlah sentra budi daya rumput laut di beberapa wilayah di Indonesia. Pembangunan itu, menerapkan teknik kultur jaringan guna mengembangkan kualitas dari komoditas tersebut.

&quot;Jadi akan turut dibangun juga kawasan-kawasan sentra budi daya rumput laut antara lain seperti di Maluku, Papua, hingga NTT, yang sepenuhnya memakai bibit rumput laut hasil dari kultur jaringan,&quot; ujar Dirjen Perikanan Budi daya KKP Slamet Soebjakto di Jakarta, Senin (8/2/2021).
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Rumput Laut Anjlok 50%, Petani Menjerit
Dia menjelaskan bibit rumput laut kultur jaringan merupakan teknik rekayasa perbanyakan bibit rumput laut dengan cara pengambilan jaringan dari induk rumput laut unggul untuk dilakukan pembesaran di laboratorium guna menghasilkan bibit yang berkualitas.

&quot;Penggunaan bibit kultur jaringan pada kawasan sentra rumput laut diharapkan dapat mendongkrak produksi rumput laut nasional yang saat ini mencapai 10,5 juta ton agar dapat ditingkatkan menjadi 12-13 juta ton pada tahun 2024,&quot; ungkap dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Alasan Korsel Tetap Impor Rumput Laut RI di Tengah Pandemi Covid-19
Pada tahun 2020 KKP telah menyalurkan bantuan bibit rumput laut sebanyak 192 ton kepada pembudidaya di seluruh Indonesia.
Sedangkan untuk tahun 2021 KKP menargetkan untuk dapat kembali  mendistribusikan bantuan bibit rumput laut sebanyak 200 ton serta paket  bantuan kebun bibit rumput laut sebanyak 100 paket.

&quot;BPBL (Balai Perikanan Budidaya Laut) Ambon merupakan salah satu unit  pelaksana teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perikanan Budi daya yang  berperan untuk melakukan pengembangan dan pendistribusian bibit rumput  laut di kawasan timur Indonesia, yang ke depannya akan mendapatkan tugas  untuk membangun kampung rumput laut yang rencananya akan dibangun di  daerah Tanimbar,&quot; tutur dia.

Dia menambahkan keberadaan BPBL Ambon selain menjadi penyokong  produksi perikanan budi daya nasional, UPT juga diharapkan dapat menjadi  inkubator bisnis sekaligus menjadi penggerak ekonomi di wilayahnya.

&quot;Selain itu, UPT juga harus menjadi pusat layanan dan penyebaran  teknologi di daerah serta dapat selalu hadir di saat masyarakat  memerlukan solusi sebagai bukti kehadiran pemerintah di tengah  masyarakat,&quot; tandas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana membangun sejumlah sentra budi daya rumput laut di beberapa wilayah di Indonesia. Pembangunan itu, menerapkan teknik kultur jaringan guna mengembangkan kualitas dari komoditas tersebut.

&quot;Jadi akan turut dibangun juga kawasan-kawasan sentra budi daya rumput laut antara lain seperti di Maluku, Papua, hingga NTT, yang sepenuhnya memakai bibit rumput laut hasil dari kultur jaringan,&quot; ujar Dirjen Perikanan Budi daya KKP Slamet Soebjakto di Jakarta, Senin (8/2/2021).
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Rumput Laut Anjlok 50%, Petani Menjerit
Dia menjelaskan bibit rumput laut kultur jaringan merupakan teknik rekayasa perbanyakan bibit rumput laut dengan cara pengambilan jaringan dari induk rumput laut unggul untuk dilakukan pembesaran di laboratorium guna menghasilkan bibit yang berkualitas.

&quot;Penggunaan bibit kultur jaringan pada kawasan sentra rumput laut diharapkan dapat mendongkrak produksi rumput laut nasional yang saat ini mencapai 10,5 juta ton agar dapat ditingkatkan menjadi 12-13 juta ton pada tahun 2024,&quot; ungkap dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Alasan Korsel Tetap Impor Rumput Laut RI di Tengah Pandemi Covid-19
Pada tahun 2020 KKP telah menyalurkan bantuan bibit rumput laut sebanyak 192 ton kepada pembudidaya di seluruh Indonesia.
Sedangkan untuk tahun 2021 KKP menargetkan untuk dapat kembali  mendistribusikan bantuan bibit rumput laut sebanyak 200 ton serta paket  bantuan kebun bibit rumput laut sebanyak 100 paket.

&quot;BPBL (Balai Perikanan Budidaya Laut) Ambon merupakan salah satu unit  pelaksana teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perikanan Budi daya yang  berperan untuk melakukan pengembangan dan pendistribusian bibit rumput  laut di kawasan timur Indonesia, yang ke depannya akan mendapatkan tugas  untuk membangun kampung rumput laut yang rencananya akan dibangun di  daerah Tanimbar,&quot; tutur dia.

Dia menambahkan keberadaan BPBL Ambon selain menjadi penyokong  produksi perikanan budi daya nasional, UPT juga diharapkan dapat menjadi  inkubator bisnis sekaligus menjadi penggerak ekonomi di wilayahnya.

&quot;Selain itu, UPT juga harus menjadi pusat layanan dan penyebaran  teknologi di daerah serta dapat selalu hadir di saat masyarakat  memerlukan solusi sebagai bukti kehadiran pemerintah di tengah  masyarakat,&quot; tandas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
