<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPJS Kesehatan Surplus Rp18,74 Triliun, Kok Bisa?</title><description>BPJS Kesehatan mencatat kinerja yang cemerlang di akhir tahun 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/08/320/2358547/bpjs-kesehatan-surplus-rp18-74-triliun-kok-bisa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/08/320/2358547/bpjs-kesehatan-surplus-rp18-74-triliun-kok-bisa"/><item><title>BPJS Kesehatan Surplus Rp18,74 Triliun, Kok Bisa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/08/320/2358547/bpjs-kesehatan-surplus-rp18-74-triliun-kok-bisa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/08/320/2358547/bpjs-kesehatan-surplus-rp18-74-triliun-kok-bisa</guid><pubDate>Senin 08 Februari 2021 14:53 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/08/320/2358547/bpjs-kesehatan-surplus-rp18-74-triliun-kok-bisa-jlvdC9UYhC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPJS Kesehatan Surplus (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/08/320/2358547/bpjs-kesehatan-surplus-rp18-74-triliun-kok-bisa-jlvdC9UYhC.jpg</image><title>BPJS Kesehatan Surplus (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - BPJS Kesehatan mencatat kinerja yang cemerlang di akhir tahun 2020. BPJS Kesehatan di akhir tahun 2020, laporan unaudited surplus arus kas (cashflow) dana jaminan sosial sebesar Rp18,74 triliun.

&quot;Di akhir tahun pengabdian tim kami di 2020, tidak terdapat gagal bayar klaim pelayanan kesehatan,&quot; ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris  konferensi pers virtual di Jakarta, Senin(8/2/2021).

Dia menekankan, karena pemerintah selalu memastikan kecukupan pembiayaan berjalan. &quot;Pemerintah tidak ingin masyarakat terhambat dalam mengakses plan kesehatan apabila rumah sakit terganggu cashflow-nya dan tidak dapat melayani dengan baik,&quot; terang Fachmi.
Baca Juga:&amp;nbsp;BPJS Kesehatan Rampungkan Proses Seleksi Pegawai Tidak Tetap&amp;nbsp;
Kondisi ini membuat kondisi keuangan BPJS Kesehatan tetap sehat dan memastikan pembayaran ke depannya tepat waktu.

Program JKN-KIS, kata Fachmi, telah melindungi kesehatan 222,46 juta rakyat Indonesia. Sebanyak 508 pemerintah daerah (Pemda) juga telah mengintegrasikan Jamkesdanya.

&quot;Sebanyak 4 provinsi, 119 kabupaten, dan 46 kota sudah UHC. Kami juga mencatat total penerimaan iuran selama tahun 2016-2020 sebesar Rp463,63 triliun,&quot; terangnya.


Selain itu, tercatat total pembayaran biaya pelayanan kesehatan dari tahun 2016-2020 mencapai Rp451,27 triliun. Dari survei, 8 dari 10 peserta BPJS Kesehatan merasa puas dengan pelayanan BPJS Kesehatan.

&quot;Paling penting tentunya adalah surplus ini, kami direksi tahun kerja periode 2016-2019 dapat menyerahkan kepemimpinan kepada direksi baru dalam situasi yang sangat positif dan menunjang. Kami berharap surplus ini dipertahankan agar program ini terus sustained,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - BPJS Kesehatan mencatat kinerja yang cemerlang di akhir tahun 2020. BPJS Kesehatan di akhir tahun 2020, laporan unaudited surplus arus kas (cashflow) dana jaminan sosial sebesar Rp18,74 triliun.

&quot;Di akhir tahun pengabdian tim kami di 2020, tidak terdapat gagal bayar klaim pelayanan kesehatan,&quot; ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris  konferensi pers virtual di Jakarta, Senin(8/2/2021).

Dia menekankan, karena pemerintah selalu memastikan kecukupan pembiayaan berjalan. &quot;Pemerintah tidak ingin masyarakat terhambat dalam mengakses plan kesehatan apabila rumah sakit terganggu cashflow-nya dan tidak dapat melayani dengan baik,&quot; terang Fachmi.
Baca Juga:&amp;nbsp;BPJS Kesehatan Rampungkan Proses Seleksi Pegawai Tidak Tetap&amp;nbsp;
Kondisi ini membuat kondisi keuangan BPJS Kesehatan tetap sehat dan memastikan pembayaran ke depannya tepat waktu.

Program JKN-KIS, kata Fachmi, telah melindungi kesehatan 222,46 juta rakyat Indonesia. Sebanyak 508 pemerintah daerah (Pemda) juga telah mengintegrasikan Jamkesdanya.

&quot;Sebanyak 4 provinsi, 119 kabupaten, dan 46 kota sudah UHC. Kami juga mencatat total penerimaan iuran selama tahun 2016-2020 sebesar Rp463,63 triliun,&quot; terangnya.


Selain itu, tercatat total pembayaran biaya pelayanan kesehatan dari tahun 2016-2020 mencapai Rp451,27 triliun. Dari survei, 8 dari 10 peserta BPJS Kesehatan merasa puas dengan pelayanan BPJS Kesehatan.

&quot;Paling penting tentunya adalah surplus ini, kami direksi tahun kerja periode 2016-2019 dapat menyerahkan kepemimpinan kepada direksi baru dalam situasi yang sangat positif dan menunjang. Kami berharap surplus ini dipertahankan agar program ini terus sustained,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
