<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banyak yang Rugi, Kemenhub Diminta Guyur Insentif ke Maskapai</title><description>DPR-RI meminta kepada Kementerian Perhubungan untuk membantu maskapai dan stakeholder penerbangan pada masa pandemi covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/08/320/2358789/banyak-yang-rugi-kemenhub-diminta-guyur-insentif-ke-maskapai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/08/320/2358789/banyak-yang-rugi-kemenhub-diminta-guyur-insentif-ke-maskapai"/><item><title>Banyak yang Rugi, Kemenhub Diminta Guyur Insentif ke Maskapai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/08/320/2358789/banyak-yang-rugi-kemenhub-diminta-guyur-insentif-ke-maskapai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/08/320/2358789/banyak-yang-rugi-kemenhub-diminta-guyur-insentif-ke-maskapai</guid><pubDate>Senin 08 Februari 2021 20:44 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/08/320/2358789/banyak-yang-rugi-kemenhub-diminta-guyur-insentif-ke-maskapai-gHYasuUxJu.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/08/320/2358789/banyak-yang-rugi-kemenhub-diminta-guyur-insentif-ke-maskapai-gHYasuUxJu.JPG</image><title>Pesawat (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) meminta kepada Kementerian Perhubungan untuk membantu maskapai penerbangan pada masa pandemi covid-19. Sehingga maskapai bisa tetap terbang di tengah kondisi ketidakpastian ini.
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengatakan, maskapai penerbangan menjadi salah satu yang paling terdampak oleh pandemi covid-19. Oleh karena itu, dirinya berharap ada skema stimulus yang bisa diberikan Kementerian Perhubungan kepada maskapai.
Baca Juga: Pria Ini Dilarang Naik Pesawat Selama 10 Tahun karena Kasari Pramugari
 
&amp;ldquo;Dampak ke dunia penerbangan luar biasa. Hampir semua maskapai yang bisnisnya terdampak. Apakah ada skema dari pemerintah untuk membantu pesawat tetap terbang?&amp;rdquo; ujar Lasarus dalam acara Rapat Dengar Pendapat di Gedung DPR-RI, Jakarta, Senin (8/2/2021).
Lasarus mengingatkan, jangan sampai ke depannya maskapai dunia penerbangan terus menerus mengalami kerugian. Sehingga dampaknya maskapai penerbangan dalam negeri lama kelamaan akan mengalami bangkrut atau gulung tikar.
Baca Juga: Jumlah Maskapai Buka Penerbangan ke Ternate Bertambah Lagi
 
&amp;ldquo;Kalau terus merugi kemudian tidak ada solusi untuk menutupi kerugian kita akan menghadapi apakah ada pesawat yang sanggup terbang? Kita harus pikirkan skemanya dari sekarang. Apakah kondisi ini tidak berdampak kepada maintenence pesawat?&amp;rdquo; jelas Lasarus.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae juga meminta kepada pemerintah untuk memberikan stimulus ke maskapai. Sebab jumlah penumpang yang diangkut sangat rendah sehingga membuat maskapai merugi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8yMy8xLzEyNzgwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Saat pulang kampung, saya mengalami di mana satu pesawat hanya  menampung paling maksimal 15 penumpang. Saya tidak bisa membayangkan  betapa besarnya kerugian maskapai tersebut. Apakah pernah ada langkah  skema pemerintah? Karena kalau tidak, maskapai bisa gulung tikar dengan  sendirinya,&amp;rdquo; jelasnya.
Ridwan juga menyebut insentif yang diberikan pemerintah ini sangat  penting kaitannya dengan mencegah terjadinya kecelakaan. Karena  menurutnya, jangan sampai maskapai yang sedang berdarah-darah ini  akhirnya beroperasi dengan mengabaikan aspek keselamatan.
&amp;ldquo;Serta, jangan sampai maskapai tetap beroperasi namun mengabaikan aspek keselamatan,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) meminta kepada Kementerian Perhubungan untuk membantu maskapai penerbangan pada masa pandemi covid-19. Sehingga maskapai bisa tetap terbang di tengah kondisi ketidakpastian ini.
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengatakan, maskapai penerbangan menjadi salah satu yang paling terdampak oleh pandemi covid-19. Oleh karena itu, dirinya berharap ada skema stimulus yang bisa diberikan Kementerian Perhubungan kepada maskapai.
Baca Juga: Pria Ini Dilarang Naik Pesawat Selama 10 Tahun karena Kasari Pramugari
 
&amp;ldquo;Dampak ke dunia penerbangan luar biasa. Hampir semua maskapai yang bisnisnya terdampak. Apakah ada skema dari pemerintah untuk membantu pesawat tetap terbang?&amp;rdquo; ujar Lasarus dalam acara Rapat Dengar Pendapat di Gedung DPR-RI, Jakarta, Senin (8/2/2021).
Lasarus mengingatkan, jangan sampai ke depannya maskapai dunia penerbangan terus menerus mengalami kerugian. Sehingga dampaknya maskapai penerbangan dalam negeri lama kelamaan akan mengalami bangkrut atau gulung tikar.
Baca Juga: Jumlah Maskapai Buka Penerbangan ke Ternate Bertambah Lagi
 
&amp;ldquo;Kalau terus merugi kemudian tidak ada solusi untuk menutupi kerugian kita akan menghadapi apakah ada pesawat yang sanggup terbang? Kita harus pikirkan skemanya dari sekarang. Apakah kondisi ini tidak berdampak kepada maintenence pesawat?&amp;rdquo; jelas Lasarus.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae juga meminta kepada pemerintah untuk memberikan stimulus ke maskapai. Sebab jumlah penumpang yang diangkut sangat rendah sehingga membuat maskapai merugi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8yMy8xLzEyNzgwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Saat pulang kampung, saya mengalami di mana satu pesawat hanya  menampung paling maksimal 15 penumpang. Saya tidak bisa membayangkan  betapa besarnya kerugian maskapai tersebut. Apakah pernah ada langkah  skema pemerintah? Karena kalau tidak, maskapai bisa gulung tikar dengan  sendirinya,&amp;rdquo; jelasnya.
Ridwan juga menyebut insentif yang diberikan pemerintah ini sangat  penting kaitannya dengan mencegah terjadinya kecelakaan. Karena  menurutnya, jangan sampai maskapai yang sedang berdarah-darah ini  akhirnya beroperasi dengan mengabaikan aspek keselamatan.
&amp;ldquo;Serta, jangan sampai maskapai tetap beroperasi namun mengabaikan aspek keselamatan,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
