<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bio Farma Sebut 13 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tersedia 2 Hari Lagi</title><description>Holding BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero) memastikan 13 juta dosis vaksin Covid-19 akan tersedia pada 11 Februari 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/09/320/2359368/bio-farma-sebut-13-juta-dosis-vaksin-covid-19-tersedia-2-hari-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/09/320/2359368/bio-farma-sebut-13-juta-dosis-vaksin-covid-19-tersedia-2-hari-lagi"/><item><title>Bio Farma Sebut 13 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tersedia 2 Hari Lagi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/09/320/2359368/bio-farma-sebut-13-juta-dosis-vaksin-covid-19-tersedia-2-hari-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/09/320/2359368/bio-farma-sebut-13-juta-dosis-vaksin-covid-19-tersedia-2-hari-lagi</guid><pubDate>Selasa 09 Februari 2021 18:37 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/09/320/2359368/bio-farma-sebut-13-juta-dosis-vaksin-covid-19-tersedia-2-hari-lagi-Quk9AcAOH3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vaksin Covid-19 (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/09/320/2359368/bio-farma-sebut-13-juta-dosis-vaksin-covid-19-tersedia-2-hari-lagi-Quk9AcAOH3.jpg</image><title>Vaksin Covid-19 (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Holding BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero) memastikan 13 juta dosis vaksin Covid-19 akan tersedia pada 11 Februari 2021. Bahan baku dari Vaksin berasal dari Produsen China, Sinovac.


Juru Bicara Bio Farma Bambang Heriyanto menyebut, 13 juta vaksin itu total dari 13 batch yang ditargetkan akan dirampungkan pada Kamis mendatang. Saat ini perseroan baru menyesiakan 11 batch.
 
Baca juga:&amp;nbsp; Gratis, 26 Juta Pekerja Bakal Disuntik Vaksin Covid-19

1 batch berisi kurang lebih 950.000 dosis vaksin. Secara keseluruhan perseroan menargetkan 15 juta bulk atau baham baku vaksin Sinovac.


Per kemarin (Senin) memang sudah ada 11 batch dari 13 batch yang direncanakan dari bulk 15 juta dosis, 1 batch kurang lebih 950.000 dosis. Target selesai produksi untuk yang 13 batch pada tanggal 11 Februari,&quot; ujar Bambang saat dihubungi MNC Portal Indonesia Selasa, (9/2/2021).
Baca juga: Menteri Suharso Klaim Covid-19 Bisa Terkendali September 2021
Usai mencapai target, Bio Farma langsung melanjutkan produksi 10 juta dosis bulk yang didatangkan pada 2 Februari lalu. Dimana, terdiri daei 10 juta dosis bahan baku dan 1 juta dosis tambahan atau overfill.&quot;Setelah itu kami akan proses yang kedatangan bulk ke 2 yang 10 juta dosis,&quot; katanya.


Bambang menuturkan, sebelum diproduksi menjadi produk jadi, vaksin  Covid-19 harus melalui serangkaian uji mutu dan kontrol yang ketat yang  dilakukan Bio Farma dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hal itu  untuk memastikan vaksin yang dihasilkan memenuhi standar mutu yang  ditetapkan.


Bahan baku vaksin yang diterima Indonesia pada dua pekan lalu  merupakan bagian bahan baku yang didatangkan dari Sinovac Life Sciences  Co. Ltd., China, sebanyak 140 juta dosis untuk tahun 2021. Pengirimannya  akan dilakukan secara bertahap hingga Juli 2021.


Pengiriman itu dipercepat dari target pemerintah sebelumnya yang  direncanakan pada November 2021. &quot;Ini ada percepatan hingga Juli tahun  ini,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Holding BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero) memastikan 13 juta dosis vaksin Covid-19 akan tersedia pada 11 Februari 2021. Bahan baku dari Vaksin berasal dari Produsen China, Sinovac.


Juru Bicara Bio Farma Bambang Heriyanto menyebut, 13 juta vaksin itu total dari 13 batch yang ditargetkan akan dirampungkan pada Kamis mendatang. Saat ini perseroan baru menyesiakan 11 batch.
 
Baca juga:&amp;nbsp; Gratis, 26 Juta Pekerja Bakal Disuntik Vaksin Covid-19

1 batch berisi kurang lebih 950.000 dosis vaksin. Secara keseluruhan perseroan menargetkan 15 juta bulk atau baham baku vaksin Sinovac.


Per kemarin (Senin) memang sudah ada 11 batch dari 13 batch yang direncanakan dari bulk 15 juta dosis, 1 batch kurang lebih 950.000 dosis. Target selesai produksi untuk yang 13 batch pada tanggal 11 Februari,&quot; ujar Bambang saat dihubungi MNC Portal Indonesia Selasa, (9/2/2021).
Baca juga: Menteri Suharso Klaim Covid-19 Bisa Terkendali September 2021
Usai mencapai target, Bio Farma langsung melanjutkan produksi 10 juta dosis bulk yang didatangkan pada 2 Februari lalu. Dimana, terdiri daei 10 juta dosis bahan baku dan 1 juta dosis tambahan atau overfill.&quot;Setelah itu kami akan proses yang kedatangan bulk ke 2 yang 10 juta dosis,&quot; katanya.


Bambang menuturkan, sebelum diproduksi menjadi produk jadi, vaksin  Covid-19 harus melalui serangkaian uji mutu dan kontrol yang ketat yang  dilakukan Bio Farma dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hal itu  untuk memastikan vaksin yang dihasilkan memenuhi standar mutu yang  ditetapkan.


Bahan baku vaksin yang diterima Indonesia pada dua pekan lalu  merupakan bagian bahan baku yang didatangkan dari Sinovac Life Sciences  Co. Ltd., China, sebanyak 140 juta dosis untuk tahun 2021. Pengirimannya  akan dilakukan secara bertahap hingga Juli 2021.


Pengiriman itu dipercepat dari target pemerintah sebelumnya yang  direncanakan pada November 2021. &quot;Ini ada percepatan hingga Juli tahun  ini,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
