<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tol Cipali Ambles, Perbaikan Butuh Waktu 1,5 Bulan</title><description>Astra Tol Cipali bakal melakukan perbaikan jalan pada bahu luar pada  llajur 1 dan 2 di Kilometer (Km) 122+400.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/09/320/2359405/tol-cipali-ambles-perbaikan-butuh-waktu-1-5-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/09/320/2359405/tol-cipali-ambles-perbaikan-butuh-waktu-1-5-bulan"/><item><title>Tol Cipali Ambles, Perbaikan Butuh Waktu 1,5 Bulan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/09/320/2359405/tol-cipali-ambles-perbaikan-butuh-waktu-1-5-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/09/320/2359405/tol-cipali-ambles-perbaikan-butuh-waktu-1-5-bulan</guid><pubDate>Selasa 09 Februari 2021 19:51 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/09/320/2359405/tol-cipali-ambles-perbaiki-butuh-1-5-bulan-bWCq2kZ0mm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Tol (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/09/320/2359405/tol-cipali-ambles-perbaiki-butuh-1-5-bulan-bWCq2kZ0mm.jpg</image><title>Jalan Tol (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Astra Tol Cipali bakal melakukan perbaikan jalan pada bahu luar pada  llajur 1 dan 2 di Kilometer (Km) 122+400. Perbaikan yang dilakukan ini menyusul adanya kerusakan pada jalan pada jalan akibat curah hujan yang tinggi.
Direktur Operasi Astra Tol Cipali Agung Prasetyo mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kontraktor untuk melakukan perbaikan. Perbaikan diperkirakan memakan waktu 1,5 bulan.
Baca Juga: Video Viral Banjir Cipali Ternyata Kejadian Hari Minggu Sore
 
&amp;ldquo;Kami sudah berkoordinasi dengan kontraktor untuk melakukan perbaikan jalan pada bahu luar, lajur 1 dan 2 di KM 122+400. Perbaikan diperkirakan memakan waktu 1,5 bulan,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangannya, Selasa (9/2/2021).
Selain itu, pihaknya juga akan membangun lajur sementara di median. Pembangunan yang akan memakan waktu 10 hari ini bertujuan untuk mengurangi beban lalu lintas.
Baca Juga: Tol Cipali Banjir, Sejumlah Pengendara Melaju Hati-Hati
 
Selain itu, lanjut Agung, pihaknya juga  masih melakukan mekanisme contra flow untuk mengurangi beban pada jalan dan juga memitigasi kemacetan. Untuk menjalankan mekanisme ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepolisian untuk rekayasa lalin dan diberlakukan contra flow mulai pukul 03.00 pada 9 Februari 2021.
&amp;ldquo;Untuk mengurai kepadatan lalin saat ini diberlakukan contra flow mulai pukul 03.00 sejak dari KM 117 hingga KM 126. Sedangkan untuk mengurangi beban lalu lintas, akan dibangun lajur sementara di median, diperkirakan memakan waktu 10 hari,&amp;rdquo; jelas Agung.


Adapun, keretakan sepanjang 40 meter yang terjadi di KM 122+400 arah  Jakarta yang berada di wilayah Subang ini, ditemukan pertama kali pada 8  Februari 2021 pukul 16.00. Intensitas dan curah hujan tinggi  mengakibatkan banyak volume air yang masuk ke dalam base layer melalui  keretakan.
Ditambah dengan kendaraan berat yang melintas untuk menghindari  banjir di jalur Pantura. Sehingga keretakan bertambah pada pukul 22.00  dan memburuk sehingga terjadi keretakan yang lebih besar.
&amp;ldquo;Astra Tol Cipali memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh  pengguna jalan. Dihimbau kepada pengguna jalan untuk mengantisipasi  perjalanan sebelum memasuki jalan tol, tetap berhati-hati dan menaati  rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan,&amp;rdquo; jelas Agung.</description><content:encoded>JAKARTA - Astra Tol Cipali bakal melakukan perbaikan jalan pada bahu luar pada  llajur 1 dan 2 di Kilometer (Km) 122+400. Perbaikan yang dilakukan ini menyusul adanya kerusakan pada jalan pada jalan akibat curah hujan yang tinggi.
Direktur Operasi Astra Tol Cipali Agung Prasetyo mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kontraktor untuk melakukan perbaikan. Perbaikan diperkirakan memakan waktu 1,5 bulan.
Baca Juga: Video Viral Banjir Cipali Ternyata Kejadian Hari Minggu Sore
 
&amp;ldquo;Kami sudah berkoordinasi dengan kontraktor untuk melakukan perbaikan jalan pada bahu luar, lajur 1 dan 2 di KM 122+400. Perbaikan diperkirakan memakan waktu 1,5 bulan,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangannya, Selasa (9/2/2021).
Selain itu, pihaknya juga akan membangun lajur sementara di median. Pembangunan yang akan memakan waktu 10 hari ini bertujuan untuk mengurangi beban lalu lintas.
Baca Juga: Tol Cipali Banjir, Sejumlah Pengendara Melaju Hati-Hati
 
Selain itu, lanjut Agung, pihaknya juga  masih melakukan mekanisme contra flow untuk mengurangi beban pada jalan dan juga memitigasi kemacetan. Untuk menjalankan mekanisme ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepolisian untuk rekayasa lalin dan diberlakukan contra flow mulai pukul 03.00 pada 9 Februari 2021.
&amp;ldquo;Untuk mengurai kepadatan lalin saat ini diberlakukan contra flow mulai pukul 03.00 sejak dari KM 117 hingga KM 126. Sedangkan untuk mengurangi beban lalu lintas, akan dibangun lajur sementara di median, diperkirakan memakan waktu 10 hari,&amp;rdquo; jelas Agung.


Adapun, keretakan sepanjang 40 meter yang terjadi di KM 122+400 arah  Jakarta yang berada di wilayah Subang ini, ditemukan pertama kali pada 8  Februari 2021 pukul 16.00. Intensitas dan curah hujan tinggi  mengakibatkan banyak volume air yang masuk ke dalam base layer melalui  keretakan.
Ditambah dengan kendaraan berat yang melintas untuk menghindari  banjir di jalur Pantura. Sehingga keretakan bertambah pada pukul 22.00  dan memburuk sehingga terjadi keretakan yang lebih besar.
&amp;ldquo;Astra Tol Cipali memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh  pengguna jalan. Dihimbau kepada pengguna jalan untuk mengantisipasi  perjalanan sebelum memasuki jalan tol, tetap berhati-hati dan menaati  rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan,&amp;rdquo; jelas Agung.</content:encoded></item></channel></rss>
