<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BSDE Targetkan Pra-penjualan Rp7 Triliun di 2021</title><description>PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menargetkan pra-penjualan tahun 2021 mencapai Rp7 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/10/278/2359752/bsde-targetkan-pra-penjualan-rp7-triliun-di-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/10/278/2359752/bsde-targetkan-pra-penjualan-rp7-triliun-di-2021"/><item><title>BSDE Targetkan Pra-penjualan Rp7 Triliun di 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/10/278/2359752/bsde-targetkan-pra-penjualan-rp7-triliun-di-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/10/278/2359752/bsde-targetkan-pra-penjualan-rp7-triliun-di-2021</guid><pubDate>Rabu 10 Februari 2021 12:56 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/10/278/2359752/bsde-targetkan-pra-penjualan-rp7-triliun-di-2021-rsN3S2Crq7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BSD (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/10/278/2359752/bsde-targetkan-pra-penjualan-rp7-triliun-di-2021-rsN3S2Crq7.jpg</image><title>BSD (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menargetkan pra-penjualan tahun 2021 mencapai Rp7 triliun. Hal ini dipengaruhi oleh tingginya minat konsumen yang dilihat dari tingginya angka penjualan pada tiga bulan terakhir 2020 lalu.

Direktur Bumi Serpong Damai, Hermawan Wijaya mengatakan, pada triwulan tersebut, Perseroan membukukan angka pra-penjualan Rp1,8 triliun atau setara 28 persen dari total angka pra-penjualan sepanjang 2020 yakni Rp6,5 triliun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Laba BSD Turun 79,67% Jadi Rp469,55 Miliar di Kuartal III
&amp;ldquo;Kami optimis prospek industri properti baik itu residensial maupun komersial akan tumbuh berkelanjutan. Tahun 2021, tetap tumbuh meski terbatas dibandingkan masa sebelum pandemi. Minat konsumen atas produk-produk yang kami tawarkan tetap tinggi,&amp;rdquo; ujar Hermawan dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (10/2/2021).

Hermawan menambahkan, dibandingkan perolehan pra-penjualan tahun 2020, maka target tahun 2021 setara pertumbuhan 8 persen. Adapun target pra-penjualan tahun 2021 ditopang oleh tiga segmen utama BSDE yakni segmen residensial, komersial dan lain-lain.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Anak dan Cucu Pendiri Sinarmas Kompak Borong Saham BSDE
Segmen residensial menjadi kontributor utama emiten properti ini dengan mengusung target Rp4,4 triliun. Angka tersebut bersumber dari kawasan hunian seperti BSD City, Nava Park, Kota Wisata, Grand Wisata, Taman Permata Buana, Taman Banjar Wijaya, Legenda Wisata, Grand City Balikpapan dan The Zora.

Adapun tiga besar kawasan residensial yang menjadi kontributor pra-penjualan terbesar untuk segmen ini diantaranya; BSD City dengan target Rp2,2 triliun atau setara 50 persen dari total target residensial. Selanjutnya Nava Park Rp700 miliar atau 16 persen dan Grand Wisata Rp500 miliar atau 11 persen dari total segmen residensial.Segmen komersial merupakan segmen terbesar kedua untuk perolehan  pra-penjualan, yakni Rp1,6 triliun setara 23 persen dari total target  pra penjualan. Segmen ini terdiri dari rumah toko, kavling dan  apartemen.

Kawasan-kawasan komersial yang berada di BSD City menjadi kontributor  utama bagi penjualan segmen ini. Dua besar penyumbang angka  pra-penjualan untuk segmen ini diantaranya; produk komersial BSD City  sebanyak Rp1,1 triliun atau setara 69 persen dari target segmen  komersial, kemudian The Element dan Apartment Southgate masing-masing  Rp150 miliar atau masing-masing setara 9 persen dari total target  pra-penjualan segmen komersial.

Kebutuhan atas hunian atau properti berkualitas pada lokasi yang  strategis dan berkembang menjadi alasan utama para konsumen. Selain  lingkungan yang nyaman dan aman untuk ditempati dan berusaha, secara  investasi juga menguntungkan karena harga property-properti yang  ditawarkan juga terus mengalami peningkatan.

&amp;ldquo;Untuk menopang target pra-penjualan kami akan terus mengembangkan  kawasan-kawasan properti yang kami miliki, baik hunian, komersial maupun  penjualan di luar itu.&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menargetkan pra-penjualan tahun 2021 mencapai Rp7 triliun. Hal ini dipengaruhi oleh tingginya minat konsumen yang dilihat dari tingginya angka penjualan pada tiga bulan terakhir 2020 lalu.

Direktur Bumi Serpong Damai, Hermawan Wijaya mengatakan, pada triwulan tersebut, Perseroan membukukan angka pra-penjualan Rp1,8 triliun atau setara 28 persen dari total angka pra-penjualan sepanjang 2020 yakni Rp6,5 triliun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Laba BSD Turun 79,67% Jadi Rp469,55 Miliar di Kuartal III
&amp;ldquo;Kami optimis prospek industri properti baik itu residensial maupun komersial akan tumbuh berkelanjutan. Tahun 2021, tetap tumbuh meski terbatas dibandingkan masa sebelum pandemi. Minat konsumen atas produk-produk yang kami tawarkan tetap tinggi,&amp;rdquo; ujar Hermawan dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (10/2/2021).

Hermawan menambahkan, dibandingkan perolehan pra-penjualan tahun 2020, maka target tahun 2021 setara pertumbuhan 8 persen. Adapun target pra-penjualan tahun 2021 ditopang oleh tiga segmen utama BSDE yakni segmen residensial, komersial dan lain-lain.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Anak dan Cucu Pendiri Sinarmas Kompak Borong Saham BSDE
Segmen residensial menjadi kontributor utama emiten properti ini dengan mengusung target Rp4,4 triliun. Angka tersebut bersumber dari kawasan hunian seperti BSD City, Nava Park, Kota Wisata, Grand Wisata, Taman Permata Buana, Taman Banjar Wijaya, Legenda Wisata, Grand City Balikpapan dan The Zora.

Adapun tiga besar kawasan residensial yang menjadi kontributor pra-penjualan terbesar untuk segmen ini diantaranya; BSD City dengan target Rp2,2 triliun atau setara 50 persen dari total target residensial. Selanjutnya Nava Park Rp700 miliar atau 16 persen dan Grand Wisata Rp500 miliar atau 11 persen dari total segmen residensial.Segmen komersial merupakan segmen terbesar kedua untuk perolehan  pra-penjualan, yakni Rp1,6 triliun setara 23 persen dari total target  pra penjualan. Segmen ini terdiri dari rumah toko, kavling dan  apartemen.

Kawasan-kawasan komersial yang berada di BSD City menjadi kontributor  utama bagi penjualan segmen ini. Dua besar penyumbang angka  pra-penjualan untuk segmen ini diantaranya; produk komersial BSD City  sebanyak Rp1,1 triliun atau setara 69 persen dari target segmen  komersial, kemudian The Element dan Apartment Southgate masing-masing  Rp150 miliar atau masing-masing setara 9 persen dari total target  pra-penjualan segmen komersial.

Kebutuhan atas hunian atau properti berkualitas pada lokasi yang  strategis dan berkembang menjadi alasan utama para konsumen. Selain  lingkungan yang nyaman dan aman untuk ditempati dan berusaha, secara  investasi juga menguntungkan karena harga property-properti yang  ditawarkan juga terus mengalami peningkatan.

&amp;ldquo;Untuk menopang target pra-penjualan kami akan terus mengembangkan  kawasan-kawasan properti yang kami miliki, baik hunian, komersial maupun  penjualan di luar itu.&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
