<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Raup Cuan Jadi Peternak Sapi, Ini Tips dari Azis Gagap</title><description>Komedian Indonesia Muhammad Azis atau Azis Gagap membagikan pengalaman seputar tips dan trik menjalankan usaha peternakan sapi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/10/455/2359933/raup-cuan-jadi-peternak-sapi-ini-tips-dari-azis-gagap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/10/455/2359933/raup-cuan-jadi-peternak-sapi-ini-tips-dari-azis-gagap"/><item><title>Raup Cuan Jadi Peternak Sapi, Ini Tips dari Azis Gagap</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/10/455/2359933/raup-cuan-jadi-peternak-sapi-ini-tips-dari-azis-gagap</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/10/455/2359933/raup-cuan-jadi-peternak-sapi-ini-tips-dari-azis-gagap</guid><pubDate>Rabu 10 Februari 2021 18:25 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/10/455/2359933/raup-cuan-jadi-peternak-sapi-ini-tips-dari-azis-gagap-VLQnkhuBQJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Azis Gagap (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/10/455/2359933/raup-cuan-jadi-peternak-sapi-ini-tips-dari-azis-gagap-VLQnkhuBQJ.jpg</image><title>Azis Gagap (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Komedian Indonesia Muhammad Azis atau Azis Gagap membagikan pengalaman seputar tips dan trik menjalankan usaha peternakan sapi potong di wilayah perkotaan agar memberikan keuntungan maksimal.
&quot;Kuncinya dalam usaha peternakan ini, adalah pemeliharaan sapinya harus lakukan pengontrolan rutin, jangan membuat sapi-sapi stres,&quot; kata Azis dalam acara Webinar Usaha Peternakan Sapi di Kota Besar oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kota Jakarta Selatan, dilansir dari Antara, Rabu (10/2/2021).
Baca Juga: Komedian hingga Pesinetron, 4 Artis yang Buka Usaha Jual Hewan Kurban 
 
Azis telah menggeluti usaha peternakan sapi potong sejak sembilan tahun lalu di wilayah Tangerang Selatan. Selain itu, dirinya juga punya usaha lain seperti kuliner dan juga pendidikan Islam.
Menurut dia, usaha peternakan sapi potong sangat menjanjikan, memberikan keuntungan apabila dikelola dengan baik dan benar.
&quot;Apalagi sudah dekat Hari Raya Kurban, itulah momen kita mendapatkan keuntungan,&quot; kata Azis.
Meski memiliki keuntungan, menjalankan usaha peternakan di perkotaan juga tidak mudah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8yNy80LzEyNzk3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Azis beberapa kendala yang dihadapinya adalah awal-awal mendirikan usaha tersebut tidak mengenal dengan baik cara memelihara hewan ternak ruminansia tersebut.
Namun, ketidaktahuan tersebut bisa diatasi dengan banyak mencari tahu atau berkomunikasi dengan petugas peternakan yang ada di dinas. Kendala lainnya adalah soal pakan. Karena peternakannya berada di wilayah perkotaan, selain itu soal lingkungan.
&quot;Jadi kotoran ternak ini, kalau tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan,&quot; kata Azis.Azis saat ini memiliki empat ekor sapi potong dengan kapasitas  kandang terisi 14 ekor. Kandang memiliki pengaturan kotoran yang diatur  supaya tidak mencemari lingkungan sekitar.
Kotoran ternak miliknya diambil dan diolah jadi pupuk kandang, baik  pupuk padat maupun cair. Limbah kotoran ternak yang dibuang ke saluran  umum sudah dalam kondisi aman bagi lingkungan.
&quot;Ada jalur pembuangan limbahnya, limbah cair dialirkan ke empang. Air  kotoran bisa jadi sumber pakan buat ikan, sedangkan limbah padatnya  dijadikan pupuk kering,&quot; kata Azis.
Azis mengingatkan kotoran ternak harus diambil secara rutin dan lalu  dilakukan penyemprotan kadang, sehingga kadang tidak menyebabkan aroma  busuk.
Prospektif
Pemeran acara komedi Extravaganza tersebut meyakini usaha sapi potong  tersebut cukup prospektif. Peternak harus bisa melihat peluang, usaha  tersebut tidak hanya prospek dari penggemukan sapi saja, tapi usaha  turunan seperti dari pengolahan kotoran ternak baik urine maupun kotoran  padatnya.
&quot;Makanan, kotoran dan urinenya masing-masing punya tugas dan kemanfaatan. Bisa jadi peluang untuk dikembangkan,&quot; katanya.
Kotoran hewan selain untuk pupuk juga bisa dikelola menjadi sumber energi terbarukan yakni biogas.
Azis menambahkan, untuk memulai usaha ternak sapi, hal pertama yang  harus dilakukan adalah mengetahui karakter, sifat dan watak dari hewan  tersebut, lalu mencintai usaha tersebut, menjaga kesejahteraan hewan dan  memperhatikan lingkungan.
&quot;Tingkatkan jaringan kerukunan antar peternak dan sesama petani, sehingga memudahkan dalam hal pemasaran,&quot; kata Azis.</description><content:encoded>JAKARTA - Komedian Indonesia Muhammad Azis atau Azis Gagap membagikan pengalaman seputar tips dan trik menjalankan usaha peternakan sapi potong di wilayah perkotaan agar memberikan keuntungan maksimal.
&quot;Kuncinya dalam usaha peternakan ini, adalah pemeliharaan sapinya harus lakukan pengontrolan rutin, jangan membuat sapi-sapi stres,&quot; kata Azis dalam acara Webinar Usaha Peternakan Sapi di Kota Besar oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kota Jakarta Selatan, dilansir dari Antara, Rabu (10/2/2021).
Baca Juga: Komedian hingga Pesinetron, 4 Artis yang Buka Usaha Jual Hewan Kurban 
 
Azis telah menggeluti usaha peternakan sapi potong sejak sembilan tahun lalu di wilayah Tangerang Selatan. Selain itu, dirinya juga punya usaha lain seperti kuliner dan juga pendidikan Islam.
Menurut dia, usaha peternakan sapi potong sangat menjanjikan, memberikan keuntungan apabila dikelola dengan baik dan benar.
&quot;Apalagi sudah dekat Hari Raya Kurban, itulah momen kita mendapatkan keuntungan,&quot; kata Azis.
Meski memiliki keuntungan, menjalankan usaha peternakan di perkotaan juga tidak mudah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8yNy80LzEyNzk3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Azis beberapa kendala yang dihadapinya adalah awal-awal mendirikan usaha tersebut tidak mengenal dengan baik cara memelihara hewan ternak ruminansia tersebut.
Namun, ketidaktahuan tersebut bisa diatasi dengan banyak mencari tahu atau berkomunikasi dengan petugas peternakan yang ada di dinas. Kendala lainnya adalah soal pakan. Karena peternakannya berada di wilayah perkotaan, selain itu soal lingkungan.
&quot;Jadi kotoran ternak ini, kalau tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan,&quot; kata Azis.Azis saat ini memiliki empat ekor sapi potong dengan kapasitas  kandang terisi 14 ekor. Kandang memiliki pengaturan kotoran yang diatur  supaya tidak mencemari lingkungan sekitar.
Kotoran ternak miliknya diambil dan diolah jadi pupuk kandang, baik  pupuk padat maupun cair. Limbah kotoran ternak yang dibuang ke saluran  umum sudah dalam kondisi aman bagi lingkungan.
&quot;Ada jalur pembuangan limbahnya, limbah cair dialirkan ke empang. Air  kotoran bisa jadi sumber pakan buat ikan, sedangkan limbah padatnya  dijadikan pupuk kering,&quot; kata Azis.
Azis mengingatkan kotoran ternak harus diambil secara rutin dan lalu  dilakukan penyemprotan kadang, sehingga kadang tidak menyebabkan aroma  busuk.
Prospektif
Pemeran acara komedi Extravaganza tersebut meyakini usaha sapi potong  tersebut cukup prospektif. Peternak harus bisa melihat peluang, usaha  tersebut tidak hanya prospek dari penggemukan sapi saja, tapi usaha  turunan seperti dari pengolahan kotoran ternak baik urine maupun kotoran  padatnya.
&quot;Makanan, kotoran dan urinenya masing-masing punya tugas dan kemanfaatan. Bisa jadi peluang untuk dikembangkan,&quot; katanya.
Kotoran hewan selain untuk pupuk juga bisa dikelola menjadi sumber energi terbarukan yakni biogas.
Azis menambahkan, untuk memulai usaha ternak sapi, hal pertama yang  harus dilakukan adalah mengetahui karakter, sifat dan watak dari hewan  tersebut, lalu mencintai usaha tersebut, menjaga kesejahteraan hewan dan  memperhatikan lingkungan.
&quot;Tingkatkan jaringan kerukunan antar peternak dan sesama petani, sehingga memudahkan dalam hal pemasaran,&quot; kata Azis.</content:encoded></item></channel></rss>
