<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Intip Rekomendasi Saham yang Cuan di Tahun Kerbau Logam</title><description>Ada rekomendasi sektor-sektor saham apa saja yang bisa dibeli  oleh para investor saat Hari Raya Imlek Tahun 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/11/278/2360501/intip-rekomendasi-saham-yang-cuan-di-tahun-kerbau-logam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/11/278/2360501/intip-rekomendasi-saham-yang-cuan-di-tahun-kerbau-logam"/><item><title>Intip Rekomendasi Saham yang Cuan di Tahun Kerbau Logam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/11/278/2360501/intip-rekomendasi-saham-yang-cuan-di-tahun-kerbau-logam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/11/278/2360501/intip-rekomendasi-saham-yang-cuan-di-tahun-kerbau-logam</guid><pubDate>Kamis 11 Februari 2021 14:52 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/11/278/2360501/intip-rekomendasi-saham-yang-cuan-di-tahun-kerbau-logam-uIJABQoMaD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/11/278/2360501/intip-rekomendasi-saham-yang-cuan-di-tahun-kerbau-logam-uIJABQoMaD.jpg</image><title>Saham (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Direktur PT Anugerah Mega Investama, Hans Kwee menyampaikan sektor-sektor saham apa saja yang bisa dibeli oleh para investor jelang libur Hari Raya Imlek Tahun 2021. Dia bahkan turut melihat sektor-sektor saham potensial melalui analisa ahli fengshui.

Hans menjelaskan, setelah menganalisa dari ahli fengshui, dimana tahun ini adalah tahun kerbau logam yang identik dengan kerbau adalah pekerja keras dan terdapat unsur yang kuat mengatur yang lemah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jelang Libur Imlek, IHSG Rawan Profit Taking
&quot;Sehingga yang harus dilihat adalah pemerintah akan dominan di tahun kerbau logam ini dibandingkan swasta, (saham) perusahaan BUMN akan lebih menarik untuk dipilih,&quot; ujar Hans saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (11/2/2021).

Untuk sektor-sektor saham yang bisa dimanfaatkan oleh investor setelah Hari Raya Imlek tahun ini, Hans menyebutkan beberapa sektor, seperti sektor konstruksi, logam, energi dan perbankan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: BEI Luncurkan IDX Equity End of Day, Apa Itu?
&quot;Sektornya berdasarkan itu konstruksi menjadi pilihan, kalau pemerintah mau naikin belanja Infrastruktur dia harus dorong perusahaan konstruksi lebih banyak, jadi positif ke konstruksi,&quot; kata dia.

Untuk sektor logam, dia menyebut dua emiten yaitu PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Timah Tbk (TINS) bisa dimanfaatkan investor karena terkait isu baterai kendaraan listrik di Tanah Air.&quot;Logam itu ada ANTM dan TINS, kita tau ANTM dan TINS menjelang baterai (kendaraan listrik) itu juga positif disana,&quot; ucapnya.

Untuk sektor energi, investor bisa memanfaatkan dengan memperhatikan  emiten yang bergerak di bidang batu bara dan minyak. Saham tersebut  diantaranya PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) dan PT Medco Energi  Internasional Tbk (MEDC).

Untuk sektor terakhir, yaitu perbankan. Hans menuturkan, saham  perbankan terpengaruh di tahun kerbau logam, dimana uang dahulu terkenal  dalam bentuk logam-logam kecil dan uang dianggap unsurnya logam  sehingga perbankan akan positif.

&quot;Biasanya pemulihan ekonomi akan ditandakan dengan naiknya sektor  banking sehingga saham pilihannya adalah BMRI, BBNI, BBRI, BJBR, BJTM  BBCA, jadi itu pilihannya,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur PT Anugerah Mega Investama, Hans Kwee menyampaikan sektor-sektor saham apa saja yang bisa dibeli oleh para investor jelang libur Hari Raya Imlek Tahun 2021. Dia bahkan turut melihat sektor-sektor saham potensial melalui analisa ahli fengshui.

Hans menjelaskan, setelah menganalisa dari ahli fengshui, dimana tahun ini adalah tahun kerbau logam yang identik dengan kerbau adalah pekerja keras dan terdapat unsur yang kuat mengatur yang lemah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jelang Libur Imlek, IHSG Rawan Profit Taking
&quot;Sehingga yang harus dilihat adalah pemerintah akan dominan di tahun kerbau logam ini dibandingkan swasta, (saham) perusahaan BUMN akan lebih menarik untuk dipilih,&quot; ujar Hans saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (11/2/2021).

Untuk sektor-sektor saham yang bisa dimanfaatkan oleh investor setelah Hari Raya Imlek tahun ini, Hans menyebutkan beberapa sektor, seperti sektor konstruksi, logam, energi dan perbankan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: BEI Luncurkan IDX Equity End of Day, Apa Itu?
&quot;Sektornya berdasarkan itu konstruksi menjadi pilihan, kalau pemerintah mau naikin belanja Infrastruktur dia harus dorong perusahaan konstruksi lebih banyak, jadi positif ke konstruksi,&quot; kata dia.

Untuk sektor logam, dia menyebut dua emiten yaitu PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Timah Tbk (TINS) bisa dimanfaatkan investor karena terkait isu baterai kendaraan listrik di Tanah Air.&quot;Logam itu ada ANTM dan TINS, kita tau ANTM dan TINS menjelang baterai (kendaraan listrik) itu juga positif disana,&quot; ucapnya.

Untuk sektor energi, investor bisa memanfaatkan dengan memperhatikan  emiten yang bergerak di bidang batu bara dan minyak. Saham tersebut  diantaranya PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) dan PT Medco Energi  Internasional Tbk (MEDC).

Untuk sektor terakhir, yaitu perbankan. Hans menuturkan, saham  perbankan terpengaruh di tahun kerbau logam, dimana uang dahulu terkenal  dalam bentuk logam-logam kecil dan uang dianggap unsurnya logam  sehingga perbankan akan positif.

&quot;Biasanya pemulihan ekonomi akan ditandakan dengan naiknya sektor  banking sehingga saham pilihannya adalah BMRI, BBNI, BBRI, BJBR, BJTM  BBCA, jadi itu pilihannya,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
