<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Sebut Unicorn e-Commerce Akan IPO di 2021, Apakah Tokopedia?</title><description>Perusahaan raksasa e-commerce Tanah Air dengan kaliber unicorn dikabarkan akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme IPO.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/11/278/2360666/bei-sebut-unicorn-e-commerce-akan-ipo-di-2021-apakah-tokopedia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/11/278/2360666/bei-sebut-unicorn-e-commerce-akan-ipo-di-2021-apakah-tokopedia"/><item><title>BEI Sebut Unicorn e-Commerce Akan IPO di 2021, Apakah Tokopedia?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/11/278/2360666/bei-sebut-unicorn-e-commerce-akan-ipo-di-2021-apakah-tokopedia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/11/278/2360666/bei-sebut-unicorn-e-commerce-akan-ipo-di-2021-apakah-tokopedia</guid><pubDate>Kamis 11 Februari 2021 18:15 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/11/278/2360666/bei-sebut-unicorn-e-commerce-akan-ipo-di-2021-apakah-tokopedia-ugqMrCIOKT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IPO (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/11/278/2360666/bei-sebut-unicorn-e-commerce-akan-ipo-di-2021-apakah-tokopedia-ugqMrCIOKT.jpg</image><title>IPO (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Perusahaan raksasa e-commerce Tanah Air dengan kaliber unicorn dikabarkan akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme initial public offering (IPO).  Disebut-sebut yang akan melantai adalah Tokopedia, benarkah?

Performa pasar modal memang tengah bagus-bagusnya. Di tengah pandemi, justru banyak kejutan. Setelah Menteri BUMN Erick Tohir menyatakan akan ada 12 perusahaan pelat merah, kini BEI memberikan sinyal bahwa akan ada perusahaan unicorn yang akan melantai di BEI.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dapat Dana IPO Rp596 Miliar, Indointernet Bangun Pusat Data
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono W. Widodo, menyebutkan pada tahun ini ada 29 calon perusahaan yang melakukan IPO. Per 5 Februari 2021, sebanyak 6 perusahaan telah listing.

&quot;Akan ada perusahaan unicorn e-commerce besar di bursa,&quot;  ucap Laksono, dalam diskusi dari Kamis (11/2/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: IPO BUMN Bikin Cuan Kinerja Keuangan
Namun, dia tidak menjelaskan siapakah perusahaan unicorn mana yang akan melantai di pasar modal.Sebelumnya, perusahaan e-commerce Tokopedia telah mengutarakan  niatnya untuk melantai di bursa saham Tak tanggung-tanggung salah satu  decacorn Indonesia ini akan IPO dual listing.

CEO Tokopedia William Tanuwijaya menjelaskan, pertama akan IPO di  pasar saham di Indonesia alias di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sedangkan  yang kedua akan listing di luar negeri. Namun William masih merahasiakan  kepada publik, lokasi negara yang akan disasar. Pada tahun 2019, Willam  sudah mempersiapkan untuk menuju IPO dengan memperbaiki tata kelola  dari perusahaan.

Kabarnya, Amerika Serikat merupakan salah satu pasar yang disasar.  Sebab, sebagai perusahaan teknologi, New York Stock Exchange (NYSE) di  Amerika merupakan negara yang cocok.</description><content:encoded>JAKARTA - Perusahaan raksasa e-commerce Tanah Air dengan kaliber unicorn dikabarkan akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme initial public offering (IPO).  Disebut-sebut yang akan melantai adalah Tokopedia, benarkah?

Performa pasar modal memang tengah bagus-bagusnya. Di tengah pandemi, justru banyak kejutan. Setelah Menteri BUMN Erick Tohir menyatakan akan ada 12 perusahaan pelat merah, kini BEI memberikan sinyal bahwa akan ada perusahaan unicorn yang akan melantai di BEI.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dapat Dana IPO Rp596 Miliar, Indointernet Bangun Pusat Data
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono W. Widodo, menyebutkan pada tahun ini ada 29 calon perusahaan yang melakukan IPO. Per 5 Februari 2021, sebanyak 6 perusahaan telah listing.

&quot;Akan ada perusahaan unicorn e-commerce besar di bursa,&quot;  ucap Laksono, dalam diskusi dari Kamis (11/2/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: IPO BUMN Bikin Cuan Kinerja Keuangan
Namun, dia tidak menjelaskan siapakah perusahaan unicorn mana yang akan melantai di pasar modal.Sebelumnya, perusahaan e-commerce Tokopedia telah mengutarakan  niatnya untuk melantai di bursa saham Tak tanggung-tanggung salah satu  decacorn Indonesia ini akan IPO dual listing.

CEO Tokopedia William Tanuwijaya menjelaskan, pertama akan IPO di  pasar saham di Indonesia alias di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sedangkan  yang kedua akan listing di luar negeri. Namun William masih merahasiakan  kepada publik, lokasi negara yang akan disasar. Pada tahun 2019, Willam  sudah mempersiapkan untuk menuju IPO dengan memperbaiki tata kelola  dari perusahaan.

Kabarnya, Amerika Serikat merupakan salah satu pasar yang disasar.  Sebab, sebagai perusahaan teknologi, New York Stock Exchange (NYSE) di  Amerika merupakan negara yang cocok.</content:encoded></item></channel></rss>
