<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Lanjutkan Bansos dan Perbanyak Program Padat Karya </title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pemerintah daerah untuk memperbanyak program padat karya di daerah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/11/320/2360399/jokowi-lanjutkan-bansos-dan-perbanyak-program-padat-karya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/11/320/2360399/jokowi-lanjutkan-bansos-dan-perbanyak-program-padat-karya"/><item><title>Jokowi: Lanjutkan Bansos dan Perbanyak Program Padat Karya </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/11/320/2360399/jokowi-lanjutkan-bansos-dan-perbanyak-program-padat-karya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/11/320/2360399/jokowi-lanjutkan-bansos-dan-perbanyak-program-padat-karya</guid><pubDate>Kamis 11 Februari 2021 12:42 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/11/320/2360399/jokowi-lanjutkan-bansos-dan-perbanyak-program-padat-karya-pEWu9YGzMx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/11/320/2360399/jokowi-lanjutkan-bansos-dan-perbanyak-program-padat-karya-pEWu9YGzMx.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pemerintah daerah untuk memperbanyak program padat karya di daerah serta melanjutkan program bantuan sosial (bansos). Pasalnya hal ini berkaitan erat dengan masalah perekonomian daerah.
&amp;ldquo;Ini bisa memperkuat daya beli masyarakat meningkatkan konsumsi masyarakat. Dan satu-satunya penggerak perekonomian masyarakat sekarang ini adalah belanja pemerintah, belanja APBN dan belanja APBD. Dan masyarakat di bawah harus diberikan penghasilan yang seluas-luasnya, diberikan pekerjaan yang seluas-luasnya,&amp;rdquo; katanya dalam Peresmian Pembukaan Musyawarah Nasional VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2021 di Istana Negara, Kamis (11/2/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Padat Karya Tunai Rp12,2 Triliun Serap 630.900 Tenaga Kerja
Dia mengatakan bahwa banyak program padat karya yang bisa dilakukan di daerah. Mulai dari perbaikan jalan kampung, puskesmas, posyandu hingga sekolah. Menurutnya padat karya ini selain memperbaiki infrastruktur pemerintah juga dapat memberikan penghasilan kepada masyarakat
&amp;ldquo;Lakukan dengan padat karya. Saya kira banyak sekali, sehingga tercipta lapangan kerja. Dan kita bayar gajinya, mereka akan meningkatkan konsumsi. Sehingga meningkatkan daya beli, sehingga ada demand di ekonomi kita,&amp;rdquo; tuturnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Program Padat Karya Rp7,16 Triliun Serap 402.449 Tenaga Kerja
Menurutnya hal ini juga dilakukan oleh pemerintah pusat. Dimana kementerian/lembaga didorong untuk melakukan program padat karya besar-besaran.&amp;ldquo;Pemerintah pusat juga melakukan hal yang sama, melakukan program  padat karya secara besar-besaran di semua kementerian yang ada. Semua  kita geser ke padat karya. Kita harus bergotong-royong semua warga yang  sedang kehilangan pekerjaan bisa mendapatkan penghasilan golnya ke  sana,&amp;rdquo; tuturnya.
Pada kesempatan itu Jokowi juga meminta agar program bantuan sosial  (bansos) terus dilanjutkan. Terutama untuk masyarakat lapisan bawah.
&amp;ldquo;Tetap lanjutkan terus pemberian bantuan sosial. Terutama sembako  pada masyarakat lapisan bawah dan kelompok masyarakat yang tidak bisa  mendapatkan tambahan penghasilan dari program padat karya. Ini perlu  dibantu dengan bansos,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pemerintah daerah untuk memperbanyak program padat karya di daerah serta melanjutkan program bantuan sosial (bansos). Pasalnya hal ini berkaitan erat dengan masalah perekonomian daerah.
&amp;ldquo;Ini bisa memperkuat daya beli masyarakat meningkatkan konsumsi masyarakat. Dan satu-satunya penggerak perekonomian masyarakat sekarang ini adalah belanja pemerintah, belanja APBN dan belanja APBD. Dan masyarakat di bawah harus diberikan penghasilan yang seluas-luasnya, diberikan pekerjaan yang seluas-luasnya,&amp;rdquo; katanya dalam Peresmian Pembukaan Musyawarah Nasional VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2021 di Istana Negara, Kamis (11/2/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Padat Karya Tunai Rp12,2 Triliun Serap 630.900 Tenaga Kerja
Dia mengatakan bahwa banyak program padat karya yang bisa dilakukan di daerah. Mulai dari perbaikan jalan kampung, puskesmas, posyandu hingga sekolah. Menurutnya padat karya ini selain memperbaiki infrastruktur pemerintah juga dapat memberikan penghasilan kepada masyarakat
&amp;ldquo;Lakukan dengan padat karya. Saya kira banyak sekali, sehingga tercipta lapangan kerja. Dan kita bayar gajinya, mereka akan meningkatkan konsumsi. Sehingga meningkatkan daya beli, sehingga ada demand di ekonomi kita,&amp;rdquo; tuturnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Program Padat Karya Rp7,16 Triliun Serap 402.449 Tenaga Kerja
Menurutnya hal ini juga dilakukan oleh pemerintah pusat. Dimana kementerian/lembaga didorong untuk melakukan program padat karya besar-besaran.&amp;ldquo;Pemerintah pusat juga melakukan hal yang sama, melakukan program  padat karya secara besar-besaran di semua kementerian yang ada. Semua  kita geser ke padat karya. Kita harus bergotong-royong semua warga yang  sedang kehilangan pekerjaan bisa mendapatkan penghasilan golnya ke  sana,&amp;rdquo; tuturnya.
Pada kesempatan itu Jokowi juga meminta agar program bantuan sosial  (bansos) terus dilanjutkan. Terutama untuk masyarakat lapisan bawah.
&amp;ldquo;Tetap lanjutkan terus pemberian bantuan sosial. Terutama sembako  pada masyarakat lapisan bawah dan kelompok masyarakat yang tidak bisa  mendapatkan tambahan penghasilan dari program padat karya. Ini perlu  dibantu dengan bansos,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
