<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dino Patti Djalal Jadi Korban Mafia Tanah, Menteri ATR: Jangan Kasih Sertifikat Tanah ke Orang Lain   </title><description>Kasus penipuan sertifikat tanah menimpa Penasihat Kemenparekraf Dino Patti Djalal</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/11/470/2360610/dino-patti-djalal-jadi-korban-mafia-tanah-menteri-atr-jangan-kasih-sertifikat-tanah-ke-orang-lain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/11/470/2360610/dino-patti-djalal-jadi-korban-mafia-tanah-menteri-atr-jangan-kasih-sertifikat-tanah-ke-orang-lain"/><item><title>Dino Patti Djalal Jadi Korban Mafia Tanah, Menteri ATR: Jangan Kasih Sertifikat Tanah ke Orang Lain   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/11/470/2360610/dino-patti-djalal-jadi-korban-mafia-tanah-menteri-atr-jangan-kasih-sertifikat-tanah-ke-orang-lain</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/11/470/2360610/dino-patti-djalal-jadi-korban-mafia-tanah-menteri-atr-jangan-kasih-sertifikat-tanah-ke-orang-lain</guid><pubDate>Kamis 11 Februari 2021 17:10 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/11/470/2360610/dino-patti-djalal-jadi-korban-mafia-tanah-menteri-atr-jangan-kasih-sertifikat-tanah-ke-orang-lain-myxcjcdBda.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/11/470/2360610/dino-patti-djalal-jadi-korban-mafia-tanah-menteri-atr-jangan-kasih-sertifikat-tanah-ke-orang-lain-myxcjcdBda.jpg</image><title>Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kasus penipuan sertifikat tanah menimpa Penasihat Kemenparekraf Dino Patti Djalal. Hal ini pun menjadi pelajaran berharga pada masyarakat agar lebih berhati-hati agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.
Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil mengatakan, ada beberapa pelajaran yang bisa diambil oleh masyarakat untuk lebih waspada. Salah satu yang paling penting, jangan pernah memberikan sertifikat tanah ke orang lain.
Baca Juga:&amp;nbsp;Hari Ini, Sofyan Djalil Buka-bukaan soal Dino Patti Djalal Jadi Korban Mafia Tanah
&quot;Sekarang yang menjadi masalah ini penipuan ini terjadi, pelajaran paling berharga adalah pertama jangan pernah kasih sertifikat ke orang deh,&quot; ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (11/2/2021).
Apalagi, lanjut Sofyan, jika orang yang diberikan sertifikat tersebut tidak terlalu dekat. Oleh karena itu, sebelum mempercayakan sertifikat tanah harus terlebih dahulu meneliti dan mengenali orang yang dititipkan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mafia Tanah Berkeliaran, Bagaimana Cara ATR Bersih-Bersih?
&quot;Jangan pernah kasihkan sertifikat, kalau misalnya Anda tidak yakin dengan siapa berhubungan jangan pernah memberikan sertifikat,&quot; jelasnya.
Jika orang tersebut beralasan akan melakukan pengecekan ke kantor BPN, ada baiknya ikut mendampingi. Karena, beberapa kasus serupa juga sempat terjadi ketika sertifikat tersebut dipercayakan justru dipalsukan oleh oknum tertentu.&quot;Kalau mengecek ke BPN baiknya ditemani. Barangkali begitu, kalau anda tidak yakin dengan notarisnya itu banyak terjadi, sertifikat itu dilepas,&quot; jelas Sofyan.
Kemudian dalam memeriksa identitas dari orang yang dipercaya juga harus teliti. Karena dalam beberapa kasus, ada orang yang dipercaya untuk mengurus sertifikat justru menggunakan identitas palsu.
&quot;Ada orang yang memalsukan macam-macam itu seolah-olah menjadi figur, nama saya tapi foto orang lain. Tapi BPN tidak bisa tahu, kalau nama saya mungkin wajah saya dikenal, tapi nama si A foto orang lain tapi BPN tidak bisa membuktikan si A atau bukan,&quot; kata Sofyan.</description><content:encoded>JAKARTA - Kasus penipuan sertifikat tanah menimpa Penasihat Kemenparekraf Dino Patti Djalal. Hal ini pun menjadi pelajaran berharga pada masyarakat agar lebih berhati-hati agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.
Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil mengatakan, ada beberapa pelajaran yang bisa diambil oleh masyarakat untuk lebih waspada. Salah satu yang paling penting, jangan pernah memberikan sertifikat tanah ke orang lain.
Baca Juga:&amp;nbsp;Hari Ini, Sofyan Djalil Buka-bukaan soal Dino Patti Djalal Jadi Korban Mafia Tanah
&quot;Sekarang yang menjadi masalah ini penipuan ini terjadi, pelajaran paling berharga adalah pertama jangan pernah kasih sertifikat ke orang deh,&quot; ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (11/2/2021).
Apalagi, lanjut Sofyan, jika orang yang diberikan sertifikat tersebut tidak terlalu dekat. Oleh karena itu, sebelum mempercayakan sertifikat tanah harus terlebih dahulu meneliti dan mengenali orang yang dititipkan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mafia Tanah Berkeliaran, Bagaimana Cara ATR Bersih-Bersih?
&quot;Jangan pernah kasihkan sertifikat, kalau misalnya Anda tidak yakin dengan siapa berhubungan jangan pernah memberikan sertifikat,&quot; jelasnya.
Jika orang tersebut beralasan akan melakukan pengecekan ke kantor BPN, ada baiknya ikut mendampingi. Karena, beberapa kasus serupa juga sempat terjadi ketika sertifikat tersebut dipercayakan justru dipalsukan oleh oknum tertentu.&quot;Kalau mengecek ke BPN baiknya ditemani. Barangkali begitu, kalau anda tidak yakin dengan notarisnya itu banyak terjadi, sertifikat itu dilepas,&quot; jelas Sofyan.
Kemudian dalam memeriksa identitas dari orang yang dipercaya juga harus teliti. Karena dalam beberapa kasus, ada orang yang dipercaya untuk mengurus sertifikat justru menggunakan identitas palsu.
&quot;Ada orang yang memalsukan macam-macam itu seolah-olah menjadi figur, nama saya tapi foto orang lain. Tapi BPN tidak bisa tahu, kalau nama saya mungkin wajah saya dikenal, tapi nama si A foto orang lain tapi BPN tidak bisa membuktikan si A atau bukan,&quot; kata Sofyan.</content:encoded></item></channel></rss>
