<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Fakta PNS Dilarang Long Weekend, Awas Ada Sanksinya</title><description>PNS dan keluarganya dilarang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan atau mudik selama periode Tahun Baru Imlek 2572.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/13/320/2361013/3-fakta-pns-dilarang-long-weekend-awas-ada-sanksinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/13/320/2361013/3-fakta-pns-dilarang-long-weekend-awas-ada-sanksinya"/><item><title>3 Fakta PNS Dilarang Long Weekend, Awas Ada Sanksinya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/13/320/2361013/3-fakta-pns-dilarang-long-weekend-awas-ada-sanksinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/13/320/2361013/3-fakta-pns-dilarang-long-weekend-awas-ada-sanksinya</guid><pubDate>Sabtu 13 Februari 2021 06:02 WIB</pubDate><dc:creator>Alya Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/12/320/2361013/3-fakta-pns-dilarang-long-weekend-awas-ada-sanksinya-VLhjbGi9qL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PNS (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/12/320/2361013/3-fakta-pns-dilarang-long-weekend-awas-ada-sanksinya-VLhjbGi9qL.jpg</image><title>PNS (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - PNS dan keluarganya dilarang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan atau mudik selama periode Tahun Baru Imlek 2572. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri PANRB No. 4/2021.
&amp;ldquo;Pegawai ASN dan keluarganya dilarang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan atau mudik selama periode Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili,&amp;rdquo; bunyi surat edaran tersebut.
Berikut fakta-fakta mengenai CPNS dilarang liburan Imlek beserta sanksi yang diterima jika melanggar, telah Okezone rangkum, Sabtu (13/2/2021).
Baca Juga: Kabar Baik, 1,3 Juta Lowongan CPNS 2021 Dibuka

1. Sanksi bagi yang Melanggar
Di dalam surat edaran juga mencantumkan penerapan disiplin bagi ASN yang melanggar ketentuan dalam SE ini. PPK kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah diimbau menegakkan disiplin ASN dalam protokol kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Apabila terdapat ASN yang melanggar, maka diberikan hukuman disiplin sesuai dengan PP No. 53/2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan PP No. 49/2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.
Untuk memastikan bahwa ketentuan dalam surat edaran ini dilaksanakan oleh seluruh ASN, PPK diminta untuk melaporkan hasil pelaksanaan dari SE ini kepada Menteri PANRB. Adapun laporan tersebut dikirimkan melalui surat elektronik/email ke persuratan@menpan.go.id selambatnya 16 Februari 2021.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8wNi8xLzEyNjk4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
 
2. Kriteria PNS yang Diizinkan Berpergian Selama Libur Imlek
Namun, apabila dalam periode tersebut seorang ASN mengalami keadaan mendesak dan terpaksa melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah, maka pegawai yang bersangkutan harus mendapatkan izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di instansinya terlebih dahulu.
Meskipun telah memperoleh izin untuk bepergian ke luar daerah karena keadaan mendesak, seorang ASN juga harus memperhatikan empat hal dalam melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah, yaitu:
1. Peta zonasi risiko penyebaran Covid-19 yang ditetapkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19.
2. Peraturan/kebijakan pemerintah daerah asal dan daerah tujuan mengenai pembatasan keluar dan masuk orang.
3. Kriteria, persyaratan, dan protokol perjalanan yang ditetapkan Kementerian Perhubungan dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19.
4. Memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan.Kriteria PNS yang Diizinkan Pergi Selama Libur Imlek3. Larangan PNS ke Luar Kota Setiap Long Weekend
Deputi bidang Kelembagaan dan Tata Laksana KemenPANRB Rini Widyantini  mengatakan bahwa kebijakan larangan ke luar kota bagi ASN saat libur  panjang didasarkan pada kebijakan Satgas Penanganan Covid-19. Seperti  diketahui, pada momen libur imlek ini ASN dilarang bepergian ke luar  kota sejak hari ini tanggal 11 sampai tanggal 14 Februari 2021.
Terkait kemungkinan bahwa pelarangan ini akan dilakukan pada libur  panjang mendatang Rini menyebut hal tersebut bisa saja terjadi.
Dia menjelaskan bahwa alasan diberlakukannya larangan pergi ke luar  kota saat libur imlek didasarkan pada pengalaman libur Natal dan Tahun  Baru lalu. Dimana terjadi peningkatan kasus yang cukup signifikan.</description><content:encoded>JAKARTA - PNS dan keluarganya dilarang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan atau mudik selama periode Tahun Baru Imlek 2572. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri PANRB No. 4/2021.
&amp;ldquo;Pegawai ASN dan keluarganya dilarang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan atau mudik selama periode Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili,&amp;rdquo; bunyi surat edaran tersebut.
Berikut fakta-fakta mengenai CPNS dilarang liburan Imlek beserta sanksi yang diterima jika melanggar, telah Okezone rangkum, Sabtu (13/2/2021).
Baca Juga: Kabar Baik, 1,3 Juta Lowongan CPNS 2021 Dibuka

1. Sanksi bagi yang Melanggar
Di dalam surat edaran juga mencantumkan penerapan disiplin bagi ASN yang melanggar ketentuan dalam SE ini. PPK kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah diimbau menegakkan disiplin ASN dalam protokol kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Apabila terdapat ASN yang melanggar, maka diberikan hukuman disiplin sesuai dengan PP No. 53/2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan PP No. 49/2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.
Untuk memastikan bahwa ketentuan dalam surat edaran ini dilaksanakan oleh seluruh ASN, PPK diminta untuk melaporkan hasil pelaksanaan dari SE ini kepada Menteri PANRB. Adapun laporan tersebut dikirimkan melalui surat elektronik/email ke persuratan@menpan.go.id selambatnya 16 Februari 2021.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8wNi8xLzEyNjk4MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
 
2. Kriteria PNS yang Diizinkan Berpergian Selama Libur Imlek
Namun, apabila dalam periode tersebut seorang ASN mengalami keadaan mendesak dan terpaksa melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah, maka pegawai yang bersangkutan harus mendapatkan izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di instansinya terlebih dahulu.
Meskipun telah memperoleh izin untuk bepergian ke luar daerah karena keadaan mendesak, seorang ASN juga harus memperhatikan empat hal dalam melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah, yaitu:
1. Peta zonasi risiko penyebaran Covid-19 yang ditetapkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19.
2. Peraturan/kebijakan pemerintah daerah asal dan daerah tujuan mengenai pembatasan keluar dan masuk orang.
3. Kriteria, persyaratan, dan protokol perjalanan yang ditetapkan Kementerian Perhubungan dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19.
4. Memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan.Kriteria PNS yang Diizinkan Pergi Selama Libur Imlek3. Larangan PNS ke Luar Kota Setiap Long Weekend
Deputi bidang Kelembagaan dan Tata Laksana KemenPANRB Rini Widyantini  mengatakan bahwa kebijakan larangan ke luar kota bagi ASN saat libur  panjang didasarkan pada kebijakan Satgas Penanganan Covid-19. Seperti  diketahui, pada momen libur imlek ini ASN dilarang bepergian ke luar  kota sejak hari ini tanggal 11 sampai tanggal 14 Februari 2021.
Terkait kemungkinan bahwa pelarangan ini akan dilakukan pada libur  panjang mendatang Rini menyebut hal tersebut bisa saja terjadi.
Dia menjelaskan bahwa alasan diberlakukannya larangan pergi ke luar  kota saat libur imlek didasarkan pada pengalaman libur Natal dan Tahun  Baru lalu. Dimana terjadi peningkatan kasus yang cukup signifikan.</content:encoded></item></channel></rss>
