<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peluang Bisnis Cokelat Valentine, Ini Hitung-Hitungannya   </title><description>Hari Valentine bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/13/455/2361340/peluang-bisnis-cokelat-valentine-ini-hitung-hitungannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/13/455/2361340/peluang-bisnis-cokelat-valentine-ini-hitung-hitungannya"/><item><title>Peluang Bisnis Cokelat Valentine, Ini Hitung-Hitungannya   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/13/455/2361340/peluang-bisnis-cokelat-valentine-ini-hitung-hitungannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/13/455/2361340/peluang-bisnis-cokelat-valentine-ini-hitung-hitungannya</guid><pubDate>Sabtu 13 Februari 2021 19:12 WIB</pubDate><dc:creator>Reza Andrafirdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/13/455/2361340/peluang-bisnis-cokelat-valentine-ini-hitung-hitungannya-YYruh4TYNP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Peluang Bisnis di Hari Valentine. (Foto: Okezone.com/Elitedaily)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/13/455/2361340/peluang-bisnis-cokelat-valentine-ini-hitung-hitungannya-YYruh4TYNP.jpg</image><title>Peluang Bisnis di Hari Valentine. (Foto: Okezone.com/Elitedaily)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Hari Valentine bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Sebab, banyak orang menyiapkan hadiah untuk diberikan pada Hari Kasih Sayang tersebut.
Valentine identik dengan cokelat. Bisnis cokelat pun semanis rasanya karena hampir setiap orang menyukai, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Hal ini tentu menjadi peluang yang menguntungkan untuk berbisnis.
Dikutip dari buku 99 PELUANG BISNIS BUAT ANAK MUDA oleh Malahayati dan Hendry E. Ramdhan, Jakarta, Sabtu (13/2/2021), membuka usaha cokelat tidak dibutuhkan modal awal yang banyak.
Baca Juga: Takut Rugi, Pedagang Enggak Jual Pernak-pernik Imlek
Berikut ini Okezone paparkan hitung-hitungan dari analisis bisnis cokelat yang bisa dilakukan untuk hari Valentine.
1.       Modal Awal
a.       Peralatan :
&amp;middot;         Cetakan Cokelat : Rp500.000
&amp;middot;         Panci : Rp100.000
Baca Juga: Bisnis yang Cuan di Tahun Kerbau Logam 
&amp;middot;         Stoples : Rp500.000
&amp;middot;         Lain-lain : Rp400.000
&amp;middot;         Jumlah/total : Rp1.500.000
Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.500,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyu&amp;scaron;utan per tahun = (Rp1.500.000,00 - Rp1.500,00) /4 Rp374.625,00 per tahun atau sama dengan Rp31.200,00 per bulan.
b. Perkiraan laba/rugi per bulan :
&amp;middot; Rp5.000,00 x 500 buah cokelat jadi Rp 2.500.000,00c.       Biaya-Biaya :
&amp;middot;         Penyusutan Peralatan : Rp31.200
&amp;middot;         Bahan Baku (Rp33.000 x 30) : Rp1.000.000
&amp;middot;         Kemasan : Rp200.000
&amp;middot;         Promosi : Rp50.000
&amp;middot;         Pewarna Makanan : Rp10.000
&amp;middot;         Jumlah/total : Rp1.291.2000
2.       Laba Bersih
&amp;middot;         Rp2.500.000 &amp;ndash; Rp1.291.200 : Rp1.208.800
3.       Perkiraan Modal Kembali
&amp;middot;         Rp2.500.000/Rp1.208.200  : Selama 2,1 bulan modal akan kembali</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Hari Valentine bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Sebab, banyak orang menyiapkan hadiah untuk diberikan pada Hari Kasih Sayang tersebut.
Valentine identik dengan cokelat. Bisnis cokelat pun semanis rasanya karena hampir setiap orang menyukai, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Hal ini tentu menjadi peluang yang menguntungkan untuk berbisnis.
Dikutip dari buku 99 PELUANG BISNIS BUAT ANAK MUDA oleh Malahayati dan Hendry E. Ramdhan, Jakarta, Sabtu (13/2/2021), membuka usaha cokelat tidak dibutuhkan modal awal yang banyak.
Baca Juga: Takut Rugi, Pedagang Enggak Jual Pernak-pernik Imlek
Berikut ini Okezone paparkan hitung-hitungan dari analisis bisnis cokelat yang bisa dilakukan untuk hari Valentine.
1.       Modal Awal
a.       Peralatan :
&amp;middot;         Cetakan Cokelat : Rp500.000
&amp;middot;         Panci : Rp100.000
Baca Juga: Bisnis yang Cuan di Tahun Kerbau Logam 
&amp;middot;         Stoples : Rp500.000
&amp;middot;         Lain-lain : Rp400.000
&amp;middot;         Jumlah/total : Rp1.500.000
Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.500,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyu&amp;scaron;utan per tahun = (Rp1.500.000,00 - Rp1.500,00) /4 Rp374.625,00 per tahun atau sama dengan Rp31.200,00 per bulan.
b. Perkiraan laba/rugi per bulan :
&amp;middot; Rp5.000,00 x 500 buah cokelat jadi Rp 2.500.000,00c.       Biaya-Biaya :
&amp;middot;         Penyusutan Peralatan : Rp31.200
&amp;middot;         Bahan Baku (Rp33.000 x 30) : Rp1.000.000
&amp;middot;         Kemasan : Rp200.000
&amp;middot;         Promosi : Rp50.000
&amp;middot;         Pewarna Makanan : Rp10.000
&amp;middot;         Jumlah/total : Rp1.291.2000
2.       Laba Bersih
&amp;middot;         Rp2.500.000 &amp;ndash; Rp1.291.200 : Rp1.208.800
3.       Perkiraan Modal Kembali
&amp;middot;         Rp2.500.000/Rp1.208.200  : Selama 2,1 bulan modal akan kembali</content:encoded></item></channel></rss>
