<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>UMKM Diguyur BLT Rp28 Triliun, Pengusaha Harap Dikasih Rp10 Juta</title><description>Banpres produktif usaha mikro 2020 telah tersalurkan 100% dengan total nilai Rp28,8 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/14/320/2361565/umkm-diguyur-blt-rp28-triliun-pengusaha-harap-dikasih-rp10-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/14/320/2361565/umkm-diguyur-blt-rp28-triliun-pengusaha-harap-dikasih-rp10-juta"/><item><title>UMKM Diguyur BLT Rp28 Triliun, Pengusaha Harap Dikasih Rp10 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/14/320/2361565/umkm-diguyur-blt-rp28-triliun-pengusaha-harap-dikasih-rp10-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/14/320/2361565/umkm-diguyur-blt-rp28-triliun-pengusaha-harap-dikasih-rp10-juta</guid><pubDate>Minggu 14 Februari 2021 04:49 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/13/320/2361565/umkm-diguyur-blt-rp28-triliun-pengusaha-harap-dikasih-rp10-juta-UbJ8z6mENP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banpres Usaha Mikro Akan Disalurkan hingga 2021. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/13/320/2361565/umkm-diguyur-blt-rp28-triliun-pengusaha-harap-dikasih-rp10-juta-UbJ8z6mENP.jpg</image><title>Banpres Usaha Mikro Akan Disalurkan hingga 2021. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Banpres produktif usaha mikro 2020 telah tersalurkan 100% dengan total nilai Rp28,8 triliun. Bantuan ini diberikan sebesar Rp2,4 juta per pelaku usaha mikro, dan targetnya sebanyak 12 juta penerima.&amp;nbsp;
&quot;Dari survei yang kami lakukan terkait dampak PEN 2020, sebanyak 59% mayoritas UMKM optimis dapat bertahan lebih dari 12 bulan,&quot; ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.
Berikut fakta-fakta UMKM Diguyur BLT Rp28 Triliun yang telah dirangkum Okezone, Minggu (14/2/2021):
1. Sebanyak 99% UMKM Responden Ikut Memdaftar
Teten menyebutkan, UMKM cukup optimis bahwa omset usaha dapat kembali normal dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Sebanyak 99% UMKM responden yang ikut mendaftar sudah menerima bantuan.
&quot;58% dari responden membutuhkan tambahan modal untuk mempercepat pemulihan usaha, dan 49% membutuhkan kebutuhan tambahan modal berjumlah hingga Rp50 juta,&quot; terang Teten.
2. Realisasi KUR Capai 98,78%
Dia melaporkan bahwa mayoritas responden menggunakan dana yang diperoleh dari program bantuan pemerintah untuk pembelian bahan baku sebanyak 34%, pembelian barang modal 33%, dan pemenuhan kebutuhan pribadi 13%.
&quot;Saya juga melaporkan bahwa realisasi tambahan subsidi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sudah mencapai 98,78%, dengan nilai Rp4,9 triliun dari target Rp4,96 triliun,&quot; ungkapnya.
3. Realisasi Pembiayaan Investasi Koperasi Sudah Caapai 100%
Teten juga menambahkan bahwa realisasi KUR Super Mikro mencapai 67,99% dengan nilai realisasi Rp77,75 miliar dari target Rp114,4 miliar. Realisasi pembiayaan investasi kepada koperasi melalui LPDB-KUMKM sudah mencapai 100% dengan nilai realisasi Rp1,29 triliun.
Sementara itu, untuk realisasi subsidi non-KUR (BLU Koperasi) baru mencapai 23,90% dengan nilai realisasi Rp32,27 miliar dari target Rp135 miliar.
&quot;Ini target sasarannya 85 ribu debitur koperasi. Namun sedang dilakukan pengajuan relokasi anggaran menjadi Rp616,6 miliar dari Rp751 miliar,&quot; pungkas Teten.4. Pengusaha Harap Dikasih Rp10 Juta
Dia menambahkan, berdasarkan Survei Dampak Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) Bank BRI Tahun 2020, 72% responden menyatakan membutuhkan tambahan modal usaha.
&quot;Dari responden yang membutuhkan tambahan modal usaha, sebagian besar membutuhkan tambahan modal sekitar Rp2 juta hingga Rp5 juta (41,3%) dan membutuhkan tambahan modal sekitar Rp5 juta - Rp10 juta (21,3%),&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Banpres produktif usaha mikro 2020 telah tersalurkan 100% dengan total nilai Rp28,8 triliun. Bantuan ini diberikan sebesar Rp2,4 juta per pelaku usaha mikro, dan targetnya sebanyak 12 juta penerima.&amp;nbsp;
&quot;Dari survei yang kami lakukan terkait dampak PEN 2020, sebanyak 59% mayoritas UMKM optimis dapat bertahan lebih dari 12 bulan,&quot; ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.
Berikut fakta-fakta UMKM Diguyur BLT Rp28 Triliun yang telah dirangkum Okezone, Minggu (14/2/2021):
1. Sebanyak 99% UMKM Responden Ikut Memdaftar
Teten menyebutkan, UMKM cukup optimis bahwa omset usaha dapat kembali normal dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Sebanyak 99% UMKM responden yang ikut mendaftar sudah menerima bantuan.
&quot;58% dari responden membutuhkan tambahan modal untuk mempercepat pemulihan usaha, dan 49% membutuhkan kebutuhan tambahan modal berjumlah hingga Rp50 juta,&quot; terang Teten.
2. Realisasi KUR Capai 98,78%
Dia melaporkan bahwa mayoritas responden menggunakan dana yang diperoleh dari program bantuan pemerintah untuk pembelian bahan baku sebanyak 34%, pembelian barang modal 33%, dan pemenuhan kebutuhan pribadi 13%.
&quot;Saya juga melaporkan bahwa realisasi tambahan subsidi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sudah mencapai 98,78%, dengan nilai Rp4,9 triliun dari target Rp4,96 triliun,&quot; ungkapnya.
3. Realisasi Pembiayaan Investasi Koperasi Sudah Caapai 100%
Teten juga menambahkan bahwa realisasi KUR Super Mikro mencapai 67,99% dengan nilai realisasi Rp77,75 miliar dari target Rp114,4 miliar. Realisasi pembiayaan investasi kepada koperasi melalui LPDB-KUMKM sudah mencapai 100% dengan nilai realisasi Rp1,29 triliun.
Sementara itu, untuk realisasi subsidi non-KUR (BLU Koperasi) baru mencapai 23,90% dengan nilai realisasi Rp32,27 miliar dari target Rp135 miliar.
&quot;Ini target sasarannya 85 ribu debitur koperasi. Namun sedang dilakukan pengajuan relokasi anggaran menjadi Rp616,6 miliar dari Rp751 miliar,&quot; pungkas Teten.4. Pengusaha Harap Dikasih Rp10 Juta
Dia menambahkan, berdasarkan Survei Dampak Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) Bank BRI Tahun 2020, 72% responden menyatakan membutuhkan tambahan modal usaha.
&quot;Dari responden yang membutuhkan tambahan modal usaha, sebagian besar membutuhkan tambahan modal sekitar Rp2 juta hingga Rp5 juta (41,3%) dan membutuhkan tambahan modal sekitar Rp5 juta - Rp10 juta (21,3%),&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
