<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Disuntik Subsidi Tambahan, Harga Tiket KA Ekonomi Bakal Lebih Murah</title><description>Kementerian Perhubungan memberikan subsidi tarif untuk kereta api kelas ekonomi sebesar Rp3,4 Triliun pada tahun 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/14/320/2361781/disuntik-subsidi-tambahan-harga-tiket-ka-ekonomi-bakal-lebih-murah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/14/320/2361781/disuntik-subsidi-tambahan-harga-tiket-ka-ekonomi-bakal-lebih-murah"/><item><title>Disuntik Subsidi Tambahan, Harga Tiket KA Ekonomi Bakal Lebih Murah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/14/320/2361781/disuntik-subsidi-tambahan-harga-tiket-ka-ekonomi-bakal-lebih-murah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/14/320/2361781/disuntik-subsidi-tambahan-harga-tiket-ka-ekonomi-bakal-lebih-murah</guid><pubDate>Minggu 14 Februari 2021 13:53 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/14/320/2361781/disuntik-subsidi-tambahan-harga-tiket-ka-ekonomi-bakal-lebih-murah-NViacZauzp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhub Budi Karya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/14/320/2361781/disuntik-subsidi-tambahan-harga-tiket-ka-ekonomi-bakal-lebih-murah-NViacZauzp.jpg</image><title>Menhub Budi Karya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan memberikan subsidi tarif untuk kereta api kelas ekonomi sebesar Rp3,4 Triliun pada tahun 2021. Jumlah ini meningkat dibandingkan subsidi yang diberikan pada tahun 2020 sebesar Rp. 2,6 Triliun.
Pemberian subsidi ditandai dengan penandatanganan Kontrak Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik (Public Service Obligation/PSO) Angkutan Penumpang Kereta Api Kelas Ekonomi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Waktu Perjalanan Kereta Lebih Singkat dan Jadwal Berubah di 10 Februari
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pemberian tanbahan subsidi ini bukti pemerintah ingin memberikan harga terjangkau kepada para pengguna kereta api.
&amp;ldquo;Ini merupakan bukti bahwa negara hadir untuk memberikan pelayanan angkutan kereta api yang prima dan konsisten sampai ke pelosok dengan memberikan tarif yang terjangkau,&amp;rdquo; kata Menhub di Jakarta, Minggu (14/2/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Syarat Naik Kereta, Penumpang Bisa Pilih Cek Covid-19 Pakai GeNose, Antigen atau PCR
Menhub menjelaskan, moda kereta api menjadi salah moda yang diminati seluruh lapisan masyarakat, dan masa Pandemi ini,
&quot; Saya meminta agar pelayanan kereta api memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik,&quot; bebernya.Adapun  PT KAI dapat mengelola subsidi yang diberikan Pemerintah  dengan baik dan profesional agar dampaknya benar-benar dirasakan  langsung oleh masyarakat.
Lalu, dia menambahkan alat penyaringan (screening) Covid-19 buatan  dalam negeri &amp;ldquo;GeNose&amp;rdquo; yang telah digunakan sejak 5 Februari 2021 lalu di  Stasiun Tugu, Yogyakarta merupakan stasiun kedua yang menggunakan alat  tersebut setelah Stasiun Pasar Senen, Jakarta.
&amp;ldquo;Penerapan alat deteksi GeNose sudah dilakukan di dua tempat yaitu di  Stasiun Pasar Senen, Jakarta dan di Stasiun Tugu, Yogyakarta dan sudah  bisa memberikan layanan yang baik bagi para calon penumpang kereta api  jarak jauh. Kita harus terus mengawal dan mendukung karya anak bangsa  ini dan ini bisa menjadi dorongan dan motivasi bagi para penemu  lainnya,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan memberikan subsidi tarif untuk kereta api kelas ekonomi sebesar Rp3,4 Triliun pada tahun 2021. Jumlah ini meningkat dibandingkan subsidi yang diberikan pada tahun 2020 sebesar Rp. 2,6 Triliun.
Pemberian subsidi ditandai dengan penandatanganan Kontrak Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik (Public Service Obligation/PSO) Angkutan Penumpang Kereta Api Kelas Ekonomi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Waktu Perjalanan Kereta Lebih Singkat dan Jadwal Berubah di 10 Februari
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pemberian tanbahan subsidi ini bukti pemerintah ingin memberikan harga terjangkau kepada para pengguna kereta api.
&amp;ldquo;Ini merupakan bukti bahwa negara hadir untuk memberikan pelayanan angkutan kereta api yang prima dan konsisten sampai ke pelosok dengan memberikan tarif yang terjangkau,&amp;rdquo; kata Menhub di Jakarta, Minggu (14/2/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Syarat Naik Kereta, Penumpang Bisa Pilih Cek Covid-19 Pakai GeNose, Antigen atau PCR
Menhub menjelaskan, moda kereta api menjadi salah moda yang diminati seluruh lapisan masyarakat, dan masa Pandemi ini,
&quot; Saya meminta agar pelayanan kereta api memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik,&quot; bebernya.Adapun  PT KAI dapat mengelola subsidi yang diberikan Pemerintah  dengan baik dan profesional agar dampaknya benar-benar dirasakan  langsung oleh masyarakat.
Lalu, dia menambahkan alat penyaringan (screening) Covid-19 buatan  dalam negeri &amp;ldquo;GeNose&amp;rdquo; yang telah digunakan sejak 5 Februari 2021 lalu di  Stasiun Tugu, Yogyakarta merupakan stasiun kedua yang menggunakan alat  tersebut setelah Stasiun Pasar Senen, Jakarta.
&amp;ldquo;Penerapan alat deteksi GeNose sudah dilakukan di dua tempat yaitu di  Stasiun Pasar Senen, Jakarta dan di Stasiun Tugu, Yogyakarta dan sudah  bisa memberikan layanan yang baik bagi para calon penumpang kereta api  jarak jauh. Kita harus terus mengawal dan mendukung karya anak bangsa  ini dan ini bisa menjadi dorongan dan motivasi bagi para penemu  lainnya,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
