<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usai UMKM Diberi BLT, Pengusaha Minta Modal Rp10 Juta</title><description>Telah disalurkan banpres produktif usaha mikro 2020 dengan total nilai Rp28,8 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/15/320/2361847/usai-umkm-diberi-blt-pengusaha-minta-modal-rp10-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/15/320/2361847/usai-umkm-diberi-blt-pengusaha-minta-modal-rp10-juta"/><item><title>Usai UMKM Diberi BLT, Pengusaha Minta Modal Rp10 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/15/320/2361847/usai-umkm-diberi-blt-pengusaha-minta-modal-rp10-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/15/320/2361847/usai-umkm-diberi-blt-pengusaha-minta-modal-rp10-juta</guid><pubDate>Senin 15 Februari 2021 03:10 WIB</pubDate><dc:creator>Alya Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/14/320/2361847/usai-umkm-diberi-blt-pengusaha-minta-modal-rp10-juta-RuStwYIDPv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/14/320/2361847/usai-umkm-diberi-blt-pengusaha-minta-modal-rp10-juta-RuStwYIDPv.jpg</image><title>Rupiah (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Telah disalurkan banpres produktif usaha mikro 2020 (BLT UMKM) dengan total nilai Rp28,8 triliun. Bantuan ini diberikan sebesar Rp2,4 juta per pelaku usaha mikro, dan targetnya sebanyak 12 juta penerima.

&quot;Dari survei yang kami lakukan terkait dampak PEN 2020, sebanyak 59% mayoritas UMKM optimis dapat bertahan lebih dari 12 bulan,&quot; ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

Teten menyebutkan, UMKM cukup optimis bahwa omset usaha dapat kembali normal dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Sebanyak 99% UMKM responden yang ikut mendaftar sudah menerima bantuan.

&quot;58% dari responden membutuhkan tambahan modal untuk mempercepat pemulihan usaha, dan 49% membutuhkan kebutuhan tambahan modal berjumlah hingga Rp50 juta,&quot; terang Teten.

Dia melaporkan bahwa mayoritas responden menggunakan dana yang diperoleh dari program bantuan pemerintah untuk pembelian bahan baku sebanyak 34%, pembelian barang modal 33%, dan pemenuhan kebutuhan pribadi 13%.

Dia menambahkan, berdasarkan Survei Dampak Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) Bank BRI Tahun 2020, 72% responden menyatakan membutuhkan tambahan modal usaha.

&quot;Dari responden yang membutuhkan tambahan modal usaha, sebagian besar membutuhkan tambahan modal sekitar Rp2 juta hingga Rp5 juta (41,3%) dan membutuhkan tambahan modal sekitar Rp5 juta - Rp10 juta (21,3%),&quot; ujarnya.

Baca selengkapnnya: UMKM Diguyur BLT Rp28 Triliun, Pengusaha Harap Dikasih Rp10 Juta</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Telah disalurkan banpres produktif usaha mikro 2020 (BLT UMKM) dengan total nilai Rp28,8 triliun. Bantuan ini diberikan sebesar Rp2,4 juta per pelaku usaha mikro, dan targetnya sebanyak 12 juta penerima.

&quot;Dari survei yang kami lakukan terkait dampak PEN 2020, sebanyak 59% mayoritas UMKM optimis dapat bertahan lebih dari 12 bulan,&quot; ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

Teten menyebutkan, UMKM cukup optimis bahwa omset usaha dapat kembali normal dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Sebanyak 99% UMKM responden yang ikut mendaftar sudah menerima bantuan.

&quot;58% dari responden membutuhkan tambahan modal untuk mempercepat pemulihan usaha, dan 49% membutuhkan kebutuhan tambahan modal berjumlah hingga Rp50 juta,&quot; terang Teten.

Dia melaporkan bahwa mayoritas responden menggunakan dana yang diperoleh dari program bantuan pemerintah untuk pembelian bahan baku sebanyak 34%, pembelian barang modal 33%, dan pemenuhan kebutuhan pribadi 13%.

Dia menambahkan, berdasarkan Survei Dampak Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) Bank BRI Tahun 2020, 72% responden menyatakan membutuhkan tambahan modal usaha.

&quot;Dari responden yang membutuhkan tambahan modal usaha, sebagian besar membutuhkan tambahan modal sekitar Rp2 juta hingga Rp5 juta (41,3%) dan membutuhkan tambahan modal sekitar Rp5 juta - Rp10 juta (21,3%),&quot; ujarnya.

Baca selengkapnnya: UMKM Diguyur BLT Rp28 Triliun, Pengusaha Harap Dikasih Rp10 Juta</content:encoded></item></channel></rss>
