<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Orang Miskin RI Nambah Jadi 27,55 Juta Penduduk Gegara Covid-19</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat  jumlah penduduk miskin di Tanah  Air meningkat. Hal ini diakibatkan adanya dampak dari Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/15/320/2362192/orang-miskin-ri-nambah-jadi-27-55-juta-penduduk-gegara-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/15/320/2362192/orang-miskin-ri-nambah-jadi-27-55-juta-penduduk-gegara-covid-19"/><item><title>Orang Miskin RI Nambah Jadi 27,55 Juta Penduduk Gegara Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/15/320/2362192/orang-miskin-ri-nambah-jadi-27-55-juta-penduduk-gegara-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/15/320/2362192/orang-miskin-ri-nambah-jadi-27-55-juta-penduduk-gegara-covid-19</guid><pubDate>Senin 15 Februari 2021 12:09 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/15/320/2362192/orang-miskin-ri-nambah-jadi-27-55-juta-penduduk-gegara-covid-19-gUxrWIz9EX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemiskinan (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/15/320/2362192/orang-miskin-ri-nambah-jadi-27-55-juta-penduduk-gegara-covid-19-gUxrWIz9EX.jpg</image><title>Kemiskinan (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat  jumlah penduduk miskin di Tanah Air meningkat. Penambahan tingkat kemiskinan ini diakibatkan adanya dampak dari Covid-19.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan  per September 2020 adalah 27,55 juta jiwa. Jumlah ini setara dengan 10,19% dari total populasi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Naik sejak Maret 2020, Sri Mulyani Akui Kemiskinan Belum Turun
Rinciannya  kemiskinan pada Maret 2020 adalah 9,78%, tertinggi sejak Maret 2018. Sementara pada September 2019, tingkat kemiskinan adalah 9,22%.
&quot;Akibat Covid jumlah penduduk miskin meningkat,&quot; kata Suhariyanto dalam video virtual, Senin (15/2/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Wapres Sebut Kemiskinan dan Ketimpangan Segera Terlihat akibat Pandemi Covid-19
Lanjutnya, Pandemi Covid-19 membawa dampak yang luar biasa buruknya. Pandemi menghantam seluruh lapisan masyarakat, tetapi dampak untuk lapisan bawah lebih berat. Tujuh dari 10 responden mengaku pendapatannya menurun.&quot;Tingkat Pengangguran Terbuka pada Agustus naik, pandemi Covid-19 ini  membawa dampak yang luar biasa, banyak penduduk yang mengalami  pengurangan jam kerja dan itu mempengaruhi penghasilan. Pendapatan  masyarakat mengalami penurunan,&quot; bebernya.
Dia menambahkan kemiskinan Indonesia enggak terlalu tinggi. Lantaran,  program perlindungan sosial ini cukup membantu masyarakat.
&quot;Pada intinya program perlindungan sosial membantu lapisan bawah,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat  jumlah penduduk miskin di Tanah Air meningkat. Penambahan tingkat kemiskinan ini diakibatkan adanya dampak dari Covid-19.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan  per September 2020 adalah 27,55 juta jiwa. Jumlah ini setara dengan 10,19% dari total populasi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Naik sejak Maret 2020, Sri Mulyani Akui Kemiskinan Belum Turun
Rinciannya  kemiskinan pada Maret 2020 adalah 9,78%, tertinggi sejak Maret 2018. Sementara pada September 2019, tingkat kemiskinan adalah 9,22%.
&quot;Akibat Covid jumlah penduduk miskin meningkat,&quot; kata Suhariyanto dalam video virtual, Senin (15/2/2021).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Wapres Sebut Kemiskinan dan Ketimpangan Segera Terlihat akibat Pandemi Covid-19
Lanjutnya, Pandemi Covid-19 membawa dampak yang luar biasa buruknya. Pandemi menghantam seluruh lapisan masyarakat, tetapi dampak untuk lapisan bawah lebih berat. Tujuh dari 10 responden mengaku pendapatannya menurun.&quot;Tingkat Pengangguran Terbuka pada Agustus naik, pandemi Covid-19 ini  membawa dampak yang luar biasa, banyak penduduk yang mengalami  pengurangan jam kerja dan itu mempengaruhi penghasilan. Pendapatan  masyarakat mengalami penurunan,&quot; bebernya.
Dia menambahkan kemiskinan Indonesia enggak terlalu tinggi. Lantaran,  program perlindungan sosial ini cukup membantu masyarakat.
&quot;Pada intinya program perlindungan sosial membantu lapisan bawah,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
