<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekspor Pertanian Naik 13,9% Disumbang Sarang Burung Walet, Impor Turun</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor pertanian pada bulan Januari 2021 tumbuh 13,91% (YoY).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/15/320/2362284/ekspor-pertanian-naik-13-9-disumbang-sarang-burung-walet-impor-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/15/320/2362284/ekspor-pertanian-naik-13-9-disumbang-sarang-burung-walet-impor-turun"/><item><title>Ekspor Pertanian Naik 13,9% Disumbang Sarang Burung Walet, Impor Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/15/320/2362284/ekspor-pertanian-naik-13-9-disumbang-sarang-burung-walet-impor-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/15/320/2362284/ekspor-pertanian-naik-13-9-disumbang-sarang-burung-walet-impor-turun</guid><pubDate>Senin 15 Februari 2021 13:58 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/15/320/2362284/ekspor-pertanian-naik-13-9-disumbang-sarang-burung-walet-impor-turun-8WcAi453BD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekspor Pertanian Naik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/15/320/2362284/ekspor-pertanian-naik-13-9-disumbang-sarang-burung-walet-impor-turun-8WcAi453BD.jpg</image><title>Ekspor Pertanian Naik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor pertanian pada bulan Januari 2021 tumbuh 13,91% (YoY). Kontribusi pertanian bahkan mencapai 2,20% sehingga mampu menyumbang ekspor nonmigas hingga mencapai 94,22% dari total ekspor Januari 2021.

&quot;Ekspor pertanian secara YoY mengalami peningkatan yang luar biasa yakni 13,91%. Peningkatan ini cukup tinggi dibanding dengan tahun lalu,&quot; ujar Kepala BPS Kecuk Suhariyanto, Senin (15/2/2021).
&amp;nbsp;Baca Juga:&amp;nbsp;BPS Catat Ekspor Pertanian Januari 2021 Naik 13,91%&amp;nbsp;
Suhariyanto mengatakan, peningkatan tersebut disumbangkan oleh kenaikan beberapa produk hasil pertanian, seperti sarang burung walet, tanaman obat aromatik dan rempah-rempah. Adapun hasil hutan lainnya juga ikut meningkat, sehingga sektor pertanian tumbuh secara baik.
&quot;Negara tujuan ekspor Indonesia yang mengalami peningkatan yakni ke Thailand, Myanmar, Ukraina, Mesir, dan Spanyol,&quot; katanya.

Di sisi lain, impor pada bagian konsumsi juga mengalami penurunan yang cukup dalam. Menurut Suhariyanto, impor konsumsi menurun 17,00% secara Month to Month (MoM) dan 2,92 secara Year on Year (YoY).

&quot;Impor bawang putih dari Tiongkok mengalami penurunan, begitu juga dengan daging beku dari India, kemudian apel, susu dari New Zealand dan anggur segar mengalami penurunan impor,&quot; tutupnya.

Terpisah, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri menambahkan bahwa pertumbuhan ekspor pertanian diperkirakan masih akan tumbuh dengan baik, seiring produksi pertanian yang terus mengalami peningkatan.

&quot;Yang pasti kami terus memacu produksi pertanian, sehingga terus meningkat signifikan. Apalagi sektor pertanian adalah salah satu sektor yang paling bertahan dari ancaman gejolak dan krisis pandemi Covid-19,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor pertanian pada bulan Januari 2021 tumbuh 13,91% (YoY). Kontribusi pertanian bahkan mencapai 2,20% sehingga mampu menyumbang ekspor nonmigas hingga mencapai 94,22% dari total ekspor Januari 2021.

&quot;Ekspor pertanian secara YoY mengalami peningkatan yang luar biasa yakni 13,91%. Peningkatan ini cukup tinggi dibanding dengan tahun lalu,&quot; ujar Kepala BPS Kecuk Suhariyanto, Senin (15/2/2021).
&amp;nbsp;Baca Juga:&amp;nbsp;BPS Catat Ekspor Pertanian Januari 2021 Naik 13,91%&amp;nbsp;
Suhariyanto mengatakan, peningkatan tersebut disumbangkan oleh kenaikan beberapa produk hasil pertanian, seperti sarang burung walet, tanaman obat aromatik dan rempah-rempah. Adapun hasil hutan lainnya juga ikut meningkat, sehingga sektor pertanian tumbuh secara baik.
&quot;Negara tujuan ekspor Indonesia yang mengalami peningkatan yakni ke Thailand, Myanmar, Ukraina, Mesir, dan Spanyol,&quot; katanya.

Di sisi lain, impor pada bagian konsumsi juga mengalami penurunan yang cukup dalam. Menurut Suhariyanto, impor konsumsi menurun 17,00% secara Month to Month (MoM) dan 2,92 secara Year on Year (YoY).

&quot;Impor bawang putih dari Tiongkok mengalami penurunan, begitu juga dengan daging beku dari India, kemudian apel, susu dari New Zealand dan anggur segar mengalami penurunan impor,&quot; tutupnya.

Terpisah, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri menambahkan bahwa pertumbuhan ekspor pertanian diperkirakan masih akan tumbuh dengan baik, seiring produksi pertanian yang terus mengalami peningkatan.

&quot;Yang pasti kami terus memacu produksi pertanian, sehingga terus meningkat signifikan. Apalagi sektor pertanian adalah salah satu sektor yang paling bertahan dari ancaman gejolak dan krisis pandemi Covid-19,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
