<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Subsidi, Erick Thohir: Langsung Saja ke Masyarakat Kenapa Lewat BUMN?</title><description>Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mengkaji subsidi  masyarakat kelas menengah bawah yang bersumber dari pemerintah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/15/320/2362469/soal-subsidi-erick-thohir-langsung-saja-ke-masyarakat-kenapa-lewat-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/15/320/2362469/soal-subsidi-erick-thohir-langsung-saja-ke-masyarakat-kenapa-lewat-bumn"/><item><title>Soal Subsidi, Erick Thohir: Langsung Saja ke Masyarakat Kenapa Lewat BUMN?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/15/320/2362469/soal-subsidi-erick-thohir-langsung-saja-ke-masyarakat-kenapa-lewat-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/15/320/2362469/soal-subsidi-erick-thohir-langsung-saja-ke-masyarakat-kenapa-lewat-bumn</guid><pubDate>Senin 15 Februari 2021 17:49 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/15/320/2362469/soal-subsidi-erick-thohir-langsung-saja-ke-masyarakat-kenapa-lewat-bumn-lYATVHt20h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Website BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/15/320/2362469/soal-subsidi-erick-thohir-langsung-saja-ke-masyarakat-kenapa-lewat-bumn-lYATVHt20h.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Website BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mengkaji subsidi masyarakat kelas menengah bawah yang bersumber dari pemerintah. Rencananya bantuan tersebut tidak lagi disalurkan melalui perseroan pelat merah.

Menteri BUMN Erick Thohir menilai, skema pencairan subsidi melalui perseroan pelat merah perlu ditiadakan. Hal itu, untuk menjunjung transparan dan akuntabilitas di internal BUMN.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 9 BUMN Borong Produk UMKM Senilai Rp11,4 Triliun
&quot;Konotasi bersih-bersih itu komitmen dari transformasi BUMN yang berlandaskan tiga hal tadi (keterbukaan, transparan dan akuntabilitas). Nah sekarang kita juga sedang melihat mengenai subsidi. Subsidi yang selama ini, mohon maaf, ini kita enggak suudzon, menuduh siapa-siapa, subsidi ini ke depan harus tepat sasaran. Langsung aja ke rakyatnya, kenapa harus melalui BUMN. Kan bisa langsung,&quot; ujar Erick Senin (15/2/2021).

Meski begitu, Mantan Bos Inter Milan itu tidak merinci subsidi atau bantuan pemerintah mana yang tidak akan dilaksanakan oleh direksi BUMN. Dia memandang, bantuan itu hanya bisa disalurkan melalui platform satu data.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Filosofi Meja Kerja ala Erick Thohir, Tak Ada Istilah Atasan Bawahan
&quot;Data yang baik, subsidi itu juga bisa terlaksanakan. Sekarang ini, banyak data-data yang mungkin tidak singkrong sehingga grey area atau daerah abu-abu itu mengakibatkan bisa salah sasaran,&quot; katanya.Karena itu, Kementerian BUMN akan mengambil langkah untuk memperkecil  potensi atau peluang salah sasaran dari penyaluran subsidi bagi rakyat  kecil.


&quot;Nah bagaimana sekarang berpikir positif bagaimana salah sasaran ini  harus kita perkecil supaya program pemerintah langsung dirasakan rakyat.  BUMN tentu kita harus membantu, dengan infrastruktur, makanya program  yang pondasi yang kita pentingkan di BUMN tentu bukan hanya sistem, tapi  dengan hati. Makanya kita selalu bilang AKHLAK itu penting,&quot; tutur dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mengkaji subsidi masyarakat kelas menengah bawah yang bersumber dari pemerintah. Rencananya bantuan tersebut tidak lagi disalurkan melalui perseroan pelat merah.

Menteri BUMN Erick Thohir menilai, skema pencairan subsidi melalui perseroan pelat merah perlu ditiadakan. Hal itu, untuk menjunjung transparan dan akuntabilitas di internal BUMN.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 9 BUMN Borong Produk UMKM Senilai Rp11,4 Triliun
&quot;Konotasi bersih-bersih itu komitmen dari transformasi BUMN yang berlandaskan tiga hal tadi (keterbukaan, transparan dan akuntabilitas). Nah sekarang kita juga sedang melihat mengenai subsidi. Subsidi yang selama ini, mohon maaf, ini kita enggak suudzon, menuduh siapa-siapa, subsidi ini ke depan harus tepat sasaran. Langsung aja ke rakyatnya, kenapa harus melalui BUMN. Kan bisa langsung,&quot; ujar Erick Senin (15/2/2021).

Meski begitu, Mantan Bos Inter Milan itu tidak merinci subsidi atau bantuan pemerintah mana yang tidak akan dilaksanakan oleh direksi BUMN. Dia memandang, bantuan itu hanya bisa disalurkan melalui platform satu data.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Filosofi Meja Kerja ala Erick Thohir, Tak Ada Istilah Atasan Bawahan
&quot;Data yang baik, subsidi itu juga bisa terlaksanakan. Sekarang ini, banyak data-data yang mungkin tidak singkrong sehingga grey area atau daerah abu-abu itu mengakibatkan bisa salah sasaran,&quot; katanya.Karena itu, Kementerian BUMN akan mengambil langkah untuk memperkecil  potensi atau peluang salah sasaran dari penyaluran subsidi bagi rakyat  kecil.


&quot;Nah bagaimana sekarang berpikir positif bagaimana salah sasaran ini  harus kita perkecil supaya program pemerintah langsung dirasakan rakyat.  BUMN tentu kita harus membantu, dengan infrastruktur, makanya program  yang pondasi yang kita pentingkan di BUMN tentu bukan hanya sistem, tapi  dengan hati. Makanya kita selalu bilang AKHLAK itu penting,&quot; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
