<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Ungkap Latar Belakang Direksi LPI, Ada Bankir hingga Pernah Kerja di Pertamina</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini mengumumkan nama-nama yang mengisi jajaran Direksi Lembaga Pengelola Investasi (LPI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/16/320/2362820/jokowi-ungkap-latar-belakang-direksi-lpi-ada-bankir-hingga-pernah-kerja-di-pertamina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/16/320/2362820/jokowi-ungkap-latar-belakang-direksi-lpi-ada-bankir-hingga-pernah-kerja-di-pertamina"/><item><title>Jokowi Ungkap Latar Belakang Direksi LPI, Ada Bankir hingga Pernah Kerja di Pertamina</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/16/320/2362820/jokowi-ungkap-latar-belakang-direksi-lpi-ada-bankir-hingga-pernah-kerja-di-pertamina</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/16/320/2362820/jokowi-ungkap-latar-belakang-direksi-lpi-ada-bankir-hingga-pernah-kerja-di-pertamina</guid><pubDate>Selasa 16 Februari 2021 11:40 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/16/320/2362820/jokowi-ungkap-latar-belakang-direksi-lpi-ada-bankir-hingga-pernah-kerja-di-pertamina-K3AOR3ggtR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/16/320/2362820/jokowi-ungkap-latar-belakang-direksi-lpi-ada-bankir-hingga-pernah-kerja-di-pertamina-K3AOR3ggtR.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini mengumumkan nama-nama yang mengisi jajaran Direksi Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA). Dimana nama Ridha Wirakusumah ditunjuk sebagai CEO INA atau Ketua Dewan Direktur.

Jokowi menyebut Ridha memiliki pengalaman yang mumpuni dalam industri keuangan dan investasi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dirut Bank Permata Jadi CEO LPI, Saham BNLI Langsung Melonjak 11,45%
&amp;ldquo;Beliau sangat berpengalaman sebagai eksekutif senior di Industri perbankan, jasa keuangan, dan investasi. Terakhir sebagai CEO di Bank Permata. Beliau memiliki pengalaman panjang, pernah menjadi CEO di berbagai perusahaan multinasional. Direktur Kohlberg Kravis Robert di Hong Kong, President and CEO AIG di Hong Kong. Kemudian Presiden dan CEO Asia-Pasifik di GE General Electric, Capital Consumer Finance dnd Banking serta CEO di Maybank Indonesia,&amp;rdquo; katanya di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (16/2/2021).

Kemudian Wakil Ketua Dewan Direktur LPI adalah Arief Budiman. Menurut Jokowi Arief juga memiliki pengalaman  di Industri keuangan dan investasi. Dengan pengalaman 25 tahun di berbagai perusahaan internasional dan domestik.
 
&amp;nbsp;Baca juga; Ridha Wirakusumah Jadi CEO LPI, Jokowi Ingin SWF Indonesia Kelas Dunia
&amp;ldquo;Dan dalam usia yang sangat muda beliau dipercaya sebagai presiden McKinsey Indonesia, pernah menjadi konsultan Booz Allen Hamilton di Amerika dan di Asia, dan pernah menjadi Direktu Utama Danareksa, dan Direktur Keuangan Pertamina,&amp;rdquo; tuturnya.

Selanjutnya Direktur Investasi dijabat oleh Stefanus Ade Hadiwidjaja. Jokowi menyebut selain ahli, Stefanus juga praktisi profesional di bidang investasi.

&amp;ldquo;Berpengalaman sebagai konsultan internasional, CEO dan komite investasi di berbagai perusahaan multinasional. Di Managing Director and Country Head Trader untuk Indonesia dan Singapura. Kemudian Territory Services Leader di IBM Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.Lalu Direktur Risiko dijabat oleh Marita Alisjahbana sebagai Chief  Risk Officer di INA. Dia mengatakan bahwa Marita sosok paling senior di  Indonesia dalam bidang manajemen risiko.

&amp;ldquo;Paling senior di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 30 tahun.  Beliau pernah menjabat sebagai Country and Corporate Risk Manager  Citibank Indonesia selama 15 tahun, dan merupakan WNI pertama yang  memegang posisi tersebut sepanjang sejarah. Pernah juga sebagai Country  and Corporate Risk Manager Citibank Thailand, Vietnam, dan Filipina,&amp;rdquo;  paparnya.

Terakhir Eddy Porwanto ditunjuk sebagai Direktur Keuangan. Jokowi menyebut sosok Eddy berpengalaman di pengelolaan keuangan

&amp;ldquo;Punya banyak pengalaman sebagai Direktur di berbagai sektor  industri. Penerbangan, otomotif, dan consumer goods. Juga pernah di  Northstar Pacific dan CFO General Motors Indonesia,&amp;rdquo; paparnya.

Jokowi yakin dengan nama-nama hebat tersebut dapat membuat LPI mendapatkan kepercayaan investasi nasional maupun internasional.

&amp;ldquo;Dengan pondasi hukum dan dukungan politik yang kuat serta Dewan  Pengawas dan jajaran Direksi yang hebat dan jejaring internasional yang  kuat saya meyakini INA akan memperoleh kepercayaan nasional dan  internasional. Dan mampu membuat INA sebagai Sovereign Wealth Fund Kelas  Dunia,&amp;rdquo;pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini mengumumkan nama-nama yang mengisi jajaran Direksi Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA). Dimana nama Ridha Wirakusumah ditunjuk sebagai CEO INA atau Ketua Dewan Direktur.

Jokowi menyebut Ridha memiliki pengalaman yang mumpuni dalam industri keuangan dan investasi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dirut Bank Permata Jadi CEO LPI, Saham BNLI Langsung Melonjak 11,45%
&amp;ldquo;Beliau sangat berpengalaman sebagai eksekutif senior di Industri perbankan, jasa keuangan, dan investasi. Terakhir sebagai CEO di Bank Permata. Beliau memiliki pengalaman panjang, pernah menjadi CEO di berbagai perusahaan multinasional. Direktur Kohlberg Kravis Robert di Hong Kong, President and CEO AIG di Hong Kong. Kemudian Presiden dan CEO Asia-Pasifik di GE General Electric, Capital Consumer Finance dnd Banking serta CEO di Maybank Indonesia,&amp;rdquo; katanya di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (16/2/2021).

Kemudian Wakil Ketua Dewan Direktur LPI adalah Arief Budiman. Menurut Jokowi Arief juga memiliki pengalaman  di Industri keuangan dan investasi. Dengan pengalaman 25 tahun di berbagai perusahaan internasional dan domestik.
 
&amp;nbsp;Baca juga; Ridha Wirakusumah Jadi CEO LPI, Jokowi Ingin SWF Indonesia Kelas Dunia
&amp;ldquo;Dan dalam usia yang sangat muda beliau dipercaya sebagai presiden McKinsey Indonesia, pernah menjadi konsultan Booz Allen Hamilton di Amerika dan di Asia, dan pernah menjadi Direktu Utama Danareksa, dan Direktur Keuangan Pertamina,&amp;rdquo; tuturnya.

Selanjutnya Direktur Investasi dijabat oleh Stefanus Ade Hadiwidjaja. Jokowi menyebut selain ahli, Stefanus juga praktisi profesional di bidang investasi.

&amp;ldquo;Berpengalaman sebagai konsultan internasional, CEO dan komite investasi di berbagai perusahaan multinasional. Di Managing Director and Country Head Trader untuk Indonesia dan Singapura. Kemudian Territory Services Leader di IBM Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.Lalu Direktur Risiko dijabat oleh Marita Alisjahbana sebagai Chief  Risk Officer di INA. Dia mengatakan bahwa Marita sosok paling senior di  Indonesia dalam bidang manajemen risiko.

&amp;ldquo;Paling senior di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 30 tahun.  Beliau pernah menjabat sebagai Country and Corporate Risk Manager  Citibank Indonesia selama 15 tahun, dan merupakan WNI pertama yang  memegang posisi tersebut sepanjang sejarah. Pernah juga sebagai Country  and Corporate Risk Manager Citibank Thailand, Vietnam, dan Filipina,&amp;rdquo;  paparnya.

Terakhir Eddy Porwanto ditunjuk sebagai Direktur Keuangan. Jokowi menyebut sosok Eddy berpengalaman di pengelolaan keuangan

&amp;ldquo;Punya banyak pengalaman sebagai Direktur di berbagai sektor  industri. Penerbangan, otomotif, dan consumer goods. Juga pernah di  Northstar Pacific dan CFO General Motors Indonesia,&amp;rdquo; paparnya.

Jokowi yakin dengan nama-nama hebat tersebut dapat membuat LPI mendapatkan kepercayaan investasi nasional maupun internasional.

&amp;ldquo;Dengan pondasi hukum dan dukungan politik yang kuat serta Dewan  Pengawas dan jajaran Direksi yang hebat dan jejaring internasional yang  kuat saya meyakini INA akan memperoleh kepercayaan nasional dan  internasional. Dan mampu membuat INA sebagai Sovereign Wealth Fund Kelas  Dunia,&amp;rdquo;pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
