<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ngozi Okonjo-Iweala Jadi Wanita dan Orang Afrika Pertama Pimpin WTO</title><description>World Trade Organization (WTO) untuk  pertama kali memilih perempuan dan orang Afrika sebagai pemimpin  organisasi tersebut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/16/320/2362888/ngozi-okonjo-iweala-jadi-wanita-dan-orang-afrika-pertama-pimpin-wto</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/16/320/2362888/ngozi-okonjo-iweala-jadi-wanita-dan-orang-afrika-pertama-pimpin-wto"/><item><title>Ngozi Okonjo-Iweala Jadi Wanita dan Orang Afrika Pertama Pimpin WTO</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/16/320/2362888/ngozi-okonjo-iweala-jadi-wanita-dan-orang-afrika-pertama-pimpin-wto</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/16/320/2362888/ngozi-okonjo-iweala-jadi-wanita-dan-orang-afrika-pertama-pimpin-wto</guid><pubDate>Selasa 16 Februari 2021 13:09 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/16/320/2362888/ngozi-okonjo-iweala-jadi-wanita-dan-orang-afrika-pertama-pimpin-wto-PuerKJjhIO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ngozi Okonjo (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/16/320/2362888/ngozi-okonjo-iweala-jadi-wanita-dan-orang-afrika-pertama-pimpin-wto-PuerKJjhIO.jpg</image><title>Ngozi Okonjo (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) untuk pertama kali memilih perempuan dan orang Afrika sebagai pemimpin organisasi tersebut.

Mengutip VoA Indonesia, Jakarta, Selasa 916/2/2021), Ekonom Nigeria Ngozi Okonjo-Iweala, yang berusia 66 tahun, ditunjuk sebagai direktur jenderal WTO pada Senin (15/2), oleh perwakilan dari 164 negara yang membentuk organisasi itu.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ini Sosok Wanita Pertama yang Bakal Jadi Bos WTO
Dalam konferensi pers daring, Senin (15/2), Okonjo-Iweala mengatakan bahwa ia sangat ingin memulai pekerjaan mereformasi organisasi itu dan memodernisasi aturan agar sesuai dengan masalah abad ke-21.

Dia mengatakan salah satu prioritas utamanya adalah fokus pada masalah COVID-19, termasuk bekerja sama dengan fasilitas COVAX dan Akselerator ACT untuk mempercepat pasokan dan vaksin ke negara-negara miskin.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Mendag Bahas Reformasi Perdagangan hingga Subsidi Perikanan di Pertemuan WTO
Pemilihan Okonjo-Iweala sebagai kepala WTO ditunda selama berbulan-bulan karena Presiden Amerika Donald Trump tidak mendukungnya. Trump beralasan Okonjo-Iweala kurang pengalaman dalam perdagangan langsung dibandingkan dengan kandidat lain.Pemerintahan Biden mencabut keberatan Amerika, membuka jalan bagi Okonjo-Iweala untuk mendududki jabatan puncak itu.

Okonjo-Iweala bekerja di Bank Dunia selama 25 tahun, di mana ia  mengadvokasi pertumbuhan ekonomi di negara-negara miskin. Ia naik ke  posisi nomor dua di organisasi itu, di mana ia ikut mengawasi anggaran  $81 miliar untuk pembangunan Afrika, Asia Selatan, Eropa dan Asia  Tengah.</description><content:encoded>JAKARTA - Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) untuk pertama kali memilih perempuan dan orang Afrika sebagai pemimpin organisasi tersebut.

Mengutip VoA Indonesia, Jakarta, Selasa 916/2/2021), Ekonom Nigeria Ngozi Okonjo-Iweala, yang berusia 66 tahun, ditunjuk sebagai direktur jenderal WTO pada Senin (15/2), oleh perwakilan dari 164 negara yang membentuk organisasi itu.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ini Sosok Wanita Pertama yang Bakal Jadi Bos WTO
Dalam konferensi pers daring, Senin (15/2), Okonjo-Iweala mengatakan bahwa ia sangat ingin memulai pekerjaan mereformasi organisasi itu dan memodernisasi aturan agar sesuai dengan masalah abad ke-21.

Dia mengatakan salah satu prioritas utamanya adalah fokus pada masalah COVID-19, termasuk bekerja sama dengan fasilitas COVAX dan Akselerator ACT untuk mempercepat pasokan dan vaksin ke negara-negara miskin.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Mendag Bahas Reformasi Perdagangan hingga Subsidi Perikanan di Pertemuan WTO
Pemilihan Okonjo-Iweala sebagai kepala WTO ditunda selama berbulan-bulan karena Presiden Amerika Donald Trump tidak mendukungnya. Trump beralasan Okonjo-Iweala kurang pengalaman dalam perdagangan langsung dibandingkan dengan kandidat lain.Pemerintahan Biden mencabut keberatan Amerika, membuka jalan bagi Okonjo-Iweala untuk mendududki jabatan puncak itu.

Okonjo-Iweala bekerja di Bank Dunia selama 25 tahun, di mana ia  mengadvokasi pertumbuhan ekonomi di negara-negara miskin. Ia naik ke  posisi nomor dua di organisasi itu, di mana ia ikut mengawasi anggaran  $81 miliar untuk pembangunan Afrika, Asia Selatan, Eropa dan Asia  Tengah.</content:encoded></item></channel></rss>
