<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI 2021 Tumbuh 5%</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui memang terjadi perubahan  dalam proyeksi pertumbuhan ekonomi domestik di tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/16/320/2362989/sri-mulyani-yakin-ekonomi-ri-2021-tumbuh-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/16/320/2362989/sri-mulyani-yakin-ekonomi-ri-2021-tumbuh-5"/><item><title>Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI 2021 Tumbuh 5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/16/320/2362989/sri-mulyani-yakin-ekonomi-ri-2021-tumbuh-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/16/320/2362989/sri-mulyani-yakin-ekonomi-ri-2021-tumbuh-5</guid><pubDate>Selasa 16 Februari 2021 14:46 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/16/320/2362989/sri-mulyani-yakin-ekonomi-ri-2021-tumbuh-5-aicJhjXk9V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/16/320/2362989/sri-mulyani-yakin-ekonomi-ri-2021-tumbuh-5-aicJhjXk9V.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui memang terjadi perubahan dalam proyeksi pertumbuhan ekonomi domestik di tahun ini, namun laju kegiatan perekonomian pada 2021 ini tetap terjaga sesuai estimasi awal hingga ke level 5%, dibanding minus 2,07% pada 2020.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Luhut Curhat soal Ekonomi Indonesia ke GP Ansor
Sri Mulyani mengatakan pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2021 akan sebesar 4,3-5,5%. Hal itu berbeda dengan asumsi pertumbuhan ekonomi di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 yang sebesar 4,5-5,5%.
&amp;ldquo;Sekarang rentangnya agak bergeser, tapi titik perkiraan kita ada di 5%,&amp;rdquo; ujar Sri Mulyani dilansir dari Antara, Selasa (16/2/2021).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS80LzEyNjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dalam rapat pimpinan TNI-Polri, Senin (15/2) lalu, Sri Mulyani mengaku mengeluarkan proyeksi pertumbuhan ekonomi RI pada 2021 sebesar 4,3-5,3%.
&quot;Jadi kita akan lihat di kuartal satu ini. Tapi range (rentang) ini menggambarkan kita masih optimis di sekitar 5% untuk 2021,&quot; ujarnya.Di kuartal I 2021 ini, Sri Mulyani melihat pemulihan ekonomi  masyarakat terus berjalan meskipun pemerintah menerapkan Penerapan  Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Pemerintah, ujarnya, akan terus menggulirkan kebijakan untuk  menstimulus ekonomi demi mengakeselerasi pemulihan ekonomi dari dampak  pandemi COVID-19.
&amp;ldquo;Inilah yang kita upayakan di Februari dan Maret 2021 ini. Supaya  kuartal I tetap bisa ada momentum pemulihan, baik kuartal ke kuartal  atau secara tahunan. Dengan kuartal I yang cukup solid, kita akan jaga  supaya di kuartal II dan III akan rebound, atau pemulihannya makin  dipercepat,&amp;rdquo; demikian Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui memang terjadi perubahan dalam proyeksi pertumbuhan ekonomi domestik di tahun ini, namun laju kegiatan perekonomian pada 2021 ini tetap terjaga sesuai estimasi awal hingga ke level 5%, dibanding minus 2,07% pada 2020.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Luhut Curhat soal Ekonomi Indonesia ke GP Ansor
Sri Mulyani mengatakan pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2021 akan sebesar 4,3-5,5%. Hal itu berbeda dengan asumsi pertumbuhan ekonomi di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 yang sebesar 4,5-5,5%.
&amp;ldquo;Sekarang rentangnya agak bergeser, tapi titik perkiraan kita ada di 5%,&amp;rdquo; ujar Sri Mulyani dilansir dari Antara, Selasa (16/2/2021).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOS80LzEyNjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dalam rapat pimpinan TNI-Polri, Senin (15/2) lalu, Sri Mulyani mengaku mengeluarkan proyeksi pertumbuhan ekonomi RI pada 2021 sebesar 4,3-5,3%.
&quot;Jadi kita akan lihat di kuartal satu ini. Tapi range (rentang) ini menggambarkan kita masih optimis di sekitar 5% untuk 2021,&quot; ujarnya.Di kuartal I 2021 ini, Sri Mulyani melihat pemulihan ekonomi  masyarakat terus berjalan meskipun pemerintah menerapkan Penerapan  Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Pemerintah, ujarnya, akan terus menggulirkan kebijakan untuk  menstimulus ekonomi demi mengakeselerasi pemulihan ekonomi dari dampak  pandemi COVID-19.
&amp;ldquo;Inilah yang kita upayakan di Februari dan Maret 2021 ini. Supaya  kuartal I tetap bisa ada momentum pemulihan, baik kuartal ke kuartal  atau secara tahunan. Dengan kuartal I yang cukup solid, kita akan jaga  supaya di kuartal II dan III akan rebound, atau pemulihannya makin  dipercepat,&amp;rdquo; demikian Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu.</content:encoded></item></channel></rss>
