<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pentingnya Evaluasi Ide Bisnis, Lakukan 3 Tips Berikut Ini</title><description>Kesalahan yang cukup banyak dilakukan oleh para pelaku usaha adalah menjalankan bisnis tanpa melakukan evaluasi ide bisnis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/16/455/2362396/pentingnya-evaluasi-ide-bisnis-lakukan-3-tips-berikut-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/16/455/2362396/pentingnya-evaluasi-ide-bisnis-lakukan-3-tips-berikut-ini"/><item><title>Pentingnya Evaluasi Ide Bisnis, Lakukan 3 Tips Berikut Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/16/455/2362396/pentingnya-evaluasi-ide-bisnis-lakukan-3-tips-berikut-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/16/455/2362396/pentingnya-evaluasi-ide-bisnis-lakukan-3-tips-berikut-ini</guid><pubDate>Selasa 16 Februari 2021 06:08 WIB</pubDate><dc:creator>Reza Andrafirdaus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/15/455/2362396/pentingnya-evaluasi-ide-bisnis-lakukan-3-tips-berikut-ini-cU12QEBLWr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Tips Memulai Bisnis (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/15/455/2362396/pentingnya-evaluasi-ide-bisnis-lakukan-3-tips-berikut-ini-cU12QEBLWr.jpg</image><title>Ilustrasi Tips Memulai Bisnis (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kesalahan yang cukup banyak dilakukan oleh para pelaku usaha adalah menjalankan bisnis tanpa melakukan evaluasi ide bisnis. Padahal ini penting untuk dilakukan guna mengetahui apakah ide tersebut cukup baik dan dapat dilaksanakan atau tidak.
Sebelum membuat suatu perubahan, sebaiknya luangkan waktu untuk meneliti dan menganalisis ide bisnis seobyektif mungkin. Pastikan apakah ide bisnis tersebut potensial dan menjanjikan untuk dikembangkan.
Dilansir dari The Balance Small Business, Jakarta, Selasa (16/2/2021), berikut beberapa tips mengevaluasi ide bisnis yang perlu dilakukan.
Baca juga: Momentum Valentine, Penjual Coklat Berbentuk Kelamin Ini Kebanjiran Pesanan
1.      Identifikasi Target Pasar
Langkah pertama dalam menilai potensi dari ide bisnis adalah menentukan siapa target pasarnya. Bangun profil pelanggan ideal berdasarkan pengamatan dan analisis pribadi, riset pasar pihak ketiga, dan umpan balik apa pun yang diterima. Perhatikan sejumlah faktor seperti usia, jenis kelamin, status pendidikan, tingkat pendapatan, status pernikahan dan juga lokasi target pasar.
Selain itu, penting juga melakukan analisis pasar untuk menentukan seberapa besar pasarnya, seberapa jenuh dengan pesaing, dan apakah ada ruang untuk produk atau layanan. Riset dapat dilakukan melalui survei, atau diskusi kelompok untuk menguji segmen pasar.
Baca juga: Menkop Teten Bicara soal Bisnis Online
2.      Riset Kompetisi
 
Langkah selanjutnya adalah dengan melakukan riset kompetisi. Sama seperti mengidentifikasi target pasar ideal, sebelum meluncurkan bisnis perlu juga untuk mengetahui siapa kompetitor di pasar. Riset kompetisi dapat dilakukan dengan mengumpulkan informasi penting kompetitor, mengetahui jenis persaingan yang dihadapi, mengidentifikasi keunggulan kompetitif yang dimiliki, dan melakukan analisis kekuatan dan kelemahan.3.      Lakukan Analisis Kelayakan Keuangan
Langkah Terakhir dalam mengevaluasi ide bisnis adalah dengan  melakukan analisis keuangan. Ini berarti mengembangkan jawaban atas  pertanyaan-pertanyaan seperti berapa biayanya untuk memulai bisnis, dari  mana asal modal awal, apa potensi penghasilan dari bisnis setelah  beroperasi, dan lainnya.
Melakukan analisis keuangan akan membantu menetapkan data keuangan di  pasar, dan mempertimbangkan sumber potensial untuk mendapatkan  penghasilan, investasi, dan kredit yang tersedia untuk bisnis.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kesalahan yang cukup banyak dilakukan oleh para pelaku usaha adalah menjalankan bisnis tanpa melakukan evaluasi ide bisnis. Padahal ini penting untuk dilakukan guna mengetahui apakah ide tersebut cukup baik dan dapat dilaksanakan atau tidak.
Sebelum membuat suatu perubahan, sebaiknya luangkan waktu untuk meneliti dan menganalisis ide bisnis seobyektif mungkin. Pastikan apakah ide bisnis tersebut potensial dan menjanjikan untuk dikembangkan.
Dilansir dari The Balance Small Business, Jakarta, Selasa (16/2/2021), berikut beberapa tips mengevaluasi ide bisnis yang perlu dilakukan.
Baca juga: Momentum Valentine, Penjual Coklat Berbentuk Kelamin Ini Kebanjiran Pesanan
1.      Identifikasi Target Pasar
Langkah pertama dalam menilai potensi dari ide bisnis adalah menentukan siapa target pasarnya. Bangun profil pelanggan ideal berdasarkan pengamatan dan analisis pribadi, riset pasar pihak ketiga, dan umpan balik apa pun yang diterima. Perhatikan sejumlah faktor seperti usia, jenis kelamin, status pendidikan, tingkat pendapatan, status pernikahan dan juga lokasi target pasar.
Selain itu, penting juga melakukan analisis pasar untuk menentukan seberapa besar pasarnya, seberapa jenuh dengan pesaing, dan apakah ada ruang untuk produk atau layanan. Riset dapat dilakukan melalui survei, atau diskusi kelompok untuk menguji segmen pasar.
Baca juga: Menkop Teten Bicara soal Bisnis Online
2.      Riset Kompetisi
 
Langkah selanjutnya adalah dengan melakukan riset kompetisi. Sama seperti mengidentifikasi target pasar ideal, sebelum meluncurkan bisnis perlu juga untuk mengetahui siapa kompetitor di pasar. Riset kompetisi dapat dilakukan dengan mengumpulkan informasi penting kompetitor, mengetahui jenis persaingan yang dihadapi, mengidentifikasi keunggulan kompetitif yang dimiliki, dan melakukan analisis kekuatan dan kelemahan.3.      Lakukan Analisis Kelayakan Keuangan
Langkah Terakhir dalam mengevaluasi ide bisnis adalah dengan  melakukan analisis keuangan. Ini berarti mengembangkan jawaban atas  pertanyaan-pertanyaan seperti berapa biayanya untuk memulai bisnis, dari  mana asal modal awal, apa potensi penghasilan dari bisnis setelah  beroperasi, dan lainnya.
Melakukan analisis keuangan akan membantu menetapkan data keuangan di  pasar, dan mempertimbangkan sumber potensial untuk mendapatkan  penghasilan, investasi, dan kredit yang tersedia untuk bisnis.</content:encoded></item></channel></rss>
