<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Proyeksi Ekonomi RI 2021 Rebound ke 5,5%</title><description>Airlangga Hartarto memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan  bangkit kembali atau rebound di kisaran 4,5 hingga 5,5 persen.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/17/320/2363406/menko-airlangga-proyeksi-ekonomi-ri-2021-rebound-ke-5-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/17/320/2363406/menko-airlangga-proyeksi-ekonomi-ri-2021-rebound-ke-5-5"/><item><title>Menko Airlangga Proyeksi Ekonomi RI 2021 Rebound ke 5,5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/17/320/2363406/menko-airlangga-proyeksi-ekonomi-ri-2021-rebound-ke-5-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/17/320/2363406/menko-airlangga-proyeksi-ekonomi-ri-2021-rebound-ke-5-5</guid><pubDate>Rabu 17 Februari 2021 09:15 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/17/320/2363406/menko-airlangga-proyeksi-ekonomi-ri-2021-rebound-ke-5-5-TxfmyAIjlq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto; Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/17/320/2363406/menko-airlangga-proyeksi-ekonomi-ri-2021-rebound-ke-5-5-TxfmyAIjlq.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto; Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan bangkit kembali atau rebound di kisaran 4,5 hingga 5,5 persen pada 2021 karena didukung peningkatan konsumsi rumah tangga, investasi, pengeluaran pemerintah, dan ekspor.

&quot;Proyeksi ini sejalan dengan outlook beberapa lembaga internasional, seperti World Bank, OECD, ADB dan IMF,&quot; kata Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sri Mulyani Geser Ekonomi Indonesia 2021 Jadi 4,3%-5,3%
Sejumlah upaya dilakukan pemerintah di antaranya dengan menggelontorkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang pada 2020 dianggarkan mencapai Rp695,2 triliun.

Dari alokasi anggaran itu, sepanjang 2020 terealisasi mencapai Rp579,8 triliun atau 83,4 persen dari Rp695,2 triliun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI 2021 Tumbuh 5%
Anggaran tersebut dikucurkan untuk bidang kesehatan, perlindungan sosial, dukungan kepada sektor UMKM, insentif usaha, sektoral kementerian/lembaga dan pemda, dan pembiayaan korporasi.Dengan upaya tersebut yang salah satunya melalui PEN, pertumbuhan  ekonomi RI sepanjang 2020 terjadi perbaikan yang mencapai minus 2,07  persen.

Meski masih mengalami kontraksi, namun ekonomi RI mengalami perbaikan  yakni dari minus 5,32 persen pada kuartal II, kemudian membaik menjadi  3,49 persen pada kuartal III dan kuartal IV-2020 kembali membaik  mencapai minus 2,19 persen.

Tahun ini, pemerintah kembali menggelontorkan program PEN mencapai  Rp688,33 triliun atau meningkat dari rencana sebelumnya Rp627,9 triliun  untuk bidang yang sama pada 2020.

Selain melalui PEN, ekonomi RI diproyeksikan tumbuh kembali dari  upaya penanganan pandemi COVID-19 salah satunya mengendalikan  penyebarannya melalui Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)  berskala mikro.

Airlangga mengapresiasi sejumlah pihak yang turut berpartisipasi dalam PPKM Mikro salah satunya peran TNI.

&quot;Kami mengapresiasi dukungan TNI yang telah memberikan 30.219 pasukan  dalam operasi PPKM Mikro di tujuh provinsi prioritas untuk periode 9-22  Februari 2021,&quot; ujarnya saat hadir dalam Rapat Pimpinan TNI, di Mabes  TNI Cilangkap, Selasa (16/2).

Selain itu, lanjut Airlangga, sebanyak 117 Rumah Sakit TNI di seluruh  Indonesia menjadi bagian dari kesiapan pemerintah dan TNI dalam  penanganan COVID-19.

&quot;Sehingga masyarakat yang membutuhkan perawatan dapat tertolong,&amp;rdquo; imbuhnya.

Dalam melaksanakan PPKM Mikro, Pemerintah meminta keterlibatan aktif  dan dukungan dari satgas pusat atau satgas daerah, Satpol PP, Babinsa,  Bhanbinkamtibmas, Aparat Bintara Pembina Desa, Pembina Potensi Maritim,  dan Bintara Pembina Potensi Dirgantara, dan lain-lain.

&amp;ldquo;Perlu adanya penegakan sosialisasi untuk melaksanakan 3M, 3T, serta  membantu distribusi logistik di daerah Zona Merah berupa masker dan  bantuan sosial (bansos),&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan bangkit kembali atau rebound di kisaran 4,5 hingga 5,5 persen pada 2021 karena didukung peningkatan konsumsi rumah tangga, investasi, pengeluaran pemerintah, dan ekspor.

&quot;Proyeksi ini sejalan dengan outlook beberapa lembaga internasional, seperti World Bank, OECD, ADB dan IMF,&quot; kata Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sri Mulyani Geser Ekonomi Indonesia 2021 Jadi 4,3%-5,3%
Sejumlah upaya dilakukan pemerintah di antaranya dengan menggelontorkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang pada 2020 dianggarkan mencapai Rp695,2 triliun.

Dari alokasi anggaran itu, sepanjang 2020 terealisasi mencapai Rp579,8 triliun atau 83,4 persen dari Rp695,2 triliun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI 2021 Tumbuh 5%
Anggaran tersebut dikucurkan untuk bidang kesehatan, perlindungan sosial, dukungan kepada sektor UMKM, insentif usaha, sektoral kementerian/lembaga dan pemda, dan pembiayaan korporasi.Dengan upaya tersebut yang salah satunya melalui PEN, pertumbuhan  ekonomi RI sepanjang 2020 terjadi perbaikan yang mencapai minus 2,07  persen.

Meski masih mengalami kontraksi, namun ekonomi RI mengalami perbaikan  yakni dari minus 5,32 persen pada kuartal II, kemudian membaik menjadi  3,49 persen pada kuartal III dan kuartal IV-2020 kembali membaik  mencapai minus 2,19 persen.

Tahun ini, pemerintah kembali menggelontorkan program PEN mencapai  Rp688,33 triliun atau meningkat dari rencana sebelumnya Rp627,9 triliun  untuk bidang yang sama pada 2020.

Selain melalui PEN, ekonomi RI diproyeksikan tumbuh kembali dari  upaya penanganan pandemi COVID-19 salah satunya mengendalikan  penyebarannya melalui Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)  berskala mikro.

Airlangga mengapresiasi sejumlah pihak yang turut berpartisipasi dalam PPKM Mikro salah satunya peran TNI.

&quot;Kami mengapresiasi dukungan TNI yang telah memberikan 30.219 pasukan  dalam operasi PPKM Mikro di tujuh provinsi prioritas untuk periode 9-22  Februari 2021,&quot; ujarnya saat hadir dalam Rapat Pimpinan TNI, di Mabes  TNI Cilangkap, Selasa (16/2).

Selain itu, lanjut Airlangga, sebanyak 117 Rumah Sakit TNI di seluruh  Indonesia menjadi bagian dari kesiapan pemerintah dan TNI dalam  penanganan COVID-19.

&quot;Sehingga masyarakat yang membutuhkan perawatan dapat tertolong,&amp;rdquo; imbuhnya.

Dalam melaksanakan PPKM Mikro, Pemerintah meminta keterlibatan aktif  dan dukungan dari satgas pusat atau satgas daerah, Satpol PP, Babinsa,  Bhanbinkamtibmas, Aparat Bintara Pembina Desa, Pembina Potensi Maritim,  dan Bintara Pembina Potensi Dirgantara, dan lain-lain.

&amp;ldquo;Perlu adanya penegakan sosialisasi untuk melaksanakan 3M, 3T, serta  membantu distribusi logistik di daerah Zona Merah berupa masker dan  bantuan sosial (bansos),&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
