<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Relaksasi PPnBM dan DP Nol%, Penjualan Mobil Makin Gacor</title><description>Pemerintah memberikan insentif pajak mobil baru 0% atau relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/17/320/2363564/relaksasi-ppnbm-dan-dp-nol-penjualan-mobil-makin-gacor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/17/320/2363564/relaksasi-ppnbm-dan-dp-nol-penjualan-mobil-makin-gacor"/><item><title>Relaksasi PPnBM dan DP Nol%, Penjualan Mobil Makin Gacor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/17/320/2363564/relaksasi-ppnbm-dan-dp-nol-penjualan-mobil-makin-gacor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/17/320/2363564/relaksasi-ppnbm-dan-dp-nol-penjualan-mobil-makin-gacor</guid><pubDate>Rabu 17 Februari 2021 13:35 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/17/320/2363564/relaksasi-ppnbm-dan-dp-nol-penjualan-mobil-makin-gacor-8JGPfBZclQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pajak Mobil Baru 0% (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/17/320/2363564/relaksasi-ppnbm-dan-dp-nol-penjualan-mobil-makin-gacor-8JGPfBZclQ.jpg</image><title>Pajak Mobil Baru 0% (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah memberikan insentif pajak mobil baru 0% atau relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil tertentu pada Maret-Mei 2021. Tak hanya itu, pemerintah juga telah mengusulkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendukung kebijakan tersebut dengan revisi aturan soal uang muka (down payment/DP).
Menanggapi hal itu, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto sangat yakin penjualan otomotif akan meningkat. Karena tak hanya harga saja yang diturunkan tapi kemudahan pembiayaan juga dibutuhkan.
Baca Juga: Beli Mobil Bebas Pajak Mulai Bulan Depan, Ini Penjelasan Menko Airlangga
&quot;Ini tambahan kemudahan, ditambah  lagi ada penurunan suku bunga dari BI rate hanya 3,75%. ini cukup baik sehingga suku bunga perbankan nya jadi rendah,&quot; terangnya dalam Market Review IDX Channel, Rabu (17/2/2021).
Dia mengatakan, sebagai besar penjualan otomotif itu melalui leasing dan perbankan. Sehingga dengan adanya faktor - faktor tersebut dapat memberikan rangsangan kepada konsumen.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNi82Ny8xMjM3NDgvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;70% penjualan otomotif di Indonesia itu melalui kredit atau leasing. jadi ini sangat membantu sekali,&quot; ujarnya
Untuk itu, Jongkie meminta agar pemerintah dapat segera mengeluarkan aturan kebijakan tersebut. Supaya para Agen Pemegang Merek dapat menentukan harga dan bersosialisasi sebelum tanggal 1 Maret.&quot;Kami menyambut baik keputusan ini. kami sedang menunggu PMK atau  juklak juknisnya sehingga para APM bisa mengumumkan bahwa harga mobil  saya segini pada 1 Maret,&quot; katanya
Dia menambahkan, bahwa dengan adanya PPnBM dan kemudahan pembiayaan,  Gaikindo yakin tahun ini penjualan mobil bisa tembus 750 ribu unit.
&quot;Pada 2020 kita cuma 530 ribu unit. Awalnya kita gak yakin 750 ribu  unit, tapi ada PPnBM kita pasti bisa mencapai target tersebut,&quot;  tandasnya</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah memberikan insentif pajak mobil baru 0% atau relaksasi Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil tertentu pada Maret-Mei 2021. Tak hanya itu, pemerintah juga telah mengusulkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendukung kebijakan tersebut dengan revisi aturan soal uang muka (down payment/DP).
Menanggapi hal itu, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto sangat yakin penjualan otomotif akan meningkat. Karena tak hanya harga saja yang diturunkan tapi kemudahan pembiayaan juga dibutuhkan.
Baca Juga: Beli Mobil Bebas Pajak Mulai Bulan Depan, Ini Penjelasan Menko Airlangga
&quot;Ini tambahan kemudahan, ditambah  lagi ada penurunan suku bunga dari BI rate hanya 3,75%. ini cukup baik sehingga suku bunga perbankan nya jadi rendah,&quot; terangnya dalam Market Review IDX Channel, Rabu (17/2/2021).
Dia mengatakan, sebagai besar penjualan otomotif itu melalui leasing dan perbankan. Sehingga dengan adanya faktor - faktor tersebut dapat memberikan rangsangan kepada konsumen.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNi82Ny8xMjM3NDgvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;70% penjualan otomotif di Indonesia itu melalui kredit atau leasing. jadi ini sangat membantu sekali,&quot; ujarnya
Untuk itu, Jongkie meminta agar pemerintah dapat segera mengeluarkan aturan kebijakan tersebut. Supaya para Agen Pemegang Merek dapat menentukan harga dan bersosialisasi sebelum tanggal 1 Maret.&quot;Kami menyambut baik keputusan ini. kami sedang menunggu PMK atau  juklak juknisnya sehingga para APM bisa mengumumkan bahwa harga mobil  saya segini pada 1 Maret,&quot; katanya
Dia menambahkan, bahwa dengan adanya PPnBM dan kemudahan pembiayaan,  Gaikindo yakin tahun ini penjualan mobil bisa tembus 750 ribu unit.
&quot;Pada 2020 kita cuma 530 ribu unit. Awalnya kita gak yakin 750 ribu  unit, tapi ada PPnBM kita pasti bisa mencapai target tersebut,&quot;  tandasnya</content:encoded></item></channel></rss>
