<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 3,5%</title><description>Menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) atau suku bunga acuan sebesar 2,5 basis point (bps) menjadi 3,5%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/18/320/2364254/bi-turunkan-suku-bunga-acuan-jadi-3-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/18/320/2364254/bi-turunkan-suku-bunga-acuan-jadi-3-5"/><item><title>BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 3,5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/18/320/2364254/bi-turunkan-suku-bunga-acuan-jadi-3-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/18/320/2364254/bi-turunkan-suku-bunga-acuan-jadi-3-5</guid><pubDate>Kamis 18 Februari 2021 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/18/320/2364254/bi-turunkan-suku-bunga-acuan-jadi-3-5-NBJ3N3xHas.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/18/320/2364254/bi-turunkan-suku-bunga-acuan-jadi-3-5-NBJ3N3xHas.jpeg</image><title>Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA&amp;ndash; Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 18 Februari 2021 memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) atau suku bunga acuan BI sebesar 2,5 basis point (bps) menjadi 3,5%.

Sedangkan suku bunga Deposit Facility turun sebesar 25 bps menjadi 2,75%, dan suku bunga Lending Facility turun sebesar 25 bps menjadi 4,25%.

Baca Juga:&amp;nbsp;Menanti Hasil RDG BI, Suku Bunga Acuan Diprediksi Turun&amp;nbsp;
Gubenur BI Perry Warjiyo mengatakan, keputusan ini mempertimbangkan perkiraan inflasi yang tetap rendah, stabilitas eksternal yang terjaga, dan sebagai langkah lanjutan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

&quot;Berdasarkan assessment secara keseluruhan Rapat Dewan Gubernur BI pada tanggal 17 sampai 18 Februari memutuskan untuk menurunkan  suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate menjadi 3,5%. Keputusan ini mempertimbangkan perlunya stabilitas nilai tukar Rupiah dan akselerasi ekonomi,&quot; kata Perry dalam video virtual, Kamis (18/2/2021).

Menurut dia, keputusan ini melanjutkan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah agar sejalan dengan fundamental dan mekanisme pasar. Memperkuat strategi operasi moneter untuk mendukung stance kebijakan moneter akomodatif.

Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Suku Bunga BI Turun, Dirut BRI Sebut Bunga Kredit Makin Murah
&quot;Keputusan ini konsisten mendukung pemulihan ekonomi &quot; katanya.

Perry menambahkan, suku bunga diturunkan akan memperkuat fundamental ekonomi serta memperkuat strategi operasi moneter. &quot;Kita memastikan bekerjanya mekanisme pasar dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah, baik pusat dan daerah. Dan melanjutkan operasi moneter,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA&amp;ndash; Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 18 Februari 2021 memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) atau suku bunga acuan BI sebesar 2,5 basis point (bps) menjadi 3,5%.

Sedangkan suku bunga Deposit Facility turun sebesar 25 bps menjadi 2,75%, dan suku bunga Lending Facility turun sebesar 25 bps menjadi 4,25%.

Baca Juga:&amp;nbsp;Menanti Hasil RDG BI, Suku Bunga Acuan Diprediksi Turun&amp;nbsp;
Gubenur BI Perry Warjiyo mengatakan, keputusan ini mempertimbangkan perkiraan inflasi yang tetap rendah, stabilitas eksternal yang terjaga, dan sebagai langkah lanjutan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

&quot;Berdasarkan assessment secara keseluruhan Rapat Dewan Gubernur BI pada tanggal 17 sampai 18 Februari memutuskan untuk menurunkan  suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate menjadi 3,5%. Keputusan ini mempertimbangkan perlunya stabilitas nilai tukar Rupiah dan akselerasi ekonomi,&quot; kata Perry dalam video virtual, Kamis (18/2/2021).

Menurut dia, keputusan ini melanjutkan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah agar sejalan dengan fundamental dan mekanisme pasar. Memperkuat strategi operasi moneter untuk mendukung stance kebijakan moneter akomodatif.

Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Suku Bunga BI Turun, Dirut BRI Sebut Bunga Kredit Makin Murah
&quot;Keputusan ini konsisten mendukung pemulihan ekonomi &quot; katanya.

Perry menambahkan, suku bunga diturunkan akan memperkuat fundamental ekonomi serta memperkuat strategi operasi moneter. &quot;Kita memastikan bekerjanya mekanisme pasar dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah, baik pusat dan daerah. Dan melanjutkan operasi moneter,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
