<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Tak Bisa Terus-terusan Bangun Infrastruktur Pakai Utang</title><description>Sri Mulyani mengatakan bahwa Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/19/320/2364354/indonesia-tak-bisa-terus-terusan-bangun-infrastruktur-pakai-utang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/19/320/2364354/indonesia-tak-bisa-terus-terusan-bangun-infrastruktur-pakai-utang"/><item><title>Indonesia Tak Bisa Terus-terusan Bangun Infrastruktur Pakai Utang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/19/320/2364354/indonesia-tak-bisa-terus-terusan-bangun-infrastruktur-pakai-utang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/19/320/2364354/indonesia-tak-bisa-terus-terusan-bangun-infrastruktur-pakai-utang</guid><pubDate>Jum'at 19 Februari 2021 03:32 WIB</pubDate><dc:creator>Iffa Naila Safira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/18/320/2364354/indonesia-tak-bisa-terus-terusan-bangun-infrastruktur-pakai-utang-42T0vZNMg6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RI Tak Bisa Andalkan APBN dan Utang untuk Pembangunan Infrastruktur. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/18/320/2364354/indonesia-tak-bisa-terus-terusan-bangun-infrastruktur-pakai-utang-42T0vZNMg6.jpg</image><title>RI Tak Bisa Andalkan APBN dan Utang untuk Pembangunan Infrastruktur. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membangun perekonomian Indonesia.
Untuk itu, Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau sovereign wealth fund (SWF) yang bernama Indonesia Investment Authority (INA) adalah mencari investasi berupa modal, bukan dana pinjaman atau utang.
&quot;Jadi sovereign wealth fund, otoritas Investasi Indonesia merupakan salah satu upaya pemerintah agar kami dapat menarik lebih banyak modal dari swasta asing untuk bermitra dengan kami dalam ekuitas farmasi. Karena Indonesia tidak bisa terus-menerus membangun dan mengembangkan dirinya hanya melalui pembiayaan yang berasal dari leverage atau utang,&quot; kata Sri Mulyani.
Sebelumnya, Ridha DM Wirakusumah resmi menjadi CEO Indonesia Investment Authority (INA) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI).
Ridha mengatakan, visi dan misi dari Sovereign Wealth Fund (SWF) memang luar biasa. Menurutnya, menjadi dewan direksi SWF yang dikenal dengan INA merupakan tugas yang mulai tetapi juga tidak ringan.
Dirinya pun ingin menekankan bahwa INA akan menciptakan clime of investment. Sehingga nantinya para investor bisa masuk ke Indonesia dengan lebih nyaman dan yakin.
Baca Selengkapnya: Cara Jokowi Bangun Indonesia Tanpa Utang, Bisa?

</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membangun perekonomian Indonesia.
Untuk itu, Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau sovereign wealth fund (SWF) yang bernama Indonesia Investment Authority (INA) adalah mencari investasi berupa modal, bukan dana pinjaman atau utang.
&quot;Jadi sovereign wealth fund, otoritas Investasi Indonesia merupakan salah satu upaya pemerintah agar kami dapat menarik lebih banyak modal dari swasta asing untuk bermitra dengan kami dalam ekuitas farmasi. Karena Indonesia tidak bisa terus-menerus membangun dan mengembangkan dirinya hanya melalui pembiayaan yang berasal dari leverage atau utang,&quot; kata Sri Mulyani.
Sebelumnya, Ridha DM Wirakusumah resmi menjadi CEO Indonesia Investment Authority (INA) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI).
Ridha mengatakan, visi dan misi dari Sovereign Wealth Fund (SWF) memang luar biasa. Menurutnya, menjadi dewan direksi SWF yang dikenal dengan INA merupakan tugas yang mulai tetapi juga tidak ringan.
Dirinya pun ingin menekankan bahwa INA akan menciptakan clime of investment. Sehingga nantinya para investor bisa masuk ke Indonesia dengan lebih nyaman dan yakin.
Baca Selengkapnya: Cara Jokowi Bangun Indonesia Tanpa Utang, Bisa?

</content:encoded></item></channel></rss>
