<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Insentif PPnBM 0%, Jokowi: Bangkitkan Sektor Manufaktur</title><description>Pemerintah memberikan insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk pembelian mobil baru.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/20/320/2365348/insentif-ppnbm-0-jokowi-bangkitkan-sektor-manufaktur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/20/320/2365348/insentif-ppnbm-0-jokowi-bangkitkan-sektor-manufaktur"/><item><title>Insentif PPnBM 0%, Jokowi: Bangkitkan Sektor Manufaktur</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/02/20/320/2365348/insentif-ppnbm-0-jokowi-bangkitkan-sektor-manufaktur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/02/20/320/2365348/insentif-ppnbm-0-jokowi-bangkitkan-sektor-manufaktur</guid><pubDate>Sabtu 20 Februari 2021 12:33 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/02/20/320/2365348/insentif-ppnbm-0-jokowi-bangkitkan-sektor-manufaktur-ri2CwGsExy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/02/20/320/2365348/insentif-ppnbm-0-jokowi-bangkitkan-sektor-manufaktur-ri2CwGsExy.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah memberikan insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk pembelian mobil baru. Pajak mobil 0% ini diharapkan bisa membangkitkan sektor manufaktur.
&amp;ldquo;Baru saja untuk membangkitkan sektor manufaktur, PPnBM selama nanti Maret, April, Mei diberikan tiga bulan PPNBM 0%,&amp;rdquo; kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Perayaan Imlek Nasional, Sabtu (20/2/2021).
Baca Juga: Diskon PPnBM Kendaraan yang Dikomandoi Airlangga Hartarto Dinilai Mampu Selamatkan Buruh Otomotif
 
Jokowi mengatakan untuk tiga bulan berikutnya pemerintah akan menanggung 50% PPnBM. Sehingga sektor manufaktur hanya dibebani PPnBM sebesar 50%.
&amp;ldquo;Tiga bulan berikutnya 50%. Tiga bulan berikutnya 25%,&amp;rdquo; ungkapnya.
Baca Juga: Deretan Jenis Mobil di Bawah 1500 cc Tak Dapat Relaksasi PPnBM 0%
 
Dia juga mengungkapkan cara-cara inilah yang diharapkan dapat menggenjot konsumsi masyarakat.
&amp;ldquo;Saya kira cara-cara ini yang akan bisa membangkitkan demand, membangkitkan konsumsi, membangkitkan daya beli masyarakat,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNi82Ny8xMjM3NDgvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pada kesempatan itu Jokowi mengatakan bahwa pemerintah juga telah  memutuskan untuk melanjutkan program pemulihan ekonomi tahun 2020 lalu.  Di antaranya bantuan sosial berupa program keluarga harapan (PKH), kartu  pra kerja hingga bantuan produktif bagi UMKM.
&amp;ldquo;Kita juga harus membuka kesempatan kerja seluas-luasnya untuk  rakyat. Ini yang sekarang ini dibutuhkan ini. Saya sudah perintahkan  kepada seluruh kementerian untuk menjalankan program padat karya yang  sebanyak-banyaknya. Agar melalui APBN, melalui APBD, pemerintah bisa  membuka peluang kerja yang sebanyak-banyaknya,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah memberikan insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk pembelian mobil baru. Pajak mobil 0% ini diharapkan bisa membangkitkan sektor manufaktur.
&amp;ldquo;Baru saja untuk membangkitkan sektor manufaktur, PPnBM selama nanti Maret, April, Mei diberikan tiga bulan PPNBM 0%,&amp;rdquo; kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Perayaan Imlek Nasional, Sabtu (20/2/2021).
Baca Juga: Diskon PPnBM Kendaraan yang Dikomandoi Airlangga Hartarto Dinilai Mampu Selamatkan Buruh Otomotif
 
Jokowi mengatakan untuk tiga bulan berikutnya pemerintah akan menanggung 50% PPnBM. Sehingga sektor manufaktur hanya dibebani PPnBM sebesar 50%.
&amp;ldquo;Tiga bulan berikutnya 50%. Tiga bulan berikutnya 25%,&amp;rdquo; ungkapnya.
Baca Juga: Deretan Jenis Mobil di Bawah 1500 cc Tak Dapat Relaksasi PPnBM 0%
 
Dia juga mengungkapkan cara-cara inilah yang diharapkan dapat menggenjot konsumsi masyarakat.
&amp;ldquo;Saya kira cara-cara ini yang akan bisa membangkitkan demand, membangkitkan konsumsi, membangkitkan daya beli masyarakat,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNi82Ny8xMjM3NDgvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Pada kesempatan itu Jokowi mengatakan bahwa pemerintah juga telah  memutuskan untuk melanjutkan program pemulihan ekonomi tahun 2020 lalu.  Di antaranya bantuan sosial berupa program keluarga harapan (PKH), kartu  pra kerja hingga bantuan produktif bagi UMKM.
&amp;ldquo;Kita juga harus membuka kesempatan kerja seluas-luasnya untuk  rakyat. Ini yang sekarang ini dibutuhkan ini. Saya sudah perintahkan  kepada seluruh kementerian untuk menjalankan program padat karya yang  sebanyak-banyaknya. Agar melalui APBN, melalui APBD, pemerintah bisa  membuka peluang kerja yang sebanyak-banyaknya,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
